Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, June 13, 2025

40943. HIDUP 1 KALI TAK ADA REINKARNASI DI QURAN

 


HIDUP DUNIA 1 KALI TAK ADA REINKARNASI DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Quran

Tak ada konsep reinkarnasi.

 

Konsep reinkarnasi.

Yaitu jiwa lahir kembali ke tubuh berbeda.

Setelah mati.

 

Reinkarnasi

1)        Tak ada dalam ajaran Islam.

2)         Tak diajarkan dalam Al-Qur’an.

 

Islam tegas mengajarkan.

 

Bahwa tiap manusia.

 

1)        Hanya hidup 1 kali di dunia.

2)        Lalu mati.

 

3)        Mengalami alam Barzakh.

4)        Akan dibangkitkan pada Hari Kiamat .

 

5)        Dihisab amal perbuatannya.

 

A.       Dalam Al-Qur’an:

Tidak Ada Reinkarnasi.

 

1.        Setelah mati, tak bisa balik lagi ke dunia.

 

Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 99-100.

 


حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ

 

99. (Demikian keadaan orang kafir), hingga jika datang kematian pada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikan aku (ke dunia),

 

لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّا ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

 

100. agar aku berbuat amal saleh yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu perkataan yang diucapkan saja. Dan di depan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.

 

Keterangan.

 

1)        Manusia hanya hidup 1 kali.

2)        Setelah mati, ia masuk alam barzakh.

 

3)        Bukan dengan tubuh baru.

 

4)        Tak ada kesempatan kedua di dunia.

 

B.       Manusia hidup, mati, lalu dihidupkan lagi (1 kali)

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 28.


كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

 

Mengapa kamu kafir pada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya, kamu dikembalikan?

 

Keterangan.

 

Urutan hidup manusia di Al-Qur’an:

 

1)        Mati (tidak eksis)

2)        Hidup di dunia

 

3)        Mati.

4)        Dihidupkan lagi di akhirat.

 

5)        Tak disebut ada kelahiran berulang.

6)        Tak ada reinkarnasi dalam tubuh lain.

 

C.       Tiap jiwa tanggung jawab  1  kehidupan.

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 94.


وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ ۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ ۚ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

 

Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri seperti kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tidak melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputus (pertalian) antara kamu dan lenyap darimu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).

 

Keterangan.

 

1)        Manusia akan kembali pada Allah.

2)        Seperti kondisi awal penciptaan.

 

3)        Tak ada reinkarnasi jadi makhluk lain.

 

Apakah ada ayat Quran.

Salah paham dianggap Reinkarnasi?

 

Ada orang percaya reinkarnasi.

Tafsir ayat ini.

 

Surah Al-Baqarah (2:28).

 "Kamu tadinya mati, lalu dihidupkan, lalu dimatikan, lalu dihidupkan kembali..."

 

Para mufasir klasik jelaskan.

Bahwa ini bukan reinkarnasi.

 

Tapi:

 

1)        Mati ke-1: sebelum penciptaan

2)        Hidup ke-1: di dunia.

 

3)        Mati ke-2: setelah ajal

4)        Hidup ke-2: di akhirat

 

Kesimpulan.

 

1)        Konsep     Reinkarnasi.

Tak diakui dalam Islam

 

2)        Hidup dunia hanya 1 kali.

 

3)        Hidup setelah mati.

Di alam barzakh.

 

4)        Kebangkitan di akhirat.

5)        Tak bisa balik ke dunia, setelah mati.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

40942. PEDOMAN ISLAM DAN NON MUSLIM DI QURAN

 


PEDOMAN ISLAM DAN NON MUSLIM DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Hubungan umat Islam dan pemeluk agama lain.

Dibahas komprehensif dan seimbang.

 

Dalam Al-Qur’an.

Dengan prinsip:

 

1)        Toleransi.

2)        Adil.

 

3)        Dialog.

4)        Memberi batas jika terjadi permusuhan atau penindasan.

 

 

A.       Prinsip Umum:

Toleransi dan bebas beragama

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 256.


لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

 

Tidak ada paksaan untuk (masuk) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan benar daripada jalan sesat. Karena itu barang siapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

Keterangan.

1)        Tidak ada paksaan musuk agama lslam.

2)        Islam tidak memaksa orang masuk Islam.

 

3)        Keimanan harus berdasar kesadaran.

4)        Bukan paksaan.

 

Al-Quran surah Al-Kafirun (surah ke-109) ayat 6.


لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

 

Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.

 

Keterangan.

 

1)        Saling menghormati keyakinan masing-masing.

 

2)        Tak mencampur akidah.

 

 

B.       Islam mendorong hidup damai dan adil bersama non-Muslim.

 

Al-Quran surah Al-Mumtahanah (surah ke-60) ayat 8.


لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

 

Allah tak melarangmu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusirmu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berlaku adil.

Keterangan.

 

1)        Muslim dibolehkan, bahkan dianjurkan,

Untuk hidup damai dan berbuat baik kepada non-Muslim yang tidak memusuhi.

 

C.       Dilarang loyal pada musuh agama

(Bukan semua non-Muslim)

 

Al-Quran surah Al-Mumtahanah (surah ke-60) ayat 9.



إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَىٰ إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

Sesungguhnya Allah hanya melarangmu menjadikan sebagai kawanmu orang yang memerangimu karena agama dan mengusirmu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itu orang zalim.

 

Keterangan.

 

1)        Islam tak melarang hubungan sosial dengan non-Muslim.

 

2)        Kecuali jika mereka memerangi dan menindas umat Islam.

 

 

 

D.        Dialog dan dakwah yang baik.

 

 

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 125.

 


ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

 

Serulah (manusia) pada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantah mereka dengan cara terbaik. Sesungguhnya Tuhanmu Dia yang lebih tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia yang lebih tahu orang yang mendapat petunjuk.

 

Keterangan.

 

1)        Islam mengajarkan dakwah intelektual, sopan, dan menghargai.

 

E.       Pernikahan dan hubungan social.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 5.


الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۖ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ ۖ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِي أَخْدَانٍ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

 

Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang yang diberi Kitab halal bagimu, dan makananmu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita yang beriman dan wanita yang menjaga kehormatan di antara orang yang diberi Kitab sebelum kamu, jika kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik. Barang siapa kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum Islam) maka hapus amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang merugi.

 

Keterangan.

 

1)        Islam membolehkan hubungan social.

 

2)        Bahkan pernikahan dengan non-Muslim tertentu.

 

3)        Ahli Kitab yaitu Yahudi dan Nasrani.

 

F.        Sikap pada umat yang memusuhi lslam.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 190.


وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

 

Dan perangi di jalan Allah orang yang memerangi kamu, (tetapi) jangan kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas.

 

 

Keterangan.

 

1)        Jika terjadi permusuhan.

2)        Islam membela diri secara adil.

 

3)        Tak membenci sebab agama.

4)        Tapi karena diserang dan agresi.

 

Kesimpulan

 

1)        Toleransi  Islam.

2)        Mengakui bebas beragama dan hidup berdampingan.

 

3)        Keadilan   lslam.

4)        Berbuat baik pada non-Muslim yang tak memusuhi.

 

5)        Larangan ekstrem.

6)        Hanya bermusuhan, jika mereka memerangi umat Islam.

 

7)        Dialog yang baik.

8)        Mengajak diskusi dengan santun dan bijak.

 

9)        Hubungan sosial Islam.

10)  Mengakui hubungan sosial dan pernikahan antar agama tertentu.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.