KENAPA
ORANG BERIMAN TENANG MASA DEPAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Pembahasan
Al-Qur’an
Hubungan:
1)
Waktu.
2)
Kecemasan manusia.
3)
Ketenangan hati.
Pertanyaan
modern:
1.
Kenapa manusia merasa selalu dikejar
waktu?
Jawaban.
1)
Mengapa manusia takut kehabisan waktu?
2)
Penyebab utama kecemasan waktu
3)
Rahasia tenang orang beriman hadapi masa
depan
4)
Konsep Qur’an: Waktu tidak pernah sia-sia
5)
Mengapa hidup terasa cukup bagi orang
beriman?
6)
Rahasia paling dalam: waktu sebenarnya
ciptaan, bukan penguasa
Penjelasan.
A. Mengapa
manusia takut kehabisan waktu?
1)
Secara alami manusia sadar
2)
Bahwa:
a.
umur terbatas,
b.
masa depan tak pasti,
c.
kematian pasti datang.
3)
Maka muncul:
a.
cemas masa depan,
b.
takut tertinggal,
c.
merasa hidup kurang cukup.
4)
Al-Qur’an gambarkan ini:
5)
“Manusia diciptakan bersifat gelisah.”
QS.
Al-Ma’arij (70:19)
۞ إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا
Sesungguhnya manusia
diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
6)
Artinya:
a.
Gelisah terhadap waktu
b.
Fitrah manusia.
B. Penyebab
utama cemas waktu
1)
Kecemasan muncul
2)
Ketika manusia merasa:
a.
Hidup sepenuhnya
b.
Tergantung tangannya sendiri.
3)
Jika semua bergantung pada diri:
4)
Maka:
a.
masa depan terasa berat,
b.
tiap detik terasa ancaman.
5)
Perspektif Qur’an beda total
6)
Al-Qur’an kenalkan konsep:
a.
tawakal
b.
yaitu bersandar pada Allah
c.
setelah berusaha).
“Barang siapa bertawakal pada
Allah, maka Dia akan mencukupkannya.”
(QS. At-Talaq 65:3)
7)
Maknanya:
a.
Manusia kgelola usaha.
b.
Tak kendalikan hasil.
8)
Ini kurangi tekanan waktu.
C. Rahasia
orang beriman tenang hadapi masa depan
1)
Perhatikan pola orang saleh
2)
Dalam Qur’an:
a.
tetap berusaha keras,
b.
tapi tak panik hasilnya.
3)
Kenapa?
a.
Waktu bukan musuh.
4)
Mereka percaya:
a.
tiap fase punya takdir waktu sendiri,
b.
rezeki punya jadwal,
c.
perubahan punya proses.
D. Konsep
Qur’an:
Waktu tidak pernah sia-sia
1)
Al-Qur’an berulang tegaskan:
2)
Tak ada amal yang hilang.
“Barang siapa mengerjakan
kebaikan seberat zarah akan melihatnya.”
(QS. Az-Zalzalah 99:7)
3)
Artinya:
a.
tak ada waktu baik yang terbuang,
b.
semua tersimpan.
4)
Membuat hidup terasa cukup
5)
Tak terburu-buru.
E. Mengapa
hidup terasa cukup bagi orang beriman?
1)
Karena ukuran sukses berubah:
2)
Cara dunia
a.
Harus tercapai semua.
b.
Takut tertinggal.
c.
Mengejar waktu.
3)
Cara Qur’an
a.
Cukup menjalani amanah
b.
Fokus bertumbuh
c.
Mengisi waktu
4)
Cara Quran Hasilnya:
a.
hati tenang
b.
walau umur terbatas.
F.
Rahasia paling dalam:
Waktu itu ciptaan, bukan
penguasa
1)
Dalam Qur’an:
a.
Allah menciptakan waktu,
b.
manusia hidup di dalamnya.
c.
Waktu bukan musuh manusia.
2)
Yang diuji bukan panjang waktu.
3)
Tapi sadar waktu.
Kesimpulan
1)
Hidup bukan tentang punya waktu banyak.
2)
Tapi tentang waktu yang diberkahi.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)
.bmp)