WAHYU
AWAL DI GUA HIRA
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Rasulullah
berumur 35 tahun.
1) Kaum
Quraisy merenovasi Kakbah.
2) Rasulullah
mendamaikan sengketa para pemimpin Quraisy tentang peletakan Hajar Aswad.
3) Rasulullah
meminta selembar selendang yang ujung-ujungnya dipegang oleh para pemimpin Quraisy.
4) Rasulullah
meletakkan Hajar Aswad di tengah-tengah selendang.
5) Selendang
berisi Hajar Aswad diangkat mendekati Kakbah.
6) Rasulullah
mengambil Hajar Aswad untuk diletakkan di tempatnya.
7) Para
pemimpin Quraisy semua gembira.
2. Rasulullah
berumur 37 sampai 39 tahun.
1) Pada
bulan Ramadan Rasulullah menyendiri di Gua Hira di atas Gunung Jabal Nur
(sekitar 7 km di utara Kakbah).
2) Rasululah
membawa bekal roti dan air minum.
3. Rasulullah
berumur 40 tahun.
1) Malaikat
Jibril diutus Allah menemui Nabi Muhammad.
2) Wahyu
pertama turun di Gua Hira (surah Al-Alaq, surah ke-96).
3) Khadijah
mengajak Rasulullah konsultasi kepada pamannya (Waraqah bin Naufal).
4) Waraqah
bin Naufal adalah seorang pendeta Nasrani yang sudah tua dan buta.
5) Waraqah
bin Naufal berkata yang mendatangi Rasulullah adalah malaikat Jibril seperti
yang telah mendatangi Nabi Musa.
4. Rasulullah
berumur 40 sampai 43 tahun.
1) Rasulullah
mulai berdakwah secara sembunyi dan tertutup.
2) Pemeluk
Islam pertama disebut Assabiqunal Awwalun (yang terdahulu dan pertama masuk
Islam).
3) Assabiqunal
Awwalun dijamin masuk surga selamanya, berjumlah 40 orang.
4) Orang
yang masuk Islam pada hari pertama dakwah:
a.
Khadijah (istri Rasulullah).
b.
Zaid bin Haritsah (pembantu Rasulullah, mantan
budak).
c.
Ali bin Abi Thalib (keponakan Rasulullah, masih
anak-anak).
d.
Abu Bakar (sahabat Rasulullah).
5) Pada
awal Islam Rasulullah mengerjakan salat 2 kali sehari, yaitu 2 rakaat pagi hari
dan 2 rakaat petang hari.
6) Malaikat
Jibril mengajari Rasulullah cara berwudu.
7) Rasulullah
dan para sahabat salat dengan bersembunyi.
5. Rasulullah
berumur 43 tahun.
1) Rasulullah
berdakwah secara terbuka.
2) Rasulullah
berdiri di bukit Safa menyampaikan agama Islam kepada kaum Quraisy.
3) Kaum
Quraisy mulai melawan Rasulullah.
4) Pemimpin
Quraisy mengirim utusan kepada Abi Thalib agar Rasulullah berhenti berdakwah,
tetapi Abi Thalib menolknya.
5) Pemimpin
Quraisy menghadang perkembangan agama Islam dengan cara:
a.
Mengejek, menghina, mengolok-olok, dan
menertawakan agama yang dibawa oleh Rasulullah.
b.
Menjelekkan, membangkitkan keraguan, dan
menyebarkan ajaran yang menolak ajaran lslam.
c.
Melawan Al-Quran dengan dongengan terdahulu
agar masyarakat meninggalkan Al-Quran.
d.
Menyodorkan berbagai bentuk proses penawaran
dan negosiasi.
e.
Pemimpin Quraisy melakukan berbagai tekanan dan
intimidasi.
Daftar
Pustaka
1. Syaikh
Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.
2006.
2. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.
3. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017.
4. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
5. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment