Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, June 1, 2026

55634. KENAPA QURAN SUKA PAKAI PERUMPAMAAN







KENAPA ALQURAN SUKA PAKAI PERUMPAMAAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kenapa Al-Qur'an

Sering pakai:

 

1)        Perumpamaan

2)        Pemisalan

3)        Amsāl?

 

Jawaban.

 

1)        Memudahkan pemahaman.

2)        Membuat orang berpikir.

 

3)        Mudah diingat

 

4)        Menyentuh berbagai tingkat pendidikan

 

5)        Menunjukkan kebenaran dengan cara yang jelas.

 

Penjelasan.

 

A.       Memudahkan pemahaman.

 

1)        Perumpamaan

 

a.        Buat pesan yang sulit

b.        Jadi mudah dipahami dan diingat.

 

QS. Al-Hasyr (59:21)

 

لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

 

Jika Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah sebab takut kepada Allah. Dan perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.

 

Catatan.

 

1)        "Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia

 

2)        Agar mereka berpikir."

 

Perumpamaan iman

Seperti pohon yang baik

 

QS. Ibrahim (14:24-25)

Surat Ibrahim Ayat 24

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ

 

24. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,

 

تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

 

25. pohon itu memberikan buahnya pada tiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

 

Catatan.

 

1)        "Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan

2)        Kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit."

 

Catatan.

1)        Menurut banyak mufasir.

 

2)        “Kalimat yang baik" mencakup iman dan tauhid.

 

3)        Pohon kuat lambang iman kokoh.

4)        Bermanfaat,

5)        Hasilkan kebaikan terus-menerus.

 

Perumpamaan kafir atau batil yang rapuh

 

QS. Ibrahim (14:26)

 

وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ

 

26. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.

 

Catatan.

 

1)        "Dan perumpamaan kalimat yang buruk

2)        Seperti pohon yang buruk

 

3)        Yang telah dicabut dari permukaan bumi;

4)        Tak dapat tetap tegak sedikit pun."

 

Perumpamaan sangat terkenal

 

QS. Al-Ankabut (29:41)

 

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

 

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.

 

Catatan.

 

1)        "Perumpamaan orang mengambil pelindung selain Allah

 

2)        Seperti laba-laba membuat rumah.

 

3)        Dan sesungguhnya rumah paling lemah adalah rumah laba-laba."

 

 

Ayat ini gambarkan

 

a.        Sandaran hidup

b.        Selain Allah

 

c.        Akhirnya rapuh

d.        Tak beri aman sejati.

 

Jadi:

 

1)        Iman/tauhid

a.        Seperti pohon kuat

b.        QS. Ibrahim 24–25.

 

2)        Kekafiran/kebatilan

a.        Seperti pohon tercabut

b.        QS. Ibrahim 26.

 

3)        Sandaran selain Allah

a.        Seperti rumah laba-laba yang lemah

b.        QS. Al-Ankabut 41.

 

Memudahkan pemahaman

 

1)        Hal abstrak

 

a.        Dijelaskan contoh dekat

b.        Dalam hidup sehari-hari.

 

2)        Misalnya

 

a.        Iman ibarat pohon kuat.

b.        Kafir ibarat bangunan rapuh.

 

B.       Membuat orang berpikir

 

1)        Perumpamaan

 

a.        Ajak orang merenung.

b.        Tak hanya menghafal.

 

2)        Orang berpikir

3)        Mudah paham hikmah di balik ayat.

 

 

C.       Mudah diingat

 

1)        Kisah dan Gambaran

 

a.        Mudah melekat dalam ingatan

b.        Daripada penjelasan panjang.

 

D.       Menyentuh berbagai tingkat Pendidikan

 

1)        Orang awam

Paham makna dasarnya.

 

2)        Orang berilmu

Bisa gali makna lebih dalam.

 

E.       Menunjukkan kebenaran dengan cara yang jelas

QS Al-Baqarah (2:261)

 

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

 

Perumpamaan (infak dikeluarkan oleh) orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah serupa dengan 1 butir benih menumbuhkan 7 bulir, pada tiap-tiap bulir 100 biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

 

Catatan.

 

1)        Orang bersedekah

2)        Ibarat benih hasilkan 7 bulir.

 

a.        Gambaran bahwa kebaikan

 

b.        Bisa berkembang berlipat ganda.

 

Dalam logika modern

 

1)        Guru, dosen, ilmuwan, dan pelatih

 

a.         Sering pakai analogi

b.         Atau perumpamaan.

 

Misalnya:

 

1)        Otak

Ibarat komputer.

 

2)        Arus Listrik

Ibarat aliran air.

 

3)        Kehidupan

Ibarat perjalanan.

 

 

Perumpamaan

 

1)        Membantu manusia

 

a.        Pahami hal rumit

b.        Lewat hal sudah dikenal.

 

Kesimpulan:

 

Al-Qur'an sering pakai perumpamaan

Karena:

1)        Manusia lebih mudah

 

a.         Paham.

b.        Mengingat.

c.        Ambil pelajaran

 

1)        Dari contoh yang dekat

2)        Dalam hidup sehari-hari.

 

Dengan perumpamaan.

 

1)        Pesan Allah

2)        Jadi lebih jelas

 

3)        Lebih membekas

4)        Dalam hati.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 


55633. AL-ANAM 151 TAK BUNUH ANAK SEBAB TAKUT MISKIN

 






AL-ANAM 151 TAK BUNUH ANAK SEBAB TAKUT MISKIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Quran

1)        Jangan membunuh anak

2)        Karena takut miskin.

 

Terdapat dalam

 

1)        QS Al-An'am (6:151)

2)        QS Al-Isra (17:31).

 

QS Al-An'am (6:151)

 

۞ قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

 

Katakan: "Mari kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: jangan kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan jangan kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan jangan kamu mendekati perbuatan keji, baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan jangan kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).

 

Catatan.

 

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

 

Dan jangan kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin

 

Tafsir Perkata

 

1.        وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ

 

1)                Wa laa = dan jangan

2)                taqtuluu = kalian membunuh

3)                awlaadakum = anak-anak kalian

 

2.        مِنْ إِمْلَاقٍ

 

1)          min = karena

2)          imlaaq = miskin, kurang harta

 

3.        نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

1)        nahnu = Kami (Allah)

 

2)        narzuqukum = memberi rezeki pada kalian

 

3)        wa iyyaahum = dan pada mereka (anak-anak kalian)

 

Maknanya

 

1)        Allah melarang orang tua

 

a.        Membunuh anak.

b.        Menelantarkan anak

 

2)        Karena takut tak mampu beri

 

a.         Makan.

b.        Pendidikan.

c.        Biaya hidup.

 

3)        Pada zaman Arab jahiliah.

 

a.        Sebagian orang

b.        Mengubur anak hidup-hidup

c.        Sebab takut miskin atau malu.

 

Allah ingatkan

 

1)        Rezeki dari Allah.

2)        Orang tua wajib berusaha.

 

3)        Tak boleh anggap

 

4)        Hadirnya anak.

5)        Jadi alasan berbuat zalim.

 

Logika Modern

 

1.        Anak tak hanya beban

Tapi juga potensi

 

1)        Banyak orang lahir dari keluarga sederhana

 

2)         Jadi ilmuwan, pengusaha, guru, pemimpin

 

3)        Pekerja yang bermanfaat.

 

2.        Ketakutan sering lebih besar daripada kenyataan

 

1)        Manusia khawatir masa depan yang belum terjadi.

 

2)        Dengan rencana, kerja keras, dan dukungan Masyarakat.

 

3)        Banyak keluarga mampu membesarkan anak dengan baik.

 

3.        Nilai manusia tak diukur dari kekayaan

 

1)        Tiap anak punya hak

a.        Hidup.

b.        Pendidikan.

c.        Kesempatan berkembang.

 

4.        Masyarakat hargai anak punya masa depan

 

1)        Anak-anak adalah generasi penerus

2)        Bangun keluarga, warga dan negara.

o     

Pesan Utama

Menurut Al-Qur'an

 

1)        Miskin

Bukan alasan hilangkan hak hidup anak.

 

Menurut logika modern.

 

1)        Tiap anak punya  potensi

2)        Tak dapat diprediksi

 

3)        Perlu:

 

a.         Usaha.

b.        Pendidikan.

c.        Pengelolaan hidup yang baik.

 

4)        Tak korbankan anak

5)        Sebab takut masa depan.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

Sunday, May 31, 2026