KIAT HADAPI BEDA PENDAPAT ZAMAN MODERN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Cara Menghadapi
Beda Pendapat
Menurut Al-Qur'an
Yaitu:
1)
Dengarkan dulu sebelum
menilai
2)
Berbicara dengan sopan
3)
Cari kebenaran, bukan
kemenangan
4)
Fokus pada masalah,
bukan menyerang orangnya
5)
Jika tidak sepakat,
tetap saling menghormati
6)
Kembalikan pada ilmu dan
fakta
Penjelasan.
A.
Dengarkan dulu sebelum
menilai
1)
Allah memuji orang
2)
Dengarkan semua pendapat
3)
Lalu mengikuti yang
terbaik
QS. Az-Zumar (39:18).
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ
فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ ۖ
وَأُولَٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ
Yang mendengarkan
perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itu orang
yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itu orang yang mempunyai akal.
Catatan.
1)
Yang mendengar perkataan
2)
Lalu mengikuti yang
paling baik
a.
Mereka diberi petunjuk
oleh Allah
b.
Mereka punya akal.
Logika modern:
1)
Kita pahami alasan orang
lain.
a.
Sebelum menyimpulkan
b.
Bahwa mereka salah.
4)
Contoh:
a.
Saat diskusi.
b.
Dengarkan sampai selesai
c.
Tak potong pembicaraan.
B.
Berbicara dengan sopan
QS. An-Nahl (16:125).
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ
بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ
أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ
أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan
pelajaran baik dan bantah mereka dengan cara baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dia
lebih mengetahui siapa tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui
orang-orang yang mendapat petunjuk.
Catatan.
1)
"Berdebatlah dengan
cara paling baik"
Logika modern:
1)
Ucapan lembut mudah
diterima
2)
Daripada kata-kata
kasar.
Contoh:
1)
Katakan, "Menurut
saya..."
2)
Bukan "Kamu pasti
salah."
C.
Cari kebenaran, bukan cari
menang
QS An-Nisa'
(4:135)
۞ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا
قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ أَوِ
الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ ۚ إِنْ يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ
أَوْلَىٰ بِهِمَا ۖ فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَىٰ أَنْ تَعْدِلُوا ۚ وَإِنْ
تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا
Wahai orang-orang beriman, jadilah kamu orang yang
benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap
dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya atau miskin,
maka Allah lebih tahu maslahatnya. Maka jangan kamu mengikuti hawa nafsu karena
ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata)
atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa
yang kamu kerjakan.
Catatan.
1)
Perintah ikuti
kebenaran
2)
Meskipun
tak sesuai keinginan diri.
3)
"Wahai orang-orang beriman!
4)
Jadilah kamu penegak keadilan
5)
Karena Allah
6)
Jadi saksi dengan adil.
7)
Jangan benci atau kepentingan diri sendiri
8)
Membuat
menyimpang dari kebenaran..."
Maknanya:
1)
Orang mukmin diperintah ikut
a.
Kebenaran.
b.
Keadilan.
2)
Meskpun bertentangan kepentingan:
a.
Diri.
b.
Orang tua.
c.
Kerabat.
d.
Kelompoknya.
QS Al-Baqarah
(2:216)
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ
كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ
وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ
وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang hal yang
kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah tahu,
tapi kamu tak tahu.
Catatan.
1)
"Boleh jadi kamu benci sesuatu
padahal baik bagimu.
2)
Boleh jadi kamu suka sesuatu padahal buruk
bagimu.
3)
Allah tahu, tapi kamu tidak tahu."
Maknanya:
1)
Kebenaran dan ketentuan Allah.
2)
Tak selalu sesuai keinginan manusia.
3)
Orang mukmin tetap menerimanya
4)
Allah lebih tahu yang terbaik.
Orang beriman diperintah
ikut kebenaran
Meskipun tak sesuai
keinginannya.
Logika modern:
1)
Tujuan diskusi
a.
Cari solusi dan fakta
b.
Tak kalahkan lawan
bicara.
Contoh:
1)
Jika pendapat keliru.
2)
Maka berani mengakuinya.
D.
Fokus pada masalah,
bukan menyerang orangnya
QS. Al-Hujurat (49:11).
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا
يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا
نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا
أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ
بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Hai orang-orang beriman, jangan kumpulan pria menghina
kumpulan lain, boleh jadi yang dihina lebih baik daripada mereka. Dan jangan
pula kumpulan perempuan menghina kumpulan lainnya, boleh jadi yang dihina lebih
baik. Dan jangan suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelar mengandung
ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan
barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itu orang yang zalim.
Catatan.
1)
Jangan saling mencela
2)
Jangan menghina
Logika modern:
1)
Kritik idenya.
2)
Bukan hina pribadinya.
Contoh:
1)
"Saya kurang setuju
pendapat itu"
2)
Jangan ucapkan : "Kamu
tidak paham."
E.
Jika tak sepakat, maka tetap
saling menghormati
Al-Qur'an:
1)
"Bagimu agamamu dan
bagiku agamaku"
2)
QS. Al-Kafirun 109:6).
Logika modern:
1)
Tidak semua perbedaan
a.
Harus berakhir sepakat.
b.
Tapi tetap menghormati.
Contoh:
1)
Tetap berteman baik.
2)
Meskipun berbeda:
a.
Pilihan
b.
Politik.
c.
Mazhab.
d.
Hobi.
F.
Kembalikan pada ilmu dan
fakta
1)
Jika berselisih,
kembalikan pada Allah dan Rasul-Nya
2)
QS. An-Nisa' (4:59).
3)
Logika modern:
a.
Periksa data.
b.
Cek bukti.
c.
Sumber terpercaya.
4)
Contoh:
a.
Beda pendapat suatu
berita.
b.
Cek sumber aslinya
c.
Terlebih dahulu.
Ringkasnya
Menurut Al-Qur'an dan
logika modern.
Cara terbaik hadapi beda
pendapat
1)
Mendengar dengan baik.
2)
Berbicara sopan.
3)
Mencari kebenaran, bukan
kemenangan.
4)
Mengkritik ide, bukan
orangnya.
5)
Menghormati perbedaan.
6)
Kembali pada ilmu,
fakta, dan dalil yang benar.
Perbedaan pendapat
1)
Tak selalu buruk.
2)
Jika disikapi dengan
baik.
3)
Beda pendapat
a.
Sarana belajar.
b.
Berpikir lebih luas.
c.
Menemukan kebenaran
d.
Yang lebih kuat.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
.bmp)
0 comments:
Post a Comment