Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, June 19, 2025

40994. IMAN DAN TAKWA KUNCI NEGERI BERKAH

 



 

IMAN DAN TAKWA KUNCI NEGERI BERKAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Al-A‘raf (surah ke-7) ayat 96.


وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

 

Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka sebab perbuatannya.

 

Catatan.

1)        Allah menjelaskan kunci berkah sebuah negeri.

 

2)        Pada iman dan takwa para penduduknya.

3)         Bukan pada kekayaan alam.

 

4)        Bukan canggihnya teknologi.

5)        Tapi pada iman dan takwa warganya.

 

Jika penduduk suatu negeri:

 

1)        Beriman:

 

Yakin pada Allah.

Patuh pada ajaran Allah.

 

2)        Bertakwa:

 

Takut pada Allah.

Menjalankan perintah Allah.

Menjauhi larangan Allah,

 

Allah janjikan dibuka:

 

1)        Berkah dari langit.

2)        Berkah dari bumi.

 

Apa berkah itu?

Yaitu:

1)        Kebaikan yang terus bertambah.

2)        Rezeki relatifn sedikit, tapi cukup.

 

3)        Harta relatif kecil, tapi manfaat.

4)        Hidup sederhana,  tapi damai.

 

Tapi jika warga kufur dan maksiat.

Ayat ini mengingatkan:

 

"...Tapi mereka mendustakan, maka Kami siksa mereka karena dosa mereka."

 

Jika negeri dipenuhi:

 

1)        Kebohongan

2)        Riba

 

3)        Korupsi

4)        Zina dianggap hiburan

 

5)        Ibadah ditinggalkan.

6)        Maksiat bebas.

 

Maka yang turun:

 

1)        Bukan berkah.

2)        Tapi krisis.

 

3)        Bencana.

4)        Keresahan.

 

Pelajaran.

1)        Tak hanya kejar kemajuan materi.

2)        Tapi kejar juga berkah dari Allah.

 

Iman dan takwa.

 

1)        Tak hanya untuk individu.

2)        Harus jadi budaya bersama.

 

3)        Mulai dari diri sendiri.

4)        Salat tepat waktu.

 

5)        Jujur dalam kerja.

6)        Menjaga lisan.

 

7)        Mendidik keluarga dalam nilai Islam.

8)        Amar makruf dan nahi mungkar.

 

Penutup:

 

Semoga kita jadi bangsa.

Yang beriman dan bertakwa.

 

Agar dilimpahi berkah dari langit dan bumi.

 

Hujan yang cukup, tanaman subur, rezeki melimpah, hidup aman dan tenteram.

 

Bukan sekadar kekayaan.

Tapi juga berkah.

Manfaat besar di dunia dan akhirat.

 

Tafsir Ulama:

 

 Tafsir Ibnu Kasir:

 

Jika benar beriman dan bertakwa.

Maka turun berkah langit dan bumi.

 

Berupa hujan, subur, dan rezeki.

Tetapi mereka mendustakan para rasul.

 

Maka mereka ditimpa musibah.

 

Tafsir Al-Muyassar:

 

Jika penduduk negeri tunduk pada Allah dan menjauhi larangan-Nya.

 

Maka Allah berikan mereka.

Kebaikan dari segala arah.

 

Tetapi karena kufur dan zalim.

Mereka dihukum yang sesuai.

 

Relevansi sekarang:

 

Jika warga ingin berkah ekonomi, sosial, dan alam.

Maka syaratnya iman dan takwa.

 

Ayat ini bantah anggapan.

Bahwa agama hanya untuk akhirat.

 

 Allah janjikan berkah dunia.

Bagi orang beriman dan bertakwa.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

 

40993. ALLAH PUJI ORANG BERIMAN DAN AMAL SALEH

 









ALLAH PUJI ORANG BERIMAN DAN BERAMAL SALEH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Al-Bayyinah (surah ke-98) ayat 7.


إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu sebaik-baik makhluk.

 

Catatan.

 

1)        Ayat ini memberi kabar gembira.

2)         Orang punya iman dalam hati.

 

3)        Berbuat baik dengan anggota tubuhnya.

4)        Allah angkat derajatnya.

 

5)        Tak sekadar manusia terbaik.

6)        Tapi makhluk terbaik dari seluruh ciptaan Allah.

 

7)        Iman = keyakinan dalam hati.

 

8)        Amal saleh = perbuatan nyata.

Berupa salat, sedekah, jujur, menolong orang, dan lainnya.

 

Orang beriman.

Tak cukup hanya percaya dalam hati.

Tapi harus dibuktikan dalam hidup nyata.

 

Manusia bisa jadi terbaik di sisi Allah.

Tanpa harus kaya, tak terkenal, tak  berpangkat.

Allah tak menyebut "orang beriman saja".

Tapi "beriman dan beramal saleh".

 

Iman tanpa amal, ibarat pohon tanpa buah.

Amal tanpa iman, ibarat bangunan tanpa fondasi.

 

Perbedaan

1)                Terbaik.

2)                Sebaik-baik makhluk.

 

Pada konteks Al-Qur'an QS (98:7).

 

1. "Terbaik" (الأفضل / the best)

 

Secara umum.

“Terbaik” bisa berarti:

 

1)        Unggul dibanding lain dalam bidang tertentu.

2)        Penilaian relatif dan kontekstual.

3)        Bisa berubah tergantung situasi atau kategori.

 

Contoh:

 

1)        Terbaik dalam amal.

2)        Terbaik dalam akhlak.

3)        Terbaik di antara kaumnya.

 

Tak selalu mencakup semua sisi kebaikan.

Bisa dipakai konteks manusia menilai.

 

2. "Sebaik-baik Makhluk" (خَيْرُ الْبَرِيَّةِ)

 

1)        Frasa khusus Al-Qur’an QS (98:7).

 

2)        "Khairul Bariyyah" = makhluk terbaik dari seluruh ciptaan Allah.

 

Mencakup:

 

1)        Malaikat

2)        Jin

 

3)        Manusia

4)        Hewan

5)        Semua makhluk lainnya

 

Jadi, ini adalah penilaian absolut dari Allah.

Bukan relatif.

 

Contoh.

 

1)        Dia pemuda terbaik di kampungnya.

 

2)        Orang beriman dan beramal saleh adalah sebaik-baik makhluk.

 

Kesimpulan:

 

"Sebaik-baik makhluk" (khairul bariyyah).

Pujian tertinggi dari Allah.

 

Kepada orang beriman dan beramal saleh.

Melebihi label "terbaik".

Dalam kategori tertentu.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

40992. ORANG BERIMAN DAN AMAL SALEH MAKHLUK TERBAIK

 









ORANG BERIMAN DAN BERAMAL SALEH MAKHLUK TERBAIK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Al-Bayyinah (surah ke-98) ayat 7.


إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu sebaik-baik makhluk.

 

Catatan.

 

1)        Ayat ini memberi kabar gembira.

2)         Orang punya iman dalam hati.

 

3)        Berbuat baik dengan anggota tubuhnya.

4)        Allah angkat derajatnya.

 

5)        Tak sekadar manusia terbaik.

6)        Tapi makhluk terbaik dari seluruh ciptaan Allah.

 

7)        Iman = keyakinan dalam hati.

 

8)        Amal saleh = perbuatan nyata.

Berupa salat, sedekah, jujur, menolong orang, dan lainnya.

 

Orang beriman.

Tak cukup hanya percaya dalam hati.

Tapi harus dibuktikan dalam hidup nyata.

 

Manusia bisa jadi terbaik di sisi Allah.

Tanpa harus kaya, tak terkenal, tak  berpangkat.

Allah tak menyebut "orang beriman saja".

Tapi "beriman dan beramal saleh".

 

Iman tanpa amal, ibarat pohon tanpa buah.

Amal tanpa iman, ibarat bangunan tanpa fondasi.

 

Perbedaan

1)                Terbaik.

2)                Sebaik-baik makhluk.

 

Pada konteks Al-Qur'an QS (98:7).

 

1. "Terbaik" (الأفضل / the best)

 

Secara umum.

“Terbaik” bisa berarti:

 

1)        Unggul dibanding lain dalam bidang tertentu.

2)        Penilaian relatif dan kontekstual.

3)        Bisa berubah tergantung situasi atau kategori.

 

Contoh:

 

1)        Terbaik dalam amal.

2)        Terbaik dalam akhlak.

3)        Terbaik di antara kaumnya.

 

Tak selalu mencakup semua sisi kebaikan.

Bisa dipakai konteks manusia menilai.

 

2. "Sebaik-baik Makhluk" (خَيْرُ الْبَرِيَّةِ)

 

1)        Frasa khusus Al-Qur’an QS (98:7).

 

2)        "Khairul Bariyyah" = makhluk terbaik dari seluruh ciptaan Allah.

 

Mencakup:

 

1)        Malaikat

2)        Jin

 

3)        Manusia

4)        Hewan

5)        Semua makhluk lainnya

 

Jadi, ini adalah penilaian absolut dari Allah.

Bukan relatif.

 

Contoh.

 

1)        Dia pemuda terbaik di kampungnya.

 

2)        Orang beriman dan beramal saleh adalah sebaik-baik makhluk.

 

Kesimpulan:

 

"Sebaik-baik makhluk" (khairul bariyyah).

Pujian tertinggi dari Allah.

 

Kepada orang beriman dan beramal saleh.

Melebihi label "terbaik".

Dalam kategori tertentu.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.