Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, April 20, 2025

40372. PERBEDAAN BENDA HARAM DAN PERBUATAN HARAM

 




PERBEDAAN BENDA HARAM DAN PERBUATAN HARAM

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

Al-Quran mengharamkan 2 hal.

Yaitu:

 

1)        Benda haram.

2)        Perbuatan haram.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 173.

 

. نَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tapi barang siapa  terpaksa (memakannya) sedangkan dia tidak ingin dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Keterangan.

Ada 4 benda haram.

 

Yaitu:

 

1)        Bangkai.

2)        Darah.

 

3)        Babi.

4)        Hewan disembelih atas nama selain Allah.

 

Al-Quran surah Al-Anam (surah ke-6) ayat 145.

 

قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Katakan (Muhammad): "Tidak aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan padaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali makanan itu bangkai, darah mengalir atau daging babi -- karena sesungguhnya semua itu kotor -- atau binatang  disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa terpaksa, sedangkan dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3.


حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

 Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

 

Surah Al-Maidah 3.

Ada 10 benda haram.

 

Yaitu:

1)        Bangkai.

2)        Darah.

 

3)        Babi.

4)        Hewan disembelih atas nama selain Allah.

 

5)         Hewan tercekik.

6)        Hewan terpukul.

 

7)        Hewan terjatuh.

8)        Hewan ditanduk .

 

9)        Hewan diterkam.

10)  Hewan disembelih untuk berhala.

 

Surah Al-Baqarah 173.

Ada 4 benda haram.

 

Yaitu:

1)        Bangkai.

2)        Darah.

 

3)        Babi .

4)        Hewan sembelih atas nama selain Allah.

 

Hal itu tak bertentangan.

 

Sebab 10 benda haram.

Perincian dari 4 haram.

 

Termasuk bangkai.

Yaitu:

 

1)        Hewan tercekik.

2)        Hewan terpukul.

 

3)        Hewan terjatuh.

4)        Hewan ditanduk.

5)        Hewan diterkam.

 

Termasuk disembelih atas nama selain Allah.

Yaitu: Hewan untuk berhala.

 

Secara global.

Ada 4 benda haram.

Yaitu:

 

1.        Bangkai (tercekik, terpukul, terjatuh, ditanduk, diterkam).

 

2.        Darah

3.        Babi

 

4.        Disembelih atas nama selain Allah ( untuk berhala).

 

PEBUATAN HARAM

 

Surah Al-Maidah ayat 3.

Mengundi Nasib dengan anak panah.

Hukumnya haram.

 

Tapi busur panah dan anak panah.

Hukumnya boleh.

 

Bendanya boleh.

Tapi perbuatannya haram.

 

Al-Quran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 33.

 

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

 

Katakan (Muhammad): "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan  keji, baik yang tampak atau  tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui".

 

Keterangan.

 

Perbuatan haram.

Yaitu:

 

1)                Perbuatan keji yang tampak.

2)                Perbuatan keji tersembunyi.

 

3)                Perbuatan dosa.

4)                Melanggar hak manusia tanpa alasan benar.

 

5)                Menyekutukan Allah.

6)                Mengadakan sesuatu terhadap Allah apa yang tak diketahui.

 

HUKUMNYA WAYANG.

 

 Bendanya wayang tak haram.

Karena bahan wayang.

 

Tak terbuat dari benda haram.

Wayangnya tak perlu dimusnahkan.

 

 Al-Quran tak mengharamkan:

1)                Gambar.

2)                Patung.

Nabi Sulaiman punya banyak patung.

 

 Al-Quran surah Saba (surah ke-34) ayat 13.

 

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

 

Para jin membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung tinggi dan patung-patung dan piring-piring  (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-Ku yang berterima kasih.

 

Nabi Sulaiman punya istana.

Dengan  dengan hiasan banyak patung.

 

Benda patungnya.

Hukumnya mubah (boleh).

 

Tapi yang haram.

Jika patung itu disembah.

 

 

Yang haram bukan bendanya.

Tapi perbuatannya.

 

  Al-Quran surah Saba (surah ke-34) ayat 13.

 

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَٰذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنْتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ

 

(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata pada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadah kepadanya?"

 

 قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ

 

Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".

 

 قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan nyata".

 

Keterangan.

 

Benda patungnya.

Hukumnya mubah (boleh).

 

Tapi menyembah patung.

Hukumnya haram.

 

     Benda wayang, gamelan, dan pengeras suara.

Semua alat manusia.

Hukumnya mubah (boleh).

 

  Jika wayang, gamelan pengeras suara, dan alat lainnya.

Dipakai untuk syirik.

 

Maka hukumnya haram.

 

Semua alat manusia.

Bersifat netral dan boleh.

 

Tapi perbuatan syirik.

Hukumnya haram.

  

 

(Sumber Tafsir Quran Perkata DR M Hatta).

 

40366. BARCA VS CELTA (4-3)

Saturday, April 19, 2025

40361. PERBUATAN HARAM DILARANG ALQURAN

 





PERBUATAN HARAM YANG DILARANG ALQURAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

Perbuatan haram yang disebut Al-Quran.

Yaitu:

 

1)        Syirik (menyekutukan Allah).

2)        Membunuh tanpa hak.

 

3)        Berzina.

4)        Mencuri.

 

5)        Makan harta anak yatim secara zalim.

6)        Bisnis mengandung riba.

 

7)        Berjudi dan minum khamr.

8)        Gibah (bergunjing).

 

9)        Berdusta dan sumpah palsu.

10)  Durhaka pada orang tua.

 

1.        Syirik (menyekutukan Allah).

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 48.

 

نَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

 

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa besar.

 

2.        Membunuh tanpa hak.

 

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 33.

 


وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ ۖ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا

 

Dan kamu jangan membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi ahli waris itu jangan melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.

 

3.        Orang berzina.

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 32.

 

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

 

Dan kamu jangan mendekati zina; sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.

 

4.        Orang mencuri.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 38.

 

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

 

Laki-laki yang mencuri dan wanita yang mencuri, potong tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

 

5.        Memakan harta anak yatim secara zalim.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 10.

 

نَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

 

Sesungguhnya orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).

 

6.        Riba (bisnis mengandung riba).

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 275.

 


الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

 

7.        Berjudi dan minum khamr (minuman keras)

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 90.

 

ا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhi perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

 

8.        Gibah (bergunjing).

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 12.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

 

Hai orang-orang yang beriman, jauhi kebanyakan prasangka (curiga), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan jangan mencari-cari keburukan orang dan jangan bergunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.

 

 

 

 

9.        Berdusta dan sumpah palsu.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 30.


ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ حُرُمَاتِ اللَّهِ فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ عِنْدَ رَبِّهِ ۗ وَأُحِلَّتْ لَكُمُ الْأَنْعَامُ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ ۖ فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ

 

Demikian (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, kecuali yang diterangkan kepadamu haramnya, maka jauhi olehmu berhala yang najis itu dan jauhi ucapan dusta.

 

 

 

10.   Durhaka kepada orang tua.

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 23.

 


۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

 

Dan Tuhanmu memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali kamu jangan mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan jangan kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka ucapan mulia.

 

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.