Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, April 19, 2025

40357. BENDA HARAM YANG DISEBUT ALQURAN

 




BENDA HARAM YANG DISEBUT ALQURAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Quran.

Secara jelas disebut benda haram.

 

Atau dilarang bagi umat Islam.

Yaitu:

 

1)        Bangkai.

2)        Darah.

 

3)        Babi.

4)        Hewan disembelih tak atas nama Allah.

 

5)        Minuman keras (khamr).

6)        Riba.

 

7)        Harta hasil korupsi, menipu, dan judi.

8)        Berhala dan persembahan bagi berhala.

 

1.        Bangkai.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 173.


إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 145.

 


قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Katakan (Muhammad): "Tidak aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -- karena sesungguhnya semua itu kotor -- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa dalam keadaan terpaksa, sedangkan dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

 

Keterangan.

Ada 4 benda haram.

 

Yaitu:

1)     Bangkai.

2)     Darah.

 

3)     Babi.

4)     Hewan disembelih atas nama selain Allah.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3.

 


حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu jangan kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

 

Keterangan

Ada 10 benda haram.

 

Yaitu:

1)        Bangkai.

2)        Darah.

 

3)        Babi.

4)        Hewan disembelih atas nama selain Allah.

 

5)        Hewan tercekik.

6)        Hewan terpukul.

 

7)        Hewan terjatuh,

8)        Hewan ditanduk.

 

9)        Hewan diterkam.

10)  Hewan disembelih untuk berhala.

 

Dalam QS (2:173)

Ada 4 benda haram.

 

Dalam QS (5:3).

Ada 10 benda haram.

 

Hal itu tak bertentangan.

Sebab yang 10 perincian dari 4 benda haram.

 

Kesimpulan ada 4 benda haram

Yaitu:

1.      Bangkai.

 

1)     Tercekik.

2)     Terpukul.

3)     Terjatuh.

 

4)     Ditanduk.

5)     Diterkam.

 

2.      Darah.

3.      Babi.

 

4.      Hewan disembelih atas nama selain Allah.

1)           Untuk berhala.

 

2. Darah

 

Darah yang mengalir.

Haram untuk dikonsumsi.

 

3. Daging Babi

 

4. Hewan yang disembelih bukan atas nama Allah

 

5. Minuman Keras (Khamr)

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 90.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah termasuk perbuatan setan. Maka jauhi perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

 

5.        Riba.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 275.


الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

 

6.        Harta hasil korupsi, menipu dan judi.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 188.

 


وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

Dan jangan sebagian kamu memakan harta sebagian lain di antara kamu dengan jalan batil dan (jangan) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian dari harta benda orang lain dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

 

7.        Berhala dan persembahan untuk berhala.

 

 

Al-Quran surah Al-Maidah ayat 90.

Surah Al-An’am ayat 145.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

 

40354. CHELSEA VS LEGIA (1-2)

40351. AGUS MUSTOFA BANYAK TUHAN

Friday, April 18, 2025

40347. CARA MENDIDIK ANAK MODEL AL;QURAN

 


CARA MENDIDIK ANAK MODEL ALQURAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Mendidik anak dengan model Al-Quran.

Yaitu membentuk anak.

 

Berdasar nilai dalam Al-Qur’an.

Mencakup aspek:

 

1)        Spiritual.

2)        Moral.

 

3)        Intelektual.

4)        Sosial.

 

Cara mendidik anak model Qurani.

Yaitu:

1)        Menanamkan tauhid sejak dini.

2)        Mendidik dengan akhlak mulia.

 

3)        Mengajarkan Al-Quran dan cinta pada Al-Quran.

4)        Membangun disiplin dan tangung jawab.

 

5)        Mendidik anak lewat teladan yang baik atau uswatun hasanah.

6)        Komunikasi penuh hikmah.

 

7)        Mengajarkan bersyukur dan sabar.

8)        Memilih lingkungan yang baik.

 

1.        Tanamkan Tauhid Sejak Dini.

 

Ajarkan anak tentang Allah, keesaan-Nya, dan sifat-sifat-Nya.

 

Contoh:

Kisah Luqman yang menasihati anaknya agar tidak menyekutukan Allah.

 

Al-Quran surah Luqman (surah ke-31) ayat 13.


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

 

Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, pada waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, kamu jangan menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

 

2.        Mendidik anak dengan akhlak mulia.

 

Membentuk akhlak anak.

Sesuai akhlak Nabi Muhammad SAW.

 

Yaitu “uswatun hasanah”.

Atau contoh teladan yang baik.

 

Al-Quran surah Al-Ahzab (surah ke-33) ayat 21.

 

قَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

 

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

 

Mengajarkan pada anak.

Tentang sopan santun, jujur, amanah, dan kasih sayang.

 

 

3.        Mengajarkan Al-Quran dan cinta pada Quran.

 

Dengan membacakan, mengajar tajwid, dan makna ayat-ayat Al-Qur’an.

 

Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam keluarga.

 

4.        Membangun disiplin dan tanggung jawab.

 

Membiasakan anak untuk rutin

Mengerjakan salat tepat waktu.

 

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 55.


وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا

 

Dan dia menyuruh ahlinya untuk mengrjakan salat menunaikan zakat, dan ia seorang yang diridai di sisi Tuhannya.

 

Memberi anak tanggung jawab kecil.

Sesuai dengan usianya.

 

5.        Mendidik lewat contoh teladan yang baik (uswah hasanah)

 

Orang tua harus menjadi contoh nyata.

Dalam hidup sehari hari:

 

1)        Akhlak.

2)        Ibadah.

3)        Muamalah.

 

6.        Komunikasi penuh hikmah.

 

 

Seperti dialog Lukman dan anaknya:

1)        Lembut.

2)        Penuh kasih saying.

3)        Bijak.

 

Al-Quran surah Lukman (surah ke-31) ayat 13 -19.


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

 

13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, jangan kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

 

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

 

14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku kembalimu.

 

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

 

15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka jangan kamu mengikuti keduanya, dan pergauli keduanya di dunia dengan baik, dan ikuti jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

 

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

 

16. (Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

 

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

 

17. Hai anakku, dirikan salat dan suruh (manusia) mengerjakan yang baik dan cegah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabar terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

 

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

 

18. Dan jangan kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan jangan kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

 

وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

 

19. Dan sederhana kamu dalam berjalan dan lunakkan suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

 

 

7.        Mengajarkan bersyukur dan sabar.

 

Melatih anak bersyukur atas nikmat dan bersabar dalam kesulitan.

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

 

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 153.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

 

Hai orang-orang yang beriman, jadikan sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

 

8.        Pilih lingkungan yang baik.

 

Lingkungan dan pergaulan sangat memengaruhi pembentukan karakter anak.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.