Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, June 16, 2025

40968. CARA MENILAI IMAN DAN TAKWA

 


CARA MENILAI IMAN DAN TAKWA MANUSIA VERSI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Cara menilai iman dan takwa.

Menurut ajaran Islam.

 

Tak bisa dilakukan secara lahiriah.

Sebab iman dan takwa.

 

Terkait erat dengan:

1)                Hati.

2)                Keyakinan.

 

3)                Amal perbuatan.

4)                Sikap ikhlas.

 

Tapi Al-Qur’an dan hadis.

Memberi beberapa lahiriah.

Untuk indikator.

 

A.       Ciri-ciri Iman

 

Iman tak sekadar ucapan.

Tapi dibuktikan perbuatan nyata.

 

Cara menilai iman seseorang.

Menurut Al-Qur’an dan hadis.

 

Yaitu:

 

1)        Beriman pada 6 rukun iman.

2)        Mengerjakan amal baik.

 

3)        Takut dan bergantung pada Allah.

4)        Cinta sesama mukmin.

 

5)        Benci sifat kafir.

B.       Beriman pada rukun iman.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 285.


آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

 

Rasul beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membedakan  seorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampuni kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau tempat kembali".

 

 

C.       Melaksanakan amal saleh

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 82.


وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Dan orang-orang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

 

D.       Takut dan hanya bergantung hanya pada-Allah.

 

Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 2.

 


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

 

Sesungguhnya orang beriman ialah mereka yang jika disebut nama Allah gemetar hati mereka, dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya bertambah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.

 

E.       Cinta sesama mukmin dan benci kekufuran.

 

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 10.

 


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

 

Sesungguhnya orang-orang beriman sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikan (perbaiki hubungan) kedua saudaramu dan takutlah pada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

 

Al-Quran surah Al-Mujadilah (surah ke-58) ayat 22.

 


لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang itu bapak, anak-anak, atau saudara atau keluarga mereka. Mereka itu orang-orang yang telah menanamkan iman dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida pada  mereka, dan mereka merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itu golongan Allah. Ketahui, bahwa sesungguhnya hizbullah adalah golongan yang beruntung.

 

Keterangan.

1)        Al-Quran tak menyuruh benci non Muslim.

 

2)        Tapi tak bersikap lunak pada orang  yang  memusuhi lslam.

 

F.        Ciri-ciri Takwa

 

Takwa.

Yaitu:

 

1)        Takut pada Allah.

2)        Menjaga diri dari murka Allah.

 

3)         Menjalankan perintah Allah.

4)        Menjauhi larangan Allah.

 

Tanda orang bertakwa.

Yaitu:

 

1)        Konsisten menjalankan perintah Allah.

2)        Menahan amarah dan memaafkan.

 

3)        Takut pada hari akhir.

4)        Rendah haji dan tak sombong.

 

 

 

G.      Konsisten menjalankan perintah Allah.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 2-3.

 


ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

 

2. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang bertakwa.

 

 

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

 

3. (yaitu) orang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menginfakkan  sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

 

 

H.       Menahan amarah dan memaafkan.

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 133-134.

 


۞ وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

 

133. Dan bersegera kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang bertakwa.

 

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

 

134. (yaitu) orang-orang yang menginfakkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

 

I.   Takut pada hari akhir dan bersikap hati-hati.

 

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 13.


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

 

 

J.        Sikap rendah hati dan tidak sombong

 

Orang bertakwa tidak bangga diri.

Tapi tawadu daan rendah hati.

 

K.       Penilaian akhir oleh Allah.

 

Al-Quran surah  An-Najm (surah ke-53) ayat 32.

 


الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

 

(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji selain dari kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia Allah yang paling tahu tentang orang yang bertakwa.

 

Keterangan.

 

1)        Kita boleh menilai tanda-tandanya.

2)        Tapi hakikat iman dan takwa.

3)        Hanya Allah yang benar-benar tahu.

 

4)        Jujur menilai diri sendiri.

5)        Lebih utama daripada menilai orang lain.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

 

Sunday, June 15, 2025

40967. SUKSES DUNIA AKHIRAT KHUTBAH JUMAT

 



Khotbah Jumat

“`SUKSES DUNIA AKHIRAT ”

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Cara mengukur sukses dunia dan akhirat

Sukses hidup di dunia Sering diukur dengan: Banyaknya harta. Jabatan. Pangkat. Pengaruh popularitas. Tak melihat halal dan haram.

Dalam Al-Qur’an. Ukuran sukses sejati Yaitu keberuntungan dunia dan akhirat. Ditandai dengan: Patuh pada Allah. Akhlak mulia. Selamat di akhirat.

Ukuran sukses dalam Al-Qur’an Iman dan takwa. Kunci keberuntungan

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 82.

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 63.


تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا

Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.

 

Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 1.


قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Ayat ini diikuti ciri-ciri sukses. Khusyuk dalam salat. Menjauh dari perbuatan sia-sia. Menunaikan zakat. Menjaga kemaluan. Amanah dan jujur. Menjaga salat dengan disiplin

Sukses tak sekadar kaya. Tapi dekat dengan Allah. Dan berakhlak baik.  Taat dan takwa.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Al-Ahzab (surah ke-33) ayat 71.


يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia mendapat kemenangan besar.

Al-Quran surah As-Saf (surah ke-61) ayat 10-12.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

 

10. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?


تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

12. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Ukuran sukses menurut Allah. Yaitu patuh dan amal saleh. Bukan harta atau jabatan.

Sukses akhirat. Selamat dari neraka dan masuk surga.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) 185.


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat saja disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanya kesenangan yang menipu.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Sukses tertinggi yaitu: Selamat dari neraka. Masuk surga. Tak hanya hidup nyaman di dunia.

Ukuran sukses dalam Al-Qur’an Yaitu: Menjalankan perintah Allah. Menjauhi larangan Allah. Amal baik diterima. Dosa dimapuni. Selamat dari neraka. Dimasukkan surga.

 

Para jamaah yang berbahagia,  mari kita terus belajar dan memngajar Al-Quran

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----

 

40966. KHOTBAH JUMAT SUKSES DUNIA NAKHIRAT

 



Khotbah Jumat

“`SUKSES DUNIA AKHIRAT ”

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Cara mengukur sukses dunia dan akhirat

Sukses hidup di dunia Sering diukur dengan: Banyaknya harta. Jabatan. Pangkat. Pengaruh popularitas. Tak melihat halal dan haram.

Dalam Al-Qur’an. Ukuran sukses sejati Yaitu keberuntungan dunia dan akhirat. Ditandai dengan: Patuh pada Allah. Akhlak mulia. Selamat di akhirat.

Ukuran sukses dalam Al-Qur’an Iman dan takwa. Kunci keberuntungan

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 82.

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 63.


تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا

Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.

 

Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 1.


قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Ayat ini diikuti ciri-ciri sukses. Khusyuk dalam salat. Menjauh dari perbuatan sia-sia. Menunaikan zakat. Menjaga kemaluan. Amanah dan jujur. Menjaga salat dengan disiplin

Sukses tak sekadar kaya. Tapi dekat dengan Allah. Dan berakhlak baik.  Taat dan takwa.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Al-Ahzab (surah ke-33) ayat 71.


يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia mendapat kemenangan besar.

Al-Quran surah As-Saf (surah ke-61) ayat 10-12.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

 

10. Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?


تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

12. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Ukuran sukses menurut Allah. Yaitu patuh dan amal saleh. Bukan harta atau jabatan.

Sukses akhirat. Selamat dari neraka dan masuk surga.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) 185.


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat saja disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanya kesenangan yang menipu.

 

Para jamaah yang berbahagia,

Sukses tertinggi yaitu: Selamat dari neraka. Masuk surga. Tak hanya hidup nyaman di dunia.

Ukuran sukses dalam Al-Qur’an Yaitu: Menjalankan perintah Allah. Menjauhi larangan Allah. Amal baik diterima. Dosa dimapuni. Selamat dari neraka. Dimasukkan surga.

 

Para jamaah yang berbahagia,  mari kita terus belajar dan memngajar Al-Quran

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----