Friday, October 9, 2026

60359. SESATKAN ORANG LAIN DOSA DOBEL ANNAHL 25

 


SESATKAN ORANG LAIN DOSA DOBEL ANNAHL 25

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

QS. An-Nahl (16:25)

 

1)        Orang menyesatkan orang lain.

2)        Pikul dosa akibat penyesatan itu.

 

QS. An-Nahl (16:24-25)

 

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ مَاذَا أَنْزَلَ رَبُّكُمْ ۙ قَالُوا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

 

24. Dan jika dikatakan pada mereka "Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Dongeng orang-orang dahulu",

 

 

لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۙ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ

 

25. (Ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosanya sepenuhnya pada hari kiamat, dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak tahu sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruk dosa yang mereka pikul itu.

 

Catatan.

 

1)        “(Ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sempurna pada hari Kiamat.

 

2)        Dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui.

 

 

3)        Ingatlah, alangkah buruknya dosa yang mereka pikul itu.”

 

 

Tafsir perkata

 

1)        لِيَحْمِلُوا (liyaḥmilū) = agar mereka memikul

2)        أَوْزَارَهُمْ (awzārahum) = dosa-dosa mereka

 

3)        كَامِلَةً (kāmilah) = dengan sempurna

4)        يَوْمَ (yauma) = pada hari

 

5)        الْقِيَامَةِ (al-qiyāmah) = Kiamat

6)        وَمِنْ (wa min) = dan sebagian dari

 

7)        أَوْزَارِ (awzāri) = dosa-dosa

8)        الَّذِينَ (alladzīna) = orang-orang yang

 

9)        يُضِلُّونَهُمْ (yuḍillūnahum) = mereka sesatkan

10)  بِغَيْرِ (bighairi) = tanpa

 

11)  عِلْمٍ (‘ilm) = pengetahuan

12)  أَلَا (alā) = ingatlah/sungguh

 

13)  سَاءَ (sā'a) = amat buruk

14)  مَا (mā) = apa yang

 

15)  يَزِرُونَ (yazirūn) = mereka pikul

 

Apa maksudnya?

 

1)        Ayat ini bukan berarti

 

2)        Dosa orang yang mengikuti jadi hilang

 

3)        Dan semua dipindahkan pada orang yang menyesatkan.

 

4)        Masing-masing tetap tanggung jawab atas perbuatannya.

 

5)        Tetapi orang yang sengaja menyesatkan orang lain

 

6)        Juga mendapat dosa

 

7)        Karena jadi penyebab orang lain berbuat salah.

 

Misalnya:

 

1)        A tahu suatu informasi itu salah

2)         A sengaja ajarkan pada B

 

3)        B percaya 

4)        B berbuat salah.

 

5)        A menanggung dosanya

 

 

a.        Sendiri

b.        Ditambah akibat penyesatannya.

 

Prinsip sejalan hadis Nabi.

 

1)        Orang ajak sesat.

 

2)        Ditambah dosa seperti dosa orang yang mengikutinya.

 

3)        Tak kurangi dosa mereka sedikit pun.

 

Asbabun nuzul

Sebab turun ayat

 

1)        Ayat ini terkait orang musyrik Mekah.

2)        Menolak dakwah Nabi Muhammad.

 

3)        Mereka sebut Al-Qur’an

4)        Hanya dongeng orang dahulu.

 

5)        Mereka usaha sesatkan orang lain.

6)        Dengan ucapan itu.

 

Dalam konteks ayat 24–25.

Mereka berkata:

 

 “Quran dongeng orang-orang dahulu.”

 

1)        Mereka menolak kebenaran untuk dirinya sendiri.

 

2)        Tapi ajak dan pengaruhi orang lain

 

3)        Agar ikut menolak kebenaran.

 

QS. An-Nahl (16:25)

 

1)        Beri peringatan keras:

 

a.        Jangan jadi orang salah sendiri.

b.        Ditambah buat orang lain ikut salah.

 

Pelajaran sekarang

 

1)        Ayat ini sangat zaman media sosial.

 

Contohnya:

 

a.        sebar berita palsu yang tahu tidak benar;

 

b.        ajarkan ilmu agama tanpa dasar buat orang lain tersesat;

 

c.        sengaja fitnah orang;

 

d.        ajak orang melakukan kejahatan;

 

e.        buat video atau tulisan  sengaja menyesatkan orang.

 

1)        Makin besar pengaruh orang.

2)        Makin besar tanggung jawabnya.

 

Prinsip Qur’annya:

 

 

1)        Jangan hanya bertanya:

“Apakah saya salah?”

 

2)        Tapi juga tanyakan:

 

a.        “Apakah karena ucapan dan perbuatan saya.

 

b.        Orang lain jadi ikut salah?”

 

Ini hubungan

1)                Jujur.

2)                Ilmu.

 

3)                Tanggung jawab.

4)                Maslahat

 

 Dalam QS. An-Nahl (16:25)

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

0 comments:

Post a Comment