UNTUNG RUGI ORANG BAIK MEMILIH DIAM
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Sikap orang baik
Tapi memilih diam
1)
Bisa jadi ibadah
2)
Bisa jadi kesalahan.
Tergantung keadaan.
Al-Qur'an ajarkan
1)
Agar orang menjaga
lisannya.
2)
Tapi juga bicara
Ketika kebenaran harus disampaikan.
A.
Keuntungan orang baik
memilih diam
Yaitu:
1)
Terhindar dari dosa
lisan
2)
Memberi waktu berpikir
3)
Menjaga persaudaraan
4)
Menambah wibawa
5)
Banyak kesempatan zikir
dan berpikir
Penjelasan keuntungan
Orang baik diam.
A.
Terhindar dari dosa
lisan
QS Qaf (50:18)
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا
لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di
dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
Catatan.
1)
"Tiada suatu kata
pun yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu
siap."
Logika modern:
1)
Tak mudah bergosip.
2)
Tak menyakiti hati
orang.
3)
Tak sebarkan fitnah.
4)
Tak perkeruh suasana.
Contoh:
1)
Saat marah.
2)
Memilih diam
3)
Tak ucapkan kata-kata
yang disesali.
B.
Memberi waktu berpikir
1)
Diam buat emosi mereda
2)
Keputusan lebih
bijaksana.
Contoh:
1)
Atasan memarahi kita.
2)
Kita tidak langsung
membalas.
3)
Tapi tenangkan diri
dahulu.
C.
Menjaga persaudaraan
1)
Banyak pertengkaran
2)
Bermula dari ucapan
tidak dijaga.
3)
Allah memuji hamba yang
menjauhi perkataan sia-sia
D.
Menambah wibawa
1)
Orang tidak banyak
bicara.
2)
Lebih dihormati
3)
Ucapannya dianggap
berbobot.
E.
Lebih banyak kesempatan
zikir dan berpikir
1)
Waktu untuk percakapan
sia-sia
2)
Dipakai membaca
Al-Qur'an, zikir, atau merenung.
B.
Kerugian orang baik
memilih diam
Yaitu:
1)
Kebenaran bisa kalah
2)
Orang jahat makin berani
3)
Bisa salah paham
4)
Ilmu tidak bermanfaat
5)
Kesempatan dakwah hilang
Penjelasan kerugian
Orang baik diam
A.
Kebenaran bisa kalah
1)
Allah memerintahkan:
"Jadilah kamu penegak keadilan..."
(QS. Al-Qur'an)
2)
Jika semua orang baik
diam
3)
Ketika melihat kezaliman.
4)
Maka pelaku kezaliman
5)
Bisa makin berani.
Contoh:
1)
Melihat korupsi
Tapi tak pernah melapor.
2)
Melihat perundungan
(bullying)
Tapi tak membantu korban.
B.
Orang jahat makin berani
1)
Dalam logika social.
a.
Kejahatan berkembang
b.
Ketika tak ada yang
berani menegur.
C.
Bisa salah paham
1)
Orang diam kadang
dianggap:
a.
setuju,
b.
tak peduli,
c.
tak punya pendapat.
2)
Padahal maksudnya
Hanya ingin hindari konflik.
D.
Ilmu tidak bermanfaat
1)
Allah mengecam orang
yang sembunyikan keterangan yang benar
(QS. Al-Qur'an).
2)
Jika orang punya ilmu
yang dibutuhkan Masyarakat
3)
Tapi selalu diam.
4)
Maka ilmunya tak manfaat
E.
Kesempatan dakwah hilang
1)
Ucapan yang baik
2)
Bisa jadi sebab orang
dapat hidayah.
3)
Allah berfirman:
"Dan siapakah yang lebih baik
perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah..."
(QS. Al-Qur'an)
F.
Kapan diam lebih
baik?
Diam lebih baik
Jika:
1)
sedang marah,
2)
bahas gosip atau fitnah.
3)
tak punya ilmu yang
dibahas,
4)
ucapan memperbesar
konflik.
G.
Kapan berbicara lebih
baik?
Berbicara lebih baik
Jika:
1)
membela orang yang
dizalimi,
2)
mengajarkan ilmu,
3)
memberi nasihat,
4)
jadi saksi yang benar,
5)
menyelesaikan
perselisihan,
6)
gajak kebaikan dan cegah
mungkar sesuai kemampuan.
Kesimpulan
1)
Al-Qur'an tidak ajarkan
2)
Orang baik harus
a.
Selalu diam
b.
selalu bicara.
Yang diajarkan
1)
Pakai lisan
2)
Pada waktu tepat.
Diam jadi untung
1)
Menjaga dari dosa, emosi,
dan perkataan sia-sia.
Berbicara jadi untung.
1)
Menegakkan kebenaran, sebarkan
ilmu, dan membela yang lemah.
Prinsip sejalan
Al-Qur'an
1)
Diam
Saat ucapan tak bawa
manfaat.
2)
Berbicara
Saat ucapan bawa
kebenaran, keadilan, dan maslahat.
1) Tafsir Quran Perkata
DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment