BERLAWANAN AL-INSAN 13 DAN MARYAM 62
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Apakah kontradiksi?
1)
Surah Al-lnsan (76:13)
(Di surga tak ada terik matahari)
2)
Surah Maryam (19:62)
(Di surga ada pagi dan petang)
Pertanyaan
1)
Tak ada matahari.
2)
Tapi ada pagi dan petang?
Berarti kontradiksi?
Jawaban
1)
Tak ada kontradiksi
2)
Allah menjelaskan kondisi surga
a.
Yang tak bisa dibayangkan manusia
b.
Pakai bahasa yang dipahami manusia
Penjelasan
QS Al-lnsan (76:13)
مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ
ۖ لَا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلَا زَمْهَرِيرًا
13. di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.
QS Maryam (19:62)
لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلَّا
سَلَامًا ۖ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً وَعَشِيًّا
62. Mereka tidak mendengar ucapan tak berguna di dalam
surga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di
surga itu tiap pagi dan petang.
Catatan.
1)
Tidak ada kontradiksi
a.
QS Al-Insan (76:13)
b.
QS Maryam (19:62).
2)
Keduanya bicara keadaan surga.
3)
Tapi dari sudut berbeda.
1.
QS Al-Insan 76:13
1)
Ayat ini jelaskan penghuni surga:
2)
لَا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلَا
زَمْهَرِيرًا
“Mereka tidak melihat di dalamnya matahari dan tidak pula dingin yang sangat.”
Maksudnya:
3)
Di surga tidak ada matahari
Seperti hidup dunia.
4)
Tidak ada panas matahari
Yang menyengat.
5)
Tidak ada pula dingin
Yang menyakitkan.
6)
Suasana surga
Selalu nyaman.
2.
QS Maryam (19:62)
1)
Ayat ini mengatakan:
2)
لَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً
وَعَشِيًّا
“Bagi mereka rezekinya di dalamnya
pada waktu pagi dan petang.”
3)
Di sini disebut بُكْرَةً (bukratan) =
pagi
4)
Dan عَشِيًّا (‘asyiyyan) =
petang/sore.
3.
Apakah bertentangan?
Jawaban : Tidak.
Kita harus bedakan:
1)
“Tidak ada matahari” ≠ “tidak ada
pembagian waktu.”
Contoh
1)
Di bumi.
a.
Kita pakai matahari
b.
Untuk tahu pagi dan sore.
2)
Tetapi pagi dan sore
a.
Tak harus berarti ada matahari menyengat
b.
Seperti di dunia.
1)
Allah bisa beri pada penghuni surga.
2)
Tanda atau keadaan
3)
Tunjukkan pagi dan petang.
4)
Tanpa adanya matahari
5)
Sebagai sumber panas.
QS Al-Insan 76:13 beri kuncinya
Ayat lengkapnya:
مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ
ۖ لَا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلَا زَمْهَرِيرًا
Mereka bersandar di dipan-dipan, tidak
melihat matahari dan tidak pula dingin yang sangat.
1)
Yang ditekankan
2)
Kenyamanan penghuni surga.
3)
Bukan bukti di surga
4)
Tak ada konsep waktu.
Perumpamaan
1)
Kita berada di ruangan
Tak kena matahari langsung.
2)
Tapi kita tetap tahu:
a.
sekarang pagi,
b.
sekarang siang,
c.
sekarang sore,
d.
sekarang malam,
1)
Karena ada jam atau sistem waktu.
2)
Tak harus ada matahari
3)
Kita dapat bicara tentang waktu.
Kesimpulan
1)
QS 76:13:
a.
Dalam surga.
b.
Tak kena panas matahari
c.
Tak ada dingin menyakitkan.
2)
QS 19:62:
a.
Dalam surga
b.
Penghuni menikmati rezeki
c.
Pada waktu pagi dan petang.
3)
Jadi
tidak bertentangan.
4)
Al-Qur'an tak sebut
a.
“Tak ada matahari
b.
Maka tak ada waktu.”
Yang penting juga:
1)
Tak bayangkan hidup akhirat.
2)
Seperti ikuti hukum dan kondisi fisik dunia.
Surga
Kehidupan beda dari dunia.
A.
Nikmat surga
Tak bisa dibayangkan oleh manusia
1)
Beberapa ayat Al-Qur’an.
2)
Bukti nikmat surga.
3)
Tak bisa dibayangkan
4)
Secara sempurna
5)
Oleh manusia.
1.
QS. As-Sajdah (32:17)
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّا أُخْفِيَ
لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ
“Tidak seorang pun tahu apa yang
disembunyikan untuk mereka, yaitu berbagai nikmat yang menyenangkan hati
sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
Maksudnya:
1)
Manusia belum pernah
a.
Melihat.
b.
Mendengar.
c.
Membayangkan
2)
Secara lengkap
3)
Nikmat dari Allah
4)
Untuk penghuni surga.
2.
QS. Al-Insan 76:20
وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ
نَعِيمًا وَمُلْكًا كَبِيرًا
“Apabila engkau melihat di sana,
niscaya engkau akan melihat nikmat dan kerajaan yang besar.”
Catatan.
1)
Gambaran surga di Al-Qur'an.
2)
Gambaran untuk akal manusia
3)
Agar dipahami manusia.
4)
Tapi hakikat sebenarnya
5)
Jauh lebih hebat.
Kesimpulan
1)
Kita bisa bayangkan surga.
2)
Berdasar gambaran Al-Qur'an.
3)
Tak tak mungkin tahu
4)
Seluruh hakikatnya.
Misalnya Al-Qur'an sebut
1)
Sungai.
2)
Buah-buahan.
3)
Tempat tinggal.
4)
Pasangan.
5)
Damai
6)
Tak ada lelah.
a.
Itu bahasa untuk manusia
b.
Agara dipahami.
c.
Tapi nikmat sebenarnya.
d.
Tak sama pengalaman dunia.
QS. As-Sajdah:17
1)
Sangat penting:
2)
“Tidak seorang pun tahu apa yang
disembunyikan untuk mereka.”
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



