MARYAM IBUNYA NABI ISA TAK PROTES PADA ALLAH
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Dalam Al-Qur'an
Kisah Maryam (ibunya
Nabi Isa)
Bukti contoh
1)
Iman.
2)
Sabar
3)
Pasrah
Kepada Allah.
Tapi awalnya Maryam
a.
Kaget
b.
Takut.
Yaitu:
1)
Maryam justru sempat bertanya
2)
Setelah dijelaskan,
Maryam menerima takdir Allah
3)
Maryam tahu Allah Maha
Kuasa
4)
Maryam tetap merasakan
beratnya ujian
5)
Mengapa Maryam tidak
protes?
A.
aryam justru sempat
bertanya
1)
Ketika malaikat beri kabar
2)
Bahwa ia akan punya seorang
anak.
3)
Maryam berkata:
a.
"Bagaimana mungkin
aku akan punya anak.
b.
Padahal tidak ada
seorang pria yang menyentuhku
c.
Dan aku bukan
pezina?"
QS Maryam (19:20)
قَالَتْ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ
وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا
Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang
anak laki-laki, sedangkan tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku
bukan (pula) seorang pezina!"
Catatan.
1)
Artinya.
2)
Maryam tidak
langsung diam.
3)
Tapi bertanya
4)
Sebab dalam logika
manusia
5)
Hal itu mustahil.
B.
Setelah dapat
penjelasan, Maryam menerima takdir Allah
QS Maryam (19:21)
قَالَ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ
عَلَيَّ هَيِّنٌ ۖ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا ۚ وَكَانَ
أَمْرًا مَقْضِيًّا
21. Jibril berkata: "Demikian". Tuhanmu
berfirman: "Hal itu mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu
tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu suatu hal yang
sudah diputuskan".
Catatan.
1)
Malaikat menjawab
2)
Bahwa hal itu mudah bagi
Allah
3)
Dan itu ketetapan-Nya.
4)
Maryam tidak membantah
5)
Tak menolak.
6)
Maryam menerima takdir itu
7)
Dengan penuh iman.
Pelajaran:
1)
Bertanya untuk memahami
2)
Bukan melawan Allah.
3)
Setelah paham
4)
Hal itu kehendak Allah.
5)
Maryam menerimanya.
C.
Maryam tahu Allah Maha
Kuasa
1)
Dalam Al-Qur'an
dijelaskan
2)
Allah mampu menciptakan
apa saja.
3)
Secara logika:
a.
Allah menciptakan Nabi
Adam
b.
Tanpa ayah dan ibu.
c.
Allah menciptakan Hawa
d.
Dari Nabi Adam.
4)
Allah menciptakan Nabi
Isa
5)
Dari ibu tanpa ayah.
6)
Bagi manusia
7)
Hal itu mustahil.
8)
Tapi bagi Allah
9)
Tak ada yang mustahil.
Al-Qur'an jelaskan
1)
Penciptaan Nabi Isa
2)
Mirip penciptaan Nabi Adam
QS Ali 'Imran (3:59)
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِنْدَ اللَّهِ
كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah seperti
(penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman
kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.
Catatan.
1)
Ayat ini turun
2)
Untuk menjawab orang
3)
Yang anggap Nabi Isa
4)
Punya sifat tuhan
5)
Sebab lahir tanpa ayah.
Al-Qur'an beri logika sederhana:
1)
Nabi Isa lahir tanpa ayah.
a.
Tapi punya ibu.
b.
Yaitu Maryam.
2)
Nabi Adam
a.
Diciptakan
b.
Tanpa ayah dan tanpa ibu.
3)
Jika lahir tanpa ayah
a.
Jadi alasan
b.
Dianggap Tuhan.
4)
Maka Nabi Adam
5)
Lebih pantas disebut TUHAN
6)
Sebab tanpa ayah dan tanpa ibu.
Tapi Al-Qur'an tegaskan
1)
Nabi Adam makhluk ciptaan Allah.
Ayat ini bukti:
1)
Allah Mahakuasa menciptakan manusia.
2)
Dengan berbagai cara.
3)
Semua terjadi
4)
Karena kehendak Allah
5)
Dengan perintah "Kun
fayakun"
6)
("Jadilah, maka terjadi").
Logika modern
1)
Dalam hidup sehari-hari.
2)
Kita melihat suatu benda
3)
Bisa dibuat dengan cara berbeda:
a.
Rumah bisa dibangun dari nol
Di tanah kosong.
b.
Rumah bisa direnovasi
Dari bangunan lama.
c.
Rumah bisa dirakit
Dari modul yang sudah jadi.
1)
Hasilnya sama-sama rumah.
2)
Tapi beda prosesnya.
Begitu pula manusia
Menurut Al-Qur'an:
1)
Adam
Tanpa ayah dan ibu.
2)
Hawa:
Dari Nabi Adam (menurut Al-Qur'an dan hadis).
3)
Nabi Isa:
Dari ibu , tapi tanpa ayah.
4)
Manusia lainnya:
Dari ayah dan ibu.
Perbedaan cara penciptaan
1)
Tak mengubah hakikat
2)
Semua manusia
3)
Makhluk ciptaan Allah.
Pesan utama QS. Ali 'Imran 59.
1)
Kekuasaan Allah
2)
Tak dibatasi pola
3)
Yang biasa kita lihat
4)
Dalam hidup sehari-hari.
D.
Maryam tetap merasakan
beratnya ujian
1)
Meskipun menerima takdir
Allah.
2)
Maryam tetap sedih.
3)
Saat hendak melahirkan.
4)
Maryam berkata seandainya
ia meninggal.
5)
Sebelum peristiwa itu
6)
Sebab khawatir dituduh zina.
7)
Oleh warga.
Ha itu bukti
1)
Orang beriman
Bisa sedih.
2)
Takut penilaian manusia
Hal yang wajar.
3)
Tapi kesedihan
Tak menyalahkan Allah.
Maryam ingin meninggal
1)
Hadapi ujian sangat berat.
2)
Mengandung
3)
Melahirkan Nabi Isa
4)
Tanpa punya suami.
QS Maryam (19:23)
فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ
النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا
مَنْسِيًّا
Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar)
pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati
sebelum ini, dan aku menjadi barang tidak berarti, lagi dilupakan".
Mengapa Maryam berkata demikian?
1)
Bukan putus asa apad rahmat Allah.
2)
Tapi bayangkan betapa berat ujian.
3)
Yang akan dihadapi.
Alasannya:
1.
Takut difitnah masyarakat.
1)
Maryam perempuan suci.
2)
Menjaga kehormatan.
3)
Bawa bayi tanpa suami.
4)
Pasti dituduh berzina.
2.
Menanggung malu sangat besar.
1)
Pada masa itu.
2)
Kehormatan keluarga dijunjung tinggi.
3)
Tuduhan berzina.
4)
Hancurkan nama baik orang.
3.
Rasa sakit melahirkan.
1)
Selain tekanan batin.
2)
Maryam merasakan sakit fisik
3)
Saat melahirkan sendirian.
Penjelasan logika modern
1)
Dalam psikologi.
2)
Orang alami tekanan hebat.
3)
Bisa mengucapkan kalimat:
- "Andaikan aku tak mengalami ini."
- "Lebih baik aku tidak ada."
Ucapan seperti itu
1)
Tak selalu ingin bunuh diri.
2)
Tapi ambarkan berat beban
3)
Yang dirasakan.
Maryam alami:
1)
rasa sakit fisik,
2)
tekanan mental,
3)
takut penilaian masyarakat,
4)
hadapi semua sendirian.
Apa yang dilakukan Allah?
1)
Allah tak biarkan Maryam sendirian.
2)
Allah tenangkan Maryam.
3)
Surah Maryam 24–26:
a.
jangan bersedih,
b.
Allah sediakan air di dekatnya,
c.
Allah sediakan buah kurma
d.
Allah perintahkan untuk tenang
e.
Berpuasa dari bicara.
Ini bukti.
1)
Setelah ujian sangat berat.
2)
Allah beri pertolongan, ketenangan,
dan jalan keluar.
E.
Mengapa Maryam tidak
protes?
Jawaban
Maryam yakin:
1)
Allah Maha Bijaksana.
2)
Allah tak menzalimi
hamba-Nya.
3)
Tiap ujian pasti punya hikmah.
4)
Allah akan membela orang
yang benar.
Akhirnya Allah membela
Maryam
1)
Lewat mukjizat Nabi Isa
2)
Nabi lsa masih bayi bisa bicara
3)
Untuk membela ibunya.
4)
Dari tuduhan zina
Penjelasan logika modern
1)
Zaman sekarang
2)
Ada orang menerima
keadaan
3)
Yang tidak dipilih.
Contoh:
1)
Dokter
a.
Menerima tugas daerah terpencil
b.
Demi selamatkan banyak orang.
2)
Seorang ibu
a.
Merawat anak kebutuhan khusus.
b.
Dengan sabar
c.
Meskipun hidupnya jadi
berat.
3)
Guru
a.
Menerima tugas jauh keluarga
b.
Demi mengabdi.
Mereka mungkin
1)
Tak suka kesulitan.
2)
Tapi paham
3)
Ada tujuan lebih besar.
Begitu pula Maryam.
1)
Maryam tak melihat ujian
2)
Hanya dari sisi
kesulitan.
3)
Tapi percaya
4)
Allah punya rencana
besar.
5)
Bagi umat manusia.
Hikmah
Kisah Maryam ajarkan
1)
Boleh bertanya pada
Allah.
a.
Untuk cari pemahaman
b.
Tapi tak putus asa dari
rahmat-Nya.
2)
Tak semua takdir
a.
Mudah dipahami
b.
Saat terjadi.
3)
Keimanan
a.
Bukan tak pernah sedih.
b.
Tapi tetap percaya pada
Allah
c.
Dalam kesedihan.
4)
Allah bisa beri
pertolongan
a.
Dengan cara
b.
Tak diduga manusia.
Menurut Al-Qur'an.
1)
Maryam tak digambarkan
Sosok yang "protes" Allah.
2)
Tapi sempat bertanya.
a.
Sebab hal itu mustahil
b.
Dalam pengalaman manusia.
3)
Maryam terima penjelasan
Allah.
a.
Dengan penuh iman
b.
Sabar.
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment