KENAPA QURAN MELARANG
ORANG BERZINA
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Kenapa Al-Qur’an
Melarang Berzina?
Jawaban.
1)
Al-Qur’an melarang zina
2)
Karena zina merusak
a.
Kehormatan manusia.
b.
Kepercayaan keluarga.
c.
Tanggung jawab pada anak.
d.
Ketenteraman masyarakat.
A.
Apa perintah Al-Qur’an?
QS Al-Isra (17:32)
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ
كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Dan jangan kamu mendekati zina; sesungguhnya zina adalah
perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
Catatan.
1)
“Jangan kamu mendekati
zina.
2)
Sesungguhnya zina itu
perbuatan keji
3)
Dan suatu jalan yang
buruk.”
Perhatikan.
1)
Allah tak hanya melarang
zina.
2)
Tapi juga melarang
mendekati zina.
Artinya.
1)
Kita hindari jalan
2)
Yang bawa kita pada zina.
3)
Tak sekadar berhenti
4)
Ketika sudah terjadi.
B.
Mengapa zina dilarang?
Jawaban.
1)
Merusak kepercayaan
pasangan
2)
Dapat menelantarkan
tanggung jawab keluarga
3)
Mengurangi risiko penyakit
menular seksual
4)
Dapat menimbulkan
penderitaan emosional
5)
Mencegah perilaku
melampaui batas
6)
Menjaga ketenteraman
masyarakat
Penjelasan.
1.
Zina merusak kepercayaan
pasangan
Contoh:
1)
Suami diam-diam jalin
hubungan seks dengan orang lain.
2)
Istrinya tahu hal itu.
3)
Hilang kepercayaan pada
suaminya.
Logikanya:
1)
Hubungan dibangun dengan
kejujuran.
2)
Berubah jadi curiga dan
konflik.
2.
Zina dapat menelantarkan
tanggung jawab keluarga
Contoh:
1)
Suami hamili perempuan
lain.
2)
Dia melarikan diri
3)
Tak mau tanggung jawab.
Logikanya:
1)
Anak dan ibu menanggung
akibat.
2)
Perbuatan tidak tanggung
jawab.
3)
Tapi anak lahir dari zina
a.
Tak bersalah
b.
Tak boleh dihina.
3.
Tak berzina kurangi risiko
penyakit menular seks
Contoh:
1)
Orang berzina hubungan
seks.
2)
Tanpa perlindungan
3)
Tertular infeksi.
4)
Menularkan pada pasangan.
Logikanya:
1)
Hubungan seks punya risiko
kesehatan.
2)
Zina tak selalu sebabkan
penyakit.
3)
Tapi perilaku seks
berisiko.
4)
Tingkatkan kemungkinan
penularan.
4.
Brzina dapat timbulkan
penderitaan emosional
Contoh:
1)
Orang merasa tertipu
2)
Setelah tahu
3)
Kekasihnya sudah menikah.
Logikanya:
1)
Kebohongan.
2)
Pengkhianatan.
3)
Harapan dipermainkan.
4)
Timbul kesedihan
5)
Konflik berkepanjangan.
5.
Mencegah perilaku
melampaui batas
Contoh:
1)
Awalnya rahasia.
2)
Berkirim pesan mesra
3)
Mencari kesempatan
hubungan seks.
4)
Dengan pasangan orang
lain.
Logikanya:
1)
Tak tiap percakapan mesra
2)
Berakhir dengan zina.
3)
Tapi orang perlu kenali
situasi.
4)
Melemahkan kendali diri.
6.
Menjaga ketenteraman
masyarakat
Contoh:
1)
Dalam perselingkuhan
2)
Timbul pertengkaran keluarga.
3)
Timbul permusuhan
4)
Bahkan kekerasan.
Logikanya:
1)
Orang tak hormati komitmen
dan hak orang lain.
2)
Masalah pribadi
3)
Meluas jadi konflik
sosial.
C.
Mengapa Al-Qur’an melarang
mendekati zina?
Surah Al-Isra ayat 32
Mengajarkan mencegah sejak
awal.
Contoh langkah nyata:
1)
Menjaga batas pergaulan
2)
Menghormati pasangan orang
lain.
3)
Tak cari kesempatan
4)
Melakukan hubungan
terlarang.
5)
Tak berbohong.
6)
Tak hubungan rahasia
merusak kepercayaan.
7)
Jika sudah menikah
a.
Atasi soal rumah tangga
b.
Dengan komunikasi jujur.
8)
Jika pernah berbuat dosa.
a.
Berhenti, tobat.
b.
Perbaiki kerugian yang
timbul.
Penting dipahami:
1)
Iinteraksi lawan jenis.
2)
Berteman lawan jenis
3)
Tak otomatis dekati zina.
Yang perlu diperhatikan
1)
Perilaku.
2)
Niat.
3)
Batas.
4)
Risiko nyata
D.
Apa hubungannya dengan
ayat Al-Qur’an lain?
1)
Surah Al-Mukminun 5–7:
a.
Ajarkan jaga kehormatan
seksual
b.
Dalam batas dibenarkan.
2)
Surah An-Nur 30–31:
a.
Perintahkan laki-laki dan
perempuan beriman.
b.
Jaga pandangan dan kehormatan diri.
3)
Surah Al-Furqan 68–70:
a.
Melarang zina .
b.
Orang bertobat
c.
Perbaiki diri
d.
Dapat harapan ampunan
Allah.
Kesimpulan:
1)
iman harus hasilkan
maslahat
Larangan zina
1)
tak sekadar aturan
dihafalkan.
2)
Larangan harus terlihat
dalam perilaku nyata:
a.
Jujur pada pasangan.
b.
Menghormati orang lain.
c.
Menjaga kesehatan.
d.
Melindungi anak.
e.
Tanggung jawab perbuatan.
Intinya:
1)
Tak hanya pandai baca ayat
larangan zina.
2)
Tapi buktikan dalam perilaku
a.
Jaga kehormatan.
b.
Jaga kepercayaan
c.
Kebaikan bersama.
Itulah hubungan
1)
Al-Qur’an.
2)
Akal sehat.
3)
Maslahat dalam hidup
sehari-hari.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT


0 comments:
Post a Comment