FURQAN 21 ORANG KAFIR
INGIN MELIHAT ALLAH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-Furqan (25:21)
۞ وَقَالَ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ
لِقَاءَنَا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا الْمَلَائِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا ۗ
لَقَدِ اسْتَكْبَرُوا فِي أَنْفُسِهِمْ وَعَتَوْا عُتُوًّا كَبِيرًا
21. Berkata orang-orang yang tidak menanti-nanti
pertemuan(nya) dengan Kami: "Mengapa tidak diturunkan kepada kita malaikat
atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sesungguhnya mereka
memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui
batas(dalam melakukan) kezaliman".
Catatan.
1)
"Dan orang-orang
yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami
2)
Berkata: 'Mengapa tidak
diturunkan malaikat kepada kami atau (mengapa) kami tidak melihat Tuhan kami?'
3)
Sungguh mereka telah
menyombongkan diri dalam hati mereka
4)
Dan telah melampaui
batas dengan sangat besar."
Penjelasan
Orang- kafir pada zaman
Nabi Muhammad
Menuntut:
1)
Ingin melihat Allah langsung.
2)
Ingin malaikat turun dan
berbicara kepada mereka.
Menurut Al-Qur'an.
Tuntutan ini
1)
Bukan ingin cari
kebenaran
2)
Tapi karena sombong
3)
Dan enggan beriman
4)
Pada bukti yang sudah ada.
Pada ayat berikutnya
QS Al-Furqan (25:22)
يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلَائِكَةَ لَا
بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍ لِلْمُجْرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجْرًا مَحْجُورًا
22. Pada hari mereka
melihat malaikat di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang
berdosa mereka berkata: "Hijraan mahjuuraa.
Catatan
1)
a
1)
Ungkapan "Hijran Mahjūrā"
2)
Arti harfiahnya:
a.
"Larangan yang keras".
b.
"terhalang sama sekali".
c.
"jauhkan kami dari itu."
Para mufasir jelaskan
1)
Pada hari kiamat
2)
Orang kafir melihat malaikat
3)
Mereka takut
4)
Mengucapkan "Hijran Mahjūrā"
5)
Ungkapan orang Arab
Berarti:
a.
"Kami mohon perlindungan!"
b.
"Jauhkan azab itu dari
kami!"
Pelajaran
1)
Ketika di dunia menantang:
a.
"Mengapa malaikat tidak
diturunkan?"
b.
"Mengapa kami tidak melihat
Allah?"
2)
Tapi malaikat benar-benar datang
3)
Pada Hari Kiamat.
4)
Mereka ketakutan
5)
Berharap dijauhkan dari azab.
Logika modern
1)
Orang bisa minta bukti terus-menerus.
2)
Tapi ketika realitas yang ditolak
3)
Benar-benar datang.
4)
Maka penyesalan tak berguna.
Al-Qur'an tekankan
1)
Pentin cari kebenaran
2)
Sebelum terlambat.
3)
Tak menunggu bukti lagi.
4)
Tak ada kesempatan berubah.
Penjelasan logika modern
1.
Tak semua yang nyata
harus terlihat.
2.
Manusia TIDAK MELIHAT
a.
Gravitasi.
b.
Listrik.
c.
Gelombang radio.
d.
Pikiran manusia
Secara langsung.
1)
Kita tahui adanya
2)
Lewat bukti tak langsung
3)
Yaitu lewat pengaruhnya.
·
Manusia punya Indera terbatas indera.
1)
Mata manusia hanya
melihat sebagian kecil spektrum cahaya.
2)
Banyak realitas di alam
semesta
3)
Tak dapat dilihat tanpa
alat bantu.
Ujian iman akan hilang
Jika semua terlihat langsung.
1)
Jika Allah dan malaikat
2)
Tampak jelas di depan
semua orang.
3)
Maka keimanan bukan lagi
pilihan.
4)
Tapi kepastian memaksa.
Al-Qur'an jelaskan
1)
Hidup dunia tempat ujian.
2)
Tak tempat melihat
seluruh realitas gaib
3)
Secara langsung.
Pelajaran
1)
Kebenaran
Tak selalu harus dilihat dengan mata
Untuk dapat diterima.
2)
Orang jujur
Cari kebenaran pertimbangkan bukti.
Tak tuntut hal di luar batas manusia.
Al-Qur'an ajarkan
1)
Seimbang akal,
pengamatan, dan wahyu
2)
Dalam mengenal Allah.
Ayat terkait:
1)
Al-Qur'an
"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata."
2)
Al-Qur'an
Kisah Bani Israil yang meminta melihat Allah secara
langsung.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT





%20-%20Copy.jpg)

