Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, June 17, 2025

40975. SURAH RAHMAN DIULANG 31 KALI BAGI MANUSIA DAN JIN

 









SURAH ARRAHMAN DIULANG 31 KALI BAGI MANUSIA DAN JIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

 

Surah Ar-Rahmān (surah ke-55).

 disebut "surah cinta dan keindahan".

 

Gambaran betapa besar rahmat Allah.

Bagi makhluk-Nya.

 

Salah satu ciri khas Surah ini.

Yaitu pengulangan ayat.

 

Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 13.


فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

 

 

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

 

Catatan

 

1)                Ayat ini diulang 31 kali.

2)                Ditujukan pada manusia dan jin.

 

3)                Manusia dan jin diberi akal oleh Allah.

 

4)                Untuk penegasan dan peringatan Keras.

 

5)                Pengulangan adalah gaya bahasa Al-Qur'an tekankan hal sangat penting.

 

6)                Dalam Surah Ar-Rahman.

7)                Allah sebutkan berbagai nikmat dunia dan akhirat.

 

8)                Lalu mengulang ayat ini.

 

9)                Seakan berkata:

 

“Dengan semua nikmat ini.

Apakah kamu masih kufur?!”

 

Dalam retorika Arab.

Pengulangan itu menguatkan pesan.

 

Seperti orang tua .

Mengulang nasihat penting.

Kepada anaknya.

 

Ditujukan kepada Jin dan Manusia

 

Perhatikan bentuk kata: "رَبِّكُمَا" (Rabbikumā).

Berarti Tuhan kamu berdua.

Yaitu manusia dan jain.

 

Seperti ditegaskan di ayat awal.

 

Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 3 dan 15.


خَلَقَ الْإِنْسَانَ

3. Dia Allah menciptakan manusia.

 

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ

15. dan Dia Allah menciptakan jin dari nyala api.

 

Catatan.

 

1)        Ayat ini peringatan bagi 2 makhluk yang diberi akal.

2)        Yaitu manusia dan jin.

 

3)        Keduanya punya beban tanggung jawab.

4)        Layak diingatkan berulang.

 

Mengajak merenung dengan pola indah.

1)        Tiap pengulangan muncul disebut nikmat.

 

2)        Nikmat di dunia.

Berupa air, tumbuhan, matahari, bulan.

 

3)        Nikmat di akhirat.

Berupa surga, bidadari, buah-buahan.

 

Pola pengulangan ini:

 

1)        Membuat pembaca berhenti dan merenung.

 

2)        Menghidupkan emosi syukur dalam hati.

 

3)        Mengajak jin dan manusia.

Tak sombong dan sadar diri.

 

Tafsir Ulama:

 

A.       Imam Qurtubi menjelaskan:

 

Ayat ini diulang untuk tiap jenis nikmat.

Agar manusia dan jin sadar.

 

Bahwa tiap nikmat dari Allah.

Bukan hasil usaha sendiri.

 

B.       Ibnu Kasir menyebut:

 

Ayat ini diulang.

Tekanan keras pada 2 makhluk.

 

Yang sering lupa dan ingkar nikmat.

Padahal mereka hidup di dalamnya.

 

Kesimpulan:

 

1)        Ayat diulang 31 kali.

2)        Gaya bahasa menekankan peringatan.

 

3)        Dituju pada "kuma".

Yaitu jin dan manusia.

 

4)        Muncul setelah setiap nikmat.

5)        Agar kita merenung dan bersyukur.

 

6)        Berfungsi sindiran dan ajakan.

7)        Jangan ingkari rahmat Allah

 

 

Surah Ar-Rahman.

Dialog kasih Allah yang penuh indah.

 

Tapi juga peringatan serius.

Mengajak manusia dan jin.

 

Berpikir dan merenung.

 

 

“Apakah kamu tidak sadar.

Banyak nikmat yang kamu abaikan.

Banyak didustakan?”

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

 

40974. SETAN IBLIS MENGGODA MANUSIA HINGGA KIAMAT

 





SETAN IBLIS MENGGODA MANUSIA HINGGA KIAMAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Perbedaan:

1)        Setan (الشيطان)

2)        Iblis" (إبليس)

 

Dalam Al-Quran.

Setan dan iblis terkit erat.

Tapi tak identik.

 

A.       Nama: Iblīs (إبليس)

 

1)        Iblis disebut 11 kali.

2)        Iblis makhluk golongan jin.

3)        Bukan malaikat.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 50.


وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ ۗ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ ۚ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا

 

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka mereka sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunannya sebagai pemimpin selain dari-Ku, sedangkan mereka adalah musuhmu? Amat buruk iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang zalim.

 

Catatan

Ciri-ciri Iblis:

 

1)        Berdosa besar    

2)        Menolak perintah Allah.

 

3)        Menolak sujud pada Nabi Adam.

4)        Punya sifat sombong.

 

5)        Membangkang.

6)        Terkutuk.

 

7)        Dijauhkan dari rahmat Allah.

8)        Menyesatkan manusia sampai hari kiamat

 

9)        Masih hidup hingga sekarang.

10)  Akan mati menjelang kiamat

 

Al-Quran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 14.


قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

 

Iblis menjawab: "Ya Tuhan, beri tangguh saya sampai waktu mereka dibangkitkan".

 

B.       SETĀN: SIFAT, BUKAN NAMA

 

"Setan" (الشَّيْطَان)

Berasal dari kata “syathana”.

Artinya: “jauh dari kebenaran”.

 

Setan adalah sifat.

Bukan nama makhluk spesifik.

Setan bisa dari jin dan manusia.

 

Ciri-ciri Setan:

 

1)        Sifat makhluk membangkang.

2)        Sifat menyesatkan dan menjerumuskan.

 

3)        Perbuatan menggoda ke arah maksiat hasil kerja "setan"

 

Setan disebut dalam:

 

1)        QS. Al-Baqarah: 34.

2)        QS Al-Kahfi: 50   

3)        QS. An-Nas: 6.

4)        QS Al-An'am: 112

 

Cara menghadapi setan dan iblis.

 

1)        Lindungi diri dengan zikir dan doa.

2)        Teguhkan iman.

3)        Tak ikut bisikan jahat.

 

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 99.


إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

 

Sesungguhnya setan tidak ada kekuasaannya atas orang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya.

 

Al-Quran nsurah Al-An‘am (surah ke-6) ayat 112.


وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ

 

Dan demikian Kami jadikan bagi tiap nabi itu musuh, yaitu setan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian lain ucapan indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkan mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

 

Ciri-ciri Setan:

 

1)        Setan bisa dari jin dan manusia.

2)        Setan musuh manusia, penggoda, pembisik.

3)        Iblis yaitu pemimpin setan.

 

4)        Cara kerja setan bisikan tipu daya.

5)        Bisikan was-was.

 

Al-Quuran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 16-17.


قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

 

16. Iblis menjawab: "Karena Engkau menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.

 

 

ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

 

17. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

 

C.       Strategi Setan:

 

1)        Membuat kejahatan tampak indah (QS. Al-Anfal:48)

 

2)        Memberi janji palsu (QS. Ibrahim:22)

 

3)        Menggoda lewat bisikan hati (QS. An-Nas:4-5)

 

4)        Menanam permusuhan & kebencian (QS. Al-Ma’idah:91)

 

 

D.       Cara menghindari setan

 

Surah An-Nahl (16:98)

 

"Apabila kamu membaca Al-Qur’an, mohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."

 

Cara Menghindari:

 

1)        Zikir dan doa (QS. Al-A’raf:200)

2)        Bersahabat dengan orang saleh.

 

3)        Menjauhi maksiat dan syubhat.

 

4)        Mohon perlindungan: “A‘ūdzu billāhi minasy-syaitānir-rajīm”.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.