MENGAPA ORANG AKHLAK LUHUR TAK MASUK SURGA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa ada orang punya akhlak mulia.
Tapi tak masuk surga?
Jawaban Al-Qur’an
1)
Akhlak yang mulia.
2)
Tak cukup
3)
Untuk masuk surga.
4)
Jika tanpa iman dan
tauhid.
Al-Qur’an bedakan
1)
Kebaikan moral (akhlak)
2)
Keimanan pada Allah.
A.
Qur’an tetapkan
Ada 2 syarat masuk surga:
Yaitu:
a.
Iman
b.
Amal Saleh
1)
Al-Qur’an hampir selalu
2)
Pasangkan 2 hal:
3)
Yaitu:
a.
Iman
b.
Amal saleh
(akhlak/perbuatan baik)
QS. Al-Baqarah (2:82)
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا
الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan orang-orang beriman serta beramal saleh, mereka itu
penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Catatan.
1)
“Orang-orang beriman dan
beramal saleh, mereka penghuni surga.”
2)
Artinya:
a.
Amal baik itu penting
b.
Tapi tak berdiri sendiri
c.
Harus disertai iman.
3)
Dalam logika Qur’an:
a.
Akhlak = tubuh amal
b.
Iman = ruh amal
c.
Jika tanpa ruh.
d.
Maka tubuh tidak hidup.
B.
Mengapa Akhlak Baik Saja
Tidak Cukup?
Jawaban.
1)
Tujuan Penciptaan
Manusia adalah Mengenal dan Menyembah Allah
2)
Syirik Menghapus Nilai
Amal
3)
Amal Tanpa Iman
Diumpamakan Seperti Debu
4)
Niat Menentukan Nilai
Akhir Amal
Penjelasan.
A.
Tujuan Penciptaan
Manusia adalah Mengenal dan Menyembah Allah
QS. Adz-Dzariyat (51:56)
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
56. Dan Aku tidak
menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Catatan.
1)
“Aku tak menciptakan jin
dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
2)
Menurut Qur’an:
a.
Akhlak pada manusia
Hal itu penting
b.
Tapi hubungan
dengan Pencipta
Yaitu tujuan utama hidup
1)
Jika orang baik pada
manusia
2)
Tapi menolak Penciptanya
3)
Maka tujuan utama hidup
4)
Belum terpenuhi.
B.
Syirik Menghapus Nilai
Amal
1)
Qur’an sangat tegas:
QS. Al-An‘am (6:88)
ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ
مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا
يَعْمَلُونَ
Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk
kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka
mempersekutukan Allah, niscaya lenyap dari mereka amalan yang telah mereka
kerjakan.
catatan.
2)
“Jika mereka berbuat
syirik, niscaya gugur semua amal yang telah mereka kerjakan.”
Artinya:
a.
Amal sosial terlihat
baik di dunia
b.
Tapi secara spiritual
c.
Tak jadi bekal akhirat.
3)
Ibarat Qur’ani:
a.
Seperti bangunan indah
b.
Tapi tanpa fondasi.
C.
Amal Tanpa Iman
Diumpamakan Seperti Debu
1)
Qur’an beri perumpamaan
sangat kuat:
2)
“Kami jadikan amal
mereka seperti debu beterbangan.”
QS. Al-Furqan (25:23)
وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا
Dan kami hadapi segala
amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang
berterbangan.
3)
Tafsir ulama jelaskan:
a.
Amalnya nyata
b.
Tapi tak punya nilai
kekal.
c.
Sebab tak diarahkan pada Allah.
D.
Niat Menentukan Nilai
Akhir Amal
1)
Qur’an jelaskan
2)
Ada orang yang berbuat
baik
3)
Hanya untuk dunia:
4)
“Barangsiapa menghendaki
kehidupan dunia dan perhiasannya, Kami beri balasan di dunia… tapi di akhirat tak
dapat bagian.”
QS. Hud (11:15-16)
مَنْ كَانَ
يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ
فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ
Barangsiapa menghendaki
kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan
pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan
dirugikan.
5)
Artinya:
a.
Kebaikan tetap dibalas
b.
Balasannya habis di
dunia.
c.
Tapi bukan surga.
6)
Contoh balasan dunia:
a.
dihormati
b.
dikenal baik
c.
hidup nyaman
d.
dikenang manusia
3️⃣ Mengapa Qur’an Sangat Menekankan Iman?
1)
Menurut Qur’an.
2)
Masalah terbesar manusia
3)
Bukan sekadar moral.
4)
Tapi arah hati.
5)
Akhlak menjawab:
Hubungan manusia dengan manusia
6)
Iman menjawab:
Hubungan manusia dengan sumber keberadaan.
7)
Jika tanpa iman.
8)
Maka manusia dianggap:
a.
Baik secara horizontal
b.
Tapii terputus vertikal.
C.
Apakah Qur’an
Mengabaikan Orang Baik Non-Muslim?
Jawaban : Tidak.
1)
Qur’an katakan:
2)
Tidak ada amal baik sia-sia
di dunia:
3)
“Allah tidak menzalimi
walau sebesar zarrah.”
(QS. An-Nisa 4:40)
4)
Artinya:
a.
Semua kebaikan dapat
balasan adil.
b.
Tapi balasan akhirat
terkait iman.
Hikmah Ditekankan Qur’an
Qur’an ingin bentuk
manusia
1)
Baik pada manusia
2)
Mengenal Penciptanya
3)
Sadar tujuan hidup
4)
Berbuat baik karena
Allah
5)
Bukan ego atau reputasi.
6)
Bukan ingin dipuji
manusia.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.bmp)
.bmp)