Khotbah Jumat
“`BERBUAT
BAIK PADA TETANGGA ”
|
Khutbah-1 |
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ
نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر
أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ
يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ
إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ
وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ
رَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ
وَ مَنْ
تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ
آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُون
Para
jamaah yang berbahagia,
Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan
semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.
Para
jamaah yang berbahagia,
QS An-Nisa (4:36)
۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ
شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ
وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ
بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا
يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Sembahlah Allah dan jangan kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang
ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat
dan tetangga jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,
Para
jamaah yang berbahagia,
Al-Qur’an yang secara langsung memerintahkan berbuat baik
kepada tetangga
وَاعْبُدُوا
اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ...
وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ
“Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan
sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, ... tetangga yang
dekat dan tetangga yang jauh ...”
Para
jamaah yang berbahagia,
Allah memerintahkan kita berbuat baik kepada:
Tetangga dekat, misalnya tetangga jarak dekat, masih kerabat,
atau seagama
Tetangga jauh, misalnya tetangga jarak jauh, bukan kerabat,
beda agama
Perintah berbuat baik ini mengajarkan kita agar tidak
menyakiti tetangga, menjaga ketenangan, membantu ketika kesulitan, menjaga
kebersihan lingkungan, dan menghormati hak mereka.
Para
jamaah yang berbahagia,
Contoh nyata: tak memutar pengeras suara terlalu keras
hingga mengganggu tetangga, tak membuang sampah di depan rumahnya, dan bantu
ketika tetangga kena musibah.
Pelajaran penting: Berbuat baik kepada tetangga bukan
sekadar anjuran sosial, tapi perintah Allah. Kebaikan harus terlihat dalam
perilaku sehari-hari, bukan hanya dalam ucapan dan ibadah ritual.
Ayat terkait lainnya adalah QS. Al-Ma'un ayat 7, yang
mencela orang yang enggan memberikan bantuan yang berguna bagi orang lain.
Para
jamaah yang berbahagia,
Allah perintah berbuat baik kepada tetangga.
Allah berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 36:
وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ
Artinya: “Dan berbuat baiklah kepada tetangga yang dekat dan
tetangga yang jauh.”
Ayat ini mengajarkan bahwa berbuat baik kepada tetangga
merupakan perintah Allah. Kebaikan itu bukan hanya kepada tetangga yang
seagama, satu kelompok, atau yang kita sukai, tetapi juga kepada tetangga yang
berbeda agama, berbeda pendapat, dan berbeda latar belakang.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah
ia berbuat baik kepada tetangganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Para
jamaah yang berbahagia,
Cara berbuat baik pada tetangga
Tak ganggu tetangga. tak buat suara terlalu keras, tak buang
sampah di depan rumah orang, tak halangi jalan, tak merugikan mereka.
Peduli kepada tetangga. Jika tetangga sakit, dijenguk. Jika alami
kesulitan, dibantu sesuai kemampuan. Jika kena musibah, tunjukkan kepedulian.
Jaga lisan dan sikap. tak memfitnah, tak bergunjing, tak menghina,
tak sebarkan keburukan tetangga.
Hormati perbedaan. Kita tidak harus selalu sepakat dengan
tetangga, tapi kita tetap wajib menjaga hubungan baik dan tidak menzalimi
mereka.
Para
jamaah yang berbahagia,
Marilah kita renungkan. Kita rajin beribadah, maka tetangga
jangan merasa terganggu oleh perilaku
kita. Kita pandai membaca Al-Qur'an,
maka harus jaga menjaga hak orang yang tinggal di sebelah rumah kita,
Ibadah yang baik harus membentuk akhlak yang baik. Al-Qur'an
tidak hanya dibaca dengan lisan, tapi juga dibuktikan dalam perbuatan membawa
manfaat bagi sesama.
Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang membawa
kedamaian dan kebaikan bagi lingkungan kita.
Para
jamaah yang berbahagia,
Marilah kita bertakwa kepada Allah dan membuktikan ketakwaan
itu dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan kita hanya ingin tetangga yang baik, tapi kita tidak
berusaha jadi tetangga yang baik.
Mulailah dari hal sederhana: menyapa dengan ramah, menjaga
kebersihan lingkungan, tidak mengganggu ketenangan, menolong ketika mampu, dan
memaafkan kesalahan yang tidak disengaja.
Semoga lingkungan kita menjadi aman, damai, bersih, dan
penuh kasih sayang.
Marilah kita berdoa kepada Allah.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
Ya Allah, ampuni dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan
dosa kaum muslimin serta muslimat.
Ya Allah, jadikan kami tetangga yang baik, jauhkan kami dari
perbuatan yang menyakiti orang lain, dan tanamkan kasih sayang serta kedamaian
di lingkungan kami.
Ya Allah, berikan keamanan, kesehatan, keberkahan rezeki,
dan kerukunan kepada masyarakat kami.
Para
jamaah yang berbahagia,
Semoga kita termasuk orang yang selalu menghormati
dan menyayangi saudara sesama Muslim. Semua hal itu kita lakukan agar dapat rida
dan ampunan dari Allah. Sehingga kita bisa hidup bahagia di dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ
وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ
وَ نَفَعَنِيْ
وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ
وَ
نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم
وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
ِ-------duduk-----




