MANUSIA DIBENTUK QURAN BUKAN ALAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A.
Mengapa Al-Qur’an
1)
Banyak membentuk SDM
2)
Daripada bahas kekayaan alam?
Jawaban.
1)
Dalam Al-Qur’an
2)
Terlihat jelas
3)
Al-Qur’an lebih fokus membentuk
manusia (SDM)
4)
Daripada menjelaskan kekayaan alam
(SDA).
5)
Ini bukan kebetulan.
6)
Tapi strategi peradaban.
B.
Mengapa Al-Qur’an Banyak Membentuk
SDM daripada Membahas SDA?
Jawaban.
1)
Manusia adalah Pengelola Alam
(Khalifah)
2)
Masalah Dunia Bukan Kekurangan Alam,
tapi Kerusakan Manusia
3)
Ilmu dan Akhlak Lebih Bernilai
daripada Kekayaan
4)
SDA Tanpa SDM Tidak Bernilai
5)
Tujuan Al-Qur’an Membangun Peradaban,
Bukan Inventaris Alam
C.
Arti SDM dan SDA
1.
SDM (Sumber Daya Manusia)
1)
SDM yaitu manusia dan kemampuan yang
dimilikinya
2)
Untuk bekerja, berpikir, dan berkarya.
3)
Contohnya:
a.
Ilmu pengetahuan
b.
Keterampilan kerja
c.
Kreativitas
d.
Akhlak dan karakter
e.
Kesehatan fisik dan mental
4)
SDM bukan jumlah orang saja.
5)
Tapi kualitas manusia.
6)
Contoh:
a.
Guru pintar mengajar
b.
Dokter ahli
c.
Teknisi terampil
d.
Pemimpin bijak
7)
Semua termasuk SDM.
2.
SDA (Sumber Daya Alam)
1)
SDA yaitu segala sesuatu berasal dari
alam
2)
Bisa dimanfaatkan manusia.
3)
Contohnya:
a.
Minyak bumi
b.
Gas alam
c.
Emas
d.
Hutan
e.
Laut dan ikan
f. Tanah pertanian
g.
Air dan energi alam
4)
SDA adalah kekayaan alam.
5)
Bukan manusia.
Perbedaan SDM dan SDA
1)
SDM
a.
Manusia dan kemampuannya.
b.
Bisa berpikir.
c.
Bisa inovasi.
d.
Menentukan kemajuan.
2)
SDA
a.
Kekayaan alam.
b.
Tak bisa berkembang sendiri.
c.
Perlu diolah manusia.
Inti Penting
1)
SDA tanpa SDM → tidak berkembang.
2)
SDM yang baik → bisa mengolah SDA
menjadi kemajuan.
Contoh:
1)
Minyak mentah tak bernilai tinggi
tanpa ilmuwan dan teknologi.
2)
Tanah subur butuh petani yang berilmu.
Penjelasan
1️⃣ Manusia Pengelola Alam (Khalifah)
1)
Al-Qur’an jelaskan
2)
Manusia sebagai khalifah di bumi.
QS Al-Baqarah (2:30)
وَاِذْ
قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةًۗ قَالُوْٓا
اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ
بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ٣٠
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para
malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah
Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana,
sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman,
“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
3)
Manusia dijadikan khalifah
4)
Manusia jadi pengelola bumi.
5)
Artinya:
a.
Alam sudah tersedia.
b.
Yang menentukan baik atau rusaknya
bumi
c.
Yaitu manusianya.
6)
Jika manusia baik
7)
Maka alam bawa sejahtera.
8)
Jika manusia rusak
9)
Maka alam jadi sumber bencana.
10) Yang diperbaiki dulu SDM.
11) Bukan SDA.
2️⃣ Masalah Dunia Bukan Kekurangan Alam, tapi Kerusakan Manusia
1)
Al-Qur’an tegaskan:
QS Ar-Rum (30:41)
ظَهَرَ
الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ
بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ ٤١
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut sebab
perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan
sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang
benar).
2)
Kerusakan di darat dan laut
3)
Karena ulah tangan manusia.
4)
Bukan alam kurang.
5)
Tapi karena:
a.
serakah,
b.
korupsi,
c.
tidak adil,
d.
bodoh moral.
6)
Solusi Qur’an: memperbaiki manusia.
3️⃣ Ilmu dan Akhlak Lebih Bernilai daripada Kekayaan
1)
Al-Qur’an berkali-kali sebut angkat
derajat orang berilmu.
QS Al-Mujadilah 11:
2)
Allah tinggikan derajat orang beriman
dan berilmu.
3)
Menariknya:
a.
Qur’an jarang puji kekayaan materi,
b.
Tapi sering puji ilmu, sabar, hikmah,
dan akhlak.
4)
Kekayaan tanpa karakter
5)
Timbul kehancuran.
6)
Contoh kisah:
a.
Qarun kaya raya
b.
Tapi hancur
c.
Sebab sombong.
4️⃣ SDA Tanpa SDM Tidak Bernilai
1)
Logika Qur’ani:
a.
Alam = potensi
b.
Manusia = ubah potensi jadi manfaat
2)
Pasir gurun
a.
Sama
b.
Sejak ribuan tahun.
c.
Berubah jadi teknologi tinggi
d.
Saat manusia punya ilmu.
3)
Artinya:
a.
Nilai bukan alamnya.
b.
Tapi akal manusia.
5️⃣ Tujuan Al-Qur’an Membangun Peradaban, Bukan Inventaris Alam
1)
Jika Qur’an fokus jelaskan
a.
Tambang.
b.
Minyak.
c.
Teknik pertanian
d.
Secara detail.
2)
Maka hanya jadi buku sains.
3)
Tapi Qur’an:
a.
petunjuk bentuk manusia,
b.
pembangun hati, akal, dan moral.
4)
Ketika manusia benar:
a.
ilmu berkembang,
b.
teknologi muncul,
c.
peradaban maju.
Bukti Sejarah
1)
Generasi sahabat dibina Qur’an:
a.
Dari sederhana,
b.
Jadi pusat ilmu dunia
c.
Dalam beberapa abad.
2)
Bukan menemukan alam baru.
3)
Tapi manusia baru lahir.
Kesimpulan
1)
Al-Qur’an lebih fokus SDM
2)
Karena:
a.
manusia pengelola bumi
b.
rusak dari manusia, bukan alam
c.
ilmu & akhlak lebih menentukan
daripada harta
d.
SDM ubah SDA jadi kemajuan
e.
Peradaban mulai ubah manusia
3)
Sejalan prinsip Qur’an:
4)
QS
Ar-Ra’d 11:
Allah tak ubah keadaan suatu kaum
sampai mereka ubah diri
Kalimat Inti
1)
Al-Qur’an tak sibuk memperkaya bumi.
2)
Tapi memperkaya manusia.
3)
Manusia yang benar
4)
Pasti memakmurkan bumi
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|



