Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, June 4, 2021

9786. HUKUM CADAR MENURUT 4 MAZHAB TERBESAR

 


HUKUM CADAR MENURUT 4 MAZHAB TERBESAR

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Hukum wanita memakai cadar menurut 4 mazhab.

 

Mazhab Hanafi.

 

1)       Wajah wanita bukan aurat.

2)       Memakai cadar hukumnya sunah (dianjurkan).

3)       Jika khawatir menimbulkan fitnah, maka hukumnya wajib.

 

 

Mazhab Maliki.

1)       Wajah wanita bukan aurat.

2)       Memakai cadar hukumnya sunah (dianjurkan).

 

3)       Jika khawatir menimbulkan fitnah, maka hukumnya wajib.

 

4)       Sebagian ulama mazhab Maliki berpendapat seluruh tubuh wanita adalah aurat.

 

 

 

Mazhab Syafii.

 

1)       Aurat wanita di depan lelaki yang bukan mahramnya adalah seluruh tubuhnya.

 

2)       Wanita wajib memakai cadar di hadapan lelaki bukan mahramnya.

 

 

 

Mazhab Hambali

 

1)       Seluruh tubuh wanita adalah aurat, termasuk kukunya.

 

 

Daftar Pustaka.

1.       Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqih 5 mazhab, Muhammad Jawad Mughniyah. Penerbit Lentera Jakarta, 2007.

2.       Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.       Tafsirq.com online.

 

9785. CINTA DAN BENCI YANG WAJAR SAJA

 


CINTA DAN BENCI YANG WAJAR SAJA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

Cinta dan benci yang wajar saja.

 

Rasulullah bersabda.

 

1.      Cintai kekasihmu secara wajar saja, siapa tahu suatu ketika dia menjadi musuhmu.

 

2.      Bencilah musuhmu secara wajar juga, siapa tahu suatu saat dia menjadi kekasihmu.

 

 

Perasaan cinta dan benci adalah naluri dasar sifat manusia.

 

Agama Islam memberi petunjuk tentang perasaan cinta dan benci.

 

Seperti pedoman dalam bidang dan potensi manusia lain.

 

Manusia punya kalbu.

 

Kata “qalbu” (kalbu) dalam bahasa aslinya bermakna “bolak-balik”.

 

Hati manusia disebut kalbu.

Karena hati manusia sering berubah dan mudah terombang-ambing.

 

Hati manusia tidak punya pedoman hidup pasti.

 

Perasaan cinta dan benci mengisi suatu ruang dan waktu.

 

Waktu akan terus berlalu sampai ke anak cucu.

 

Perasaan cinta dan benci pun bisa berlalu sampai ke anak cucu.

 

Sungguh aneh, sebelum bercinta, orang merasa dirinya salah satu yang “ada”.

 

Ketika bercinta, dia merasa punya segala yang “ada” dan tidak menghiraukan “ada” yang lain.

 

 Tetapi ketika cintanya putus.

 

Dia merasa menjadi “tidak ada” dan hampa.

 

Demikian cinta dan benci bisa mempermainkan manusia.

 

Cinta anak muda cepat sambung dan cepat putus.

 

Rasa cinta dan persahabatan anak muda didorong usaha memperoleh kelezatan dan kenikmatan.

 

Sehingga rasa cinta dan persahabatan anak muda serba cepat.

Yaitu cepat terjalin dan cepat putus.

 

Rasa cinta dan persahabatan orang dewasa untuk mendapat manfaat beragam.

 

Rasa cinta dan persahabatan orang dewasa umumnya bersifat sementara.

 

Perjalanan paling panjang dalam hidup adalah mencari sahabat.

 

Sahabat bagaikan dirinya sendiri.

Tetapi fisiknya berupa orang lain.

 

Sahabat seperti dirinya sendiri.

 

Sahabat juga punya “kalbu” yang sering berubah cepat.

 

Bisa dikatakan tidak ada persahabatan abadi.

 

Apalagi dalam dunia kenikmatan dan kepentingan.

 

Al-Quran menjelaskan para sahabat akrab, pada hari kiamat saling bermusuhan.

 

Kecuali orang bertakwa.

 

Orang bertakwa punya pegangan hidup dan tolok ukur pasti bersumber dari Allah Yang Maha Kekal.

 

Al-Quran surah Az-Zukhruf (surah ke-43) ayat 67.

 

                                الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

 

 

  Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian lain kecuali orang-orang bertakwa.

 

 

Nasihat di atas ada benarnya.

 

Misalnya, dalam sejarah hubungan antara Irak, Iran, dan Kuwait.

 

Selama 8 tahun terjadi pertumpahan darah antara Irak dan Iran.

 

Selama 8 tahun Kuwait membantu dana biaya perang kepada Irak.

 

Tetapi, Irak yang menjadi teman Kuwait kemarin, berubah jadi musuh.

 

Dan musuh yang kemarin dirangkul agar menjadi teman.

 

Penyesalan dan mohon maaf mengalir dari orang yang mengutuknya kemarin.

 

Al-Quran mengingatkan,”Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu tidak berlaku adil, tetaplah berlaku adil karena adil itu lebih dekat kepada takwa.

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 8.

 

 

                              يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

 

     

 Hai orang-orang beriman, hendaklah kamu jadi orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorongmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.    Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.    Tafsirq.com online

 

9784. MANUSIA HIDUP DI BUMI WAKTUNYA SUDAH DITENTUKAN

 


MANUSIA HIDUP DI BUMI WAKTUNYA SUDAH DITETAPKAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 36.

 

 

فَأَزَلَّهُمَا ٱلشَّيْطَٰنُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا ٱهْبِطُوا۟ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٍ


Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".




 

 Daftar Pustaka

1.     Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.     Tafsirq.com online.

 

9783. IBLIS TAK MAU SUJUD HORMAT KEPADA NABI ADAM

 


IBLIS TAK MAU SUJUD HORMAT KEPADA NABI ADAM

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 34.

 

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِءَادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَٱسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ


 

 

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang kafir.




 

 

 Daftar Pustaka

1.     Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.     Tafsirq.com online.