PUASA SUNAH TASUA 9 DAN ASYURA 10
MUHARAM
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Puasa SUNAH
1)
Tasu'a
2)
Asyura
a.
Puasa sunah
b.
Pada bulan Muharram.
MUHARAM.
Salah satu bulan mulia
Dalam Islam.
A.
Puasa Tasu'a
1)
Tasu'a
Berarti tanggal 9 Muharam.
2)
Rasulullah ingin puasa
Pada 9 Muharram
3)
Untuk bedakan kaum Yahudi
Hanya berpuasa pada 10 Muharam.
4)
Hadis Abdullah bin Abbas.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Jika aku masih hidup sampai
tahun depan, aku akan puasa pada hari 9 (Muharam)."
B.
Puasa Asyura
1)
Asyura
Berarti tanggal 10 Muharam.
2)
Pada 10 Muharam
Allah selamatkan Nabi Musa dan Bani
Israil dari kejaran Fir'aun.
3)
Syukur pada Allah.
a.
Nabi Musa berpuasa
b.
Pada 10 MUhamaram.
4)
Rasulullah ﷺ juga berpuasa Asyura
Dan anjurkan umatnya berpuasa.
Nabi Muhammad bersabda:
"Puasa Asyura, aku berharap
kepada Allah dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu."
(HR. Muslim)
Cara Melaksanakan
Yang paling utama:
1)
Puasa 9 Muharram (Tasu'a)
2)
Puasa 10 Muharram (Asyura).
Jika tak mampu:
1)
Puasa 10 Muharam saja.
Sebagian ulama anjurkan:
1)
Puasa 9, 10, dan 11 Muharam.
Hikmah Puasa Tasu'a dan Asyura
1)
Ikuti sunah Rasulullah ﷺ.
2)
Mensyukuri nikmat Allah.
3)
Menghapus dosa kecil setahun lalu
Untuk puasa Asyura).
4)
Melatih takwa dan kendali diri.
5)
Mengingat pertolongan Allah pada
orang-orang beriman.
Kesimpulan:
1)
Puasa Tasu'a
Pada 9 Muharram.
2)
Puasa Asyura
Pada 10 Muharram.
a.
Keduanya puasa sunah
b.
Sangat dianjurkan
c.
Punya pahala besar
d.
Sunah Rasulullah ﷺ.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



