UNTUNG RUGI ORMAS PUNYA BANYAK ANGGOTA
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Melihat ormas agama
Punya banyak pengikut
Dalam 2 sisi:
1)
Qur’an.
2)
Demokrasi.
Ormas banyak pengikut
1)
Kekuatan.
2)
Ujian dan risiko.
A.
Keuntungan banyak pengikut
Yaitu:
1)
Mudah berbuat kebaikan Bersama
2)
Suara masyarakat lebih terdengar
3)
Pendidikan masyarakat lebih mudah
Penjelasan.
1.
Mudah berbuat kebaikan bersama
1)
Punya banyak anggota.
2)
Kegiatan sosial lebih kuat.
Contoh:
1)
bantu korban bencana;
2)
bangun sekolah;
3)
bantu fakir miskin;
4)
kegiatan pendidikan dan kesehatan;
5)
jaga kerukunan masyarakat.
QS. Al-Ma’idah 5:2
Al-Qur’an perintahkan:
“Dan tolong-menolong kamu dalam
kebajikan dan takwa.”
1)
Banyak jumlah pengikut
2)
Banyak manfaat
3)
Jika dipakai kebaikan.
2.
Suara masyarakat lebih terdengar
1)
Dalam negara demokrasi.
2)
Masyarakat butuh organisasi.
3)
Sampaikan aspirasi.
Ormas dapat sampaikan:
1)
kritik pada pemerintah;
2)
usulan kebijakan;
3)
masalah pendidikan;
4)
masalah ekonomi;
5)
masalah agama;
6)
kepentingan rakyat kecil.
a.
Tapi suara yang kuat
b.
Harus adil dan berdasar fakta.
QS. An-Nisa' 4:135
“Jadilah kamu penegak keadilan.”
1)
Artinya.
a.
Kelompok jumlah besar
b.
Jangan merasa selalu benar.
3.
Pendidikan masyarakat lebih mudah
Ormas besar punya banyak:
1)
guru;
2)
ustaz;
3)
ulama;
4)
sekolah;
5)
pesantren;
6)
lembaga sosial.
a.
Jika dipakai dengan baik.
b.
Maka tingkatkan kualitas masyarakat.
B.
Kerugian banyak pengikut
Untuk kekuatan politik
Yaitu:
1)
Saat pemilu, anggota dianggap hanya “suara”
2)
Tekanan pada anggota
3)
Bahaya terbesar: merasa kelompok
sendiri paling benar
4)
Banyak pengikut juga ujian
Penjelasan.
1.
Ketika PEMILU.
Jumlah anggota sebagai “suara”
1)
Bahaya jika seperti ini:
“Saya punya 1 juta anggota, berarti saya punya 1 juta suara.”
2)
Hal itu tak otomatis benar.
3)
Dalam demokrasi.
Tiap orang punya hak pilih sendiri.
4)
Anggota ormas boleh:
a.
pilih calon A;
b.
pilih calon B;
c.
pilih calon C;
d.
tidak memilih.
5)
Anggotaan organisasi.
6)
Tak sama dengan jumlah suara.
2.
Bisa terjadi tekanan pada anggota
1)
Misalnya:
a.
“Kamu anggota ormas ini.
b.
Wajib memilih calon tertentu.”
2)
Ini berbahaya
Jika berubah jadi tekanan.
3)
Logika
a.
Ormas = tempat berkumpul.
b.
Pemilu = hak pribadi warga negara.
4)
Keduanya tak boleh dicampur.
Secara paksa.
3.
Bahaya terbesar: merasa kelompok
sendiri paling benar
1)
QS. Al-Ma'idah 5:8
a.
“Jangan bencimu pada suatu kaum.
b.
Mendorong kamu tidak adil.”
2)
Ini sangat penting dalam pemilu.
3)
Jangan sampai:
a.
“Dia bukan kelompok saya
b.
Maka dia buruk.”
4)
Itu salah berpikir.
5)
Yang harus dinilai:
a.
Apa programnya?
b.
Bagaimana akhlaknya?
c.
Apakah kompeten?
d.
Apakah jujur?
e.
Apakah mampu menjalankan amanah?
4.
Banyak pengikut juga ujian
1)
Allah berfirman:
“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu itu
cobaan.”
QS. At-Taghabun 64:15
Secara logika.
1)
Punya kekuatan besar.
2)
Tanggung jawab besar.
1)
Ormas kecil:
a.
Pengaruh kecil
b.
Risiko seleweng kecil.
2)
Ormas besar:
a.
Pengaruh besar.
b.
Manfaat besar.
c.
Salah berdampak besar.
3)
Banyak pengikut.
4)
Tak otomatis tanda Allah rida.
5)
Tapi ujian.
5.
Dalam pemilu, apa keuntungan ormas
besar?
Ormas besar dapat:
1)
Beri pendidikan politik
Misalnya ajarkan anggota:
a.
“Pilih berdasar kemampuan, jujur,
program, dan rekam jejak.”
2)
Menjadi pengawas Masyarakat
Mendorong pemilu:
- jujur;
- adil;
- damai;
- tak politik uang;
- tidak sebarkan fitnah.
3)
Menyampaikan aspirasi
Misalnya:
“Pemerintah harus perbaiki pendidikan
dan kesejahteraan guru.”
1)
Ini fungsi positif organisasi
masyarakat.
6.
Kerugian ormas terlalu masuk
politik praktis
Ada beberapa risiko.
1)
Persatuan anggota pecah
Misalnya dalam satu ormas ada:
- anggota A mendukung calon 1;
- anggota B mendukung calon 2.
Kalau pimpinan memaksakan satu
pilihan, anggota bisa bertengkar.
2)
Agama jadikan alat kekuasaan
Ini sangat berbahaya.
Agama seharusnya menjadi pedoman moral
bagi kekuasaan, bukan sekadar alat untuk memperoleh kekuasaan.
3)
Pemimpin ormas tergoda kekuasaan
Makin besar massa.
Makin besar datang:
a.
calon politik;
b.
partai;
c.
pejabat;
d.
pengusaha.
1)
Mereka ingin dapat dukungan
2)
Perlu independen dan transparans.
7.
Bagaimana sikap paling sehat?
Menurut Qur'an dan logika demokrasi:
1)
Ormas boleh punya pengaruh politik.
2)
Jangan matikan politik anggotanya.
1)
Pimpinan boleh berkata:
“Menurut kami calon ini punya program baik.”
2)
Jangan katakan:
“Semua anggota wajib memilih calon ini.”
a.
Yang pertama persuasi.
b.
Yang kedua tekanan.
8.
Prinsip Qur'an sangat penting
1)
Pilih pemimpin
“Tidak ada paksaan dalam agama.”
QS. Al-Baqarah 2:256
2)
Dalam konteks pemilu.
Hormati prinsip bebas memilih.
3)
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanat pada yang berhak menerimanya dan apabila menetapkan hukum
di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.”
QS. An-Nisa' 4:58
Kesimpulan
1)
Banyak pengikut
a.
Bisa berkah
b.
bisa bahaya.
2)
Berkah jika untuk:
a.
pendidikan;
b.
dakwah yang baik;
c.
sosial;
d.
membela keadilan;
e.
awasi pemerintah;
f. jaga persatuan.
3)
Bahaya jika untuk:
a.
paksa anggota memilih;
b.
sebar kebencian;
c.
merasa kelompok sendiri paling benar;
d.
jadikan agama alat kekuasaan;
e.
sebar hoaks;
f. beli atau mobilisasi suara tak sehat.
Rumus
1)
Banyak pengikut + ilmu + keadilan +
amanah = kekuatan kebaikan.
2)
Banyak pengikut + fanatik +
kepentingan kekuasaan = potensi perpecahan.
Dalam demokrasi sehat.
1)
Ormas boleh kuat dan besar.
2)
Tapi anggotanya tetap manusia Merdeka.
3)
Punya akal, hati Nurani.
4)
Punya pilihan politiknya sendiri.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



