Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label ALLAH MENGUJI TIAP OERANG. Show all posts
Showing posts with label ALLAH MENGUJI TIAP OERANG. Show all posts

Tuesday, October 20, 2026

60507. ALLAH MENGUJI TIAP ORANG TAK BISA MENOLAK

 




ALLAH MENGUJI TIAP ORANG TAK BISA MENOLAK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Dalam Al-Qur'an.

 

1)       Hidup manusia di dunia.

2)       Tak hanya menikmati kesenangan.

 

Manusia juga akan hadapi

 

1)       Kesulitan.

2)       Kehilangan.

 

3)       Kegagalan.

4)       Pilihan ujian iman.

Saat hadapi ujian

Bukan alasan untuk:

 

1)       Menyerah.

2)       Berbuat curang.

 

3)       Menyalahkan orang lain.

4)       Meninggalkan kebenaran.

 

Ujian

 

1)       Kesempatan tunjukkan bukti nyata.

2)       Cara kita bersikap.

 

A.       Dalil Al-Qur'an tentang ujian

 

1.        QS Al-'Ankabut (29:2-3)

 

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

 

2. Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedangkan mereka tidak diuji lagi?

 

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

 

2.        Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang yang dusta.

 

Catatan.

 

1)       Mudah mengaku beriman

 

2)       Tapi saat hadapi

 

a.                Kesulitan.

b.               Godaan.

c.                Kepentingan pribadi.

 

 

3)       Baru terlihat jelas.

4)       Apakah orang tetap pegang kebenaran.

 

Contoh:

 

1)        Orang mengaku jujur.

2)        Tapi ada kesempatan korupsi.

 

3)        Dia ambil uang bukan haknya.

4)        Ucapan tak sesuai tindakannya.

 

 

3.        QS Al-Baqarah (2:155)

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan padamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang yang sabar.

Catatan.

 

1)       Allah beritahu manusia

2)       Ujian bagian dari kehidupan

 

3)       Ujian bisa berupa

 

a.         Hilang pekerjaan.

b.       Sakit.

 

c.        Kurang uang.

d.       Kehilangan orang dicintai.

 

 

Sabar

 

1)        Bukan diam tanpa usaha.

2)        Sabar tetap berbuat benar.

3)        Sambil cari jalan keluar.

 

 

4.        QS Al-Baqarah (2:286)

 

 

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

 

Allah tidak membebani orang melainkan sesuai kesanggupannya. Ia dapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakan dan ia dapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, jangan Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, jangan Engkau bebankan pada kami beban yang berat seperti Engkau bebankan pada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, jangan Engkau pikulkan pada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaf kami; ampuni kami; dan rahmati kami. Engkau Penolong kami, maka tolong kami terhadap kaum yang kafir".

 

Catatan.

 

1)        “Allah tak bebani orang melainkan sesuai kesanggupannya.”

2)        Ayat ini ajarkan.

3)        Manusia punya keterbatasan.

 

4)        Tak mampu atasi semua masalah

5)        Dalam sekaligus.

 

Saat manusia

 

1)       Minta bantuan.

2)       Berobat saat sakit.

 

3)       Beristirahat.

4)       Cari pertolongan

 

a.                Hal itu bukan menolak ujian.

 

b.               Tapi bagian ikhtiar

 

c.                Saat hadapi ujian.

 

 

B.       Mengapa ujian bukan alasan menolak kebenaran?

 

Secara logika.

 

1)       Saat hadapi ujian

2)       Tam[pak terlihat nayta.

 

3)        Apakah iman yang diucapkan.

4)       Benar-benar dijalankan

5)        Saat tak menguntungkan.

 

Misalnya:

1)        Kita mengaku jujur.

Tapi diuji kesempatan dapat uang haram.

 

2)        Kita mengaku sabar.

Tapi diuji tetangga menjengkelkan.

 

 

3)        Kita mengaku adil.

Tapi diuji putuskan perkara

Melibatkan keluarga.

 

4)        Kita mengaku beriman.

Tapi diuji hilang harta.

 

 

5)        Kita mengaku cinta kebersihan.

Tapi diuji adakan acara

Harus bersihkan sampah.

 

a.        Orang hanya jalankan kebenaran.

b.       Saat dirinya untung.

c.        Prinsipnya belum kokoh.

 

Tapi ada hal penting:

 

a.        Tak semua derita.

b.        Akibat salah orang.

 

c.        Tak semua orang susah.

d.        Berarti sedang dihukum Allah.

 

e.        Tak boleh tuduh sembarangan.

f.  Orang kena musibah.

 

g.       Berarti orang itu berdosa.

 

 

3. Banyak contoh ujian dalam kehidupan sehari-hari

 

Contoh — Ujian cari rezeki

 

1)       Pedagang sepi pembeli.

 

a.        Tergoda kurangi timbangan.

b.       Bohong kualitas barang.

 

2)        Alasan keliru:

 

“Saya terpaksa bohong karena ekonomi sulit.”

3)        Sikap yang benar:

 

a.        Cari tambahan penghasilan.

b.        Perbaiki pelayanan.

c.        Tetap jujur.

 

 

Contoh  — Ujian hadapi tetangga

 

1)        Tetangga sering buat keributan.

2)         Kita marah balas keributan lebih besar.

 

3)        Alasan yang keliru:

 

“Saya berhak ganggu dia karena dia ganggu saya.”

 

4)        Sikap yang benar:

 

a.        Bicara baik-baik.

b.        Menetapkan batas.

c.        Minta bantuan pengurus lingkungan

 

a.        Allah perintahkan berbuat baik pada tetangga

b.        An-Nisa 36.

 

 

Contoh  — Ujian kesehatan

 

1)                Orang sakit lalu berkata,

 

a.                “Ini sudah takdir Allah.

b.                Saya tidak perlu berobat.”

2)                Padahal ia mampu cari pertolongan medis.

 

Sikap lebih tepat

 

1)       Berdoa.

2)       Berobat.

 

3)       Jaga pola hidup.

4)       Sadar hasil akhir di luar kendali manusia.

 

Kesimpulan:

 

1)        Sikap ketika diuji?

 

2)        Terima kenyataan

3)        Akui terjadi masalah.

 

4)        Tak meninggalkan kebenaran

5)        Lakukan ikhtiar

 

6)        Berdoa, belajar, bekerja, berobat, minta bantuan, dan perbaiki sesuai kemampuan.

 

7)        Evaluasi perilaku

 

8)        Tanyakan diri sendiri:

 

a.        Apakah ujian ini

b.        Saya makin jujur, adil, sabar, dan bermanfaat bagi orang lain?

 

 

Pesan utamanya:

 

1)        Tak hanya mengaku beriman

2)        Saat hidup senang.

 

3)        Ketika diuji

4)        Tak cari pembenaran berbuat salah.

 

5)        Hadapi ujian dengan sabar, ikhtiar, dan tetap pegang kebenaran.

 

9)        Nilai iman

10)  Tak hanya ucapan dan ritual.

 

11)  Tapi sikap nyata

Saat hadapi kesulitan.

 

12)  Punya kesempatan memilih benar dan salah.

13)  Tetap pilih yang benar

 

 

 

Sumber

 

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT