APAKAH
KEBENARAN ITU RELATIF
Oleh: Drs. H. M.
Yusron Hadi, M.M
Relatif
adalah tidak mutlak atau nisbi.
Kebenaran
itu relatif, benarkah?
Sebagian
orang getol menyuarakan.
Bahwa
kebenaran itu relatif.
Maka
jangan fanatik.
Dan
mudah menghakimi orang lain.
Karena
semuanya benar.
Benarkah
demikian?.
Tentu
saja tidak.
Kebenaran
adalah suatu fakta.
Tapi penglihatan,
pendengaran dan pemahaman manusia.
Terhadap
fakta.
Bisa berbeda-beda.
Maka ada
ungkapan galfok.
Gagal focus.
Gagal
paham, salah lihat, dan salah dengar.
Jadi
apanya yang relatif?
Penglihatan,
pendengaran dan pemahaman manusia yang relatif.
Bukan
fakta atau kebenarannya.
Tapi fakta
adalah fakta dan pasti benar.
Apalagi
fakta berupa dalil Al Qur'an dan sunah.
Jika penglihatan
bermasalah.
Maka segera
ke optic.
Ganti
kacamata.
Atau jika
pendengaran bermasalah.
Segera
ke dokter.
Jika pemahaman
bermasalah.
Maka asahlah.
Agar
tajam bagaikan pedang.
Banyak
membaca.
Halus budi
bahasa.
Dan luas
cakrawala.
Sulit melihat
suatu gambar dengan lengkap.
Jika kita
berada dalam bingkainya.
Maka keluarlah
dari bingkaimu.
Agar tampak
lebih luas dan holistic.
Berbeda
tempat berpijak.
Maka berbeda
pandangan.
Agar lebih
adil dan bijaksana.
Maka pindahlah.
Untuk melihat
dari sudut berbeda.
(Sumber Dr M Arifin Badri)
0 comments:
Post a Comment