ISLAM TIDAK DISEBARKAN DENGAN PEDANG
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

Beberapa orang non-muslim bertanya,”Bagaimana Islam disebut agama
perdamaian, jika Islam disebarkan dengan pedang? Bagaimana Islam bisa dikatakan
agama damai, padahal Islam disiarkan dengan kekerasan? Dr. Zakir Naik menjelaskannya.
1. Memang beberapa orang non-Islam
menganggap bahwa agama Islam tidak akan cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia
seperti saat ini apabila agama Islam tidak disebarkan dengan kekerasan.
2. Beberapa hal berikut akan menjelaskan bahwa
agama Islam tidak disebarkan dengan pedang, Islam tidak disiarkan dengan
kekerasan, tetapi agama Islam disebarkan dengan kebenaran, dengan alasan yang
masuk akal, dan logika yang baik, yang menjadi media penyebaran Islam di
seluruh penjuru dunia.
3. Penjelasan ke-1.
a. Islam artinya “perdamaian”. Islam berasal
dari akar kata “salam”, yang berarti “selamat”. Kata tersebut juga bisa berarti
“Mendoakan keselamatan dan kesejahteraan untuk yang mengucapkan salam maupun
penerima salam”.
b. Oleh sebab itu, Islam disebut sebagai “agama
perdamaian” yang diperoleh dari pengharapan selamat dan sejahtera seseorang
untuk diri sendiri dan orang lain kepada Allah Yang Maha Pencipta.
4. Penjelasan ke-2.
a. Kadang kala kekerasan perlu digunakan
untuk mempertahankan kedamaian, karena tidak semua manusia yang hidup di bumi senang
mempertahankan perdamaian dan kerukunan. Banyak di antara mereka yang
mengacaukan kedamaian untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka.
b. Terkadang kekerasan harus dilakukan guna
mempertahankan perdamaian. Untuk alasan inilah, Islam mempunyai kebijakan dalam
menggunakan kekerasan terhadap pelaku kriminal dan unsur anti sosial untuk
mempertahankan perdamaian.
c. Islam memiliki tujuan memajukan
perdamaian dunia, dan pada waktu yang sama, Islam juga memperingatkan
pengikutnya untuk melawan apabila terjadi penindasan.
d. Dalam Islam, kekerasan hanya boleh
digunakan untuk menjaga perdamaian, kebenaran, dan keadilan.
5. Penjelasan ke-3.
a. Sejarawan De Lacy O’Leary berpendapat
yang netral terhadap kesalahpahaman yang menyatakan bahwa Islam disebarkan dengan
kekerasan dalam bukunya “Islam at the Cross Road”.
b. Pada halaman 8 dia menulis, “Sejarah
telah menceritakan dengan gamblang bahwa cerita tentang umat Islam yang menyapu
bersih seluruh dunia menggunakan kekerasan dan memaksa penduduk negara yang
ditaklukkan untuk menganut Islam adalah mitos paling absurd yang pernah diulang-ulang
oleh sejarawan.”
c. Mitos ialah cerita karangan yang
dibuat-buat secara berlebihan dan absurd adalah sesuatu hal yang tidak masuk
akal, sesuatu yang mustahil.
6. Penjelesan ke-4.
a. Umat Islam menguasai Spanyol selama 800
tahun, dan selama umat Islam berkuasa di Spanyol sekitar 800 tahun tidak pernah
memaksa orang non-Islam di Spanyol untuk menganut agama Islam dengan paksaan
atau dengan kekerasan.
b. Kemudian, tentara Salib Kriten datang ke
Spanyol yang menyapu habis semua umat Islam.
c. Pada saat itu, bahkan tidak ada seorang Islam
pun di Spanyol yang dapat bebas mengumandangkan azan.
d. Azan ialah seruan untuk beribadah salat
bagi umat Islam.
7. Penjelasan ke-5.
a. Penduduk Jazirah Arab sekitar 14 juta
jiwa masih beragama Kristen Koptik, padahal umat Islam menjadi penguasa Arab
selama 1.400 tahun. Dalam beberapa tahun bangsa Inggris menguasai Arab, dan dalam
beberapa tahun bangsa Perancis menguasai Arab.
b. Secara keseluruhan, umat Islam menguasai jazirah
Arab selama 1.400 tahun. Sampai hari ini, terdapat 14 juta orang Arab yang
beragama Kristen Koptik, mereka menganut agama Kristen sejak beberapa generasi
sebelumnya.
c. Jika agama Islam disebarkan dengan pedang
atau menggunakan kekerasan, maka tidak akan ada seorang pun bangsa Arab yang beragama
Kristen.
d. Kenyataanya sampai sekarang masih ada
orang Arab yang beragama selain Islam, hal ini berarti menunjukkan bahwa tidak ada
paksaan untuk memeluk agama Islam.
8. Penjelasan ke-6.
a. Lebih dari 80 persen penduduk India
adalah non-Islam, padahal umat Islam pernah
menguasai India selama ribuan tahun. Jika umat Islam ingin memaksa, maka mereka
dapat menggunakan kekuasaan untuk mengganti agama mereka, sehingga semua orang non-Islam
di India sudah memeluk Islam.
b. Saat ini lebih dari 80 persen populasi
India adalah non-Islam. Semua penduduk non-Islam India menjadi saksi hingga
saat ini bahwa agama Islam tidak disebarkan dengan pedang, dan Islam tidak disebarkan dengan kekerasan.
9. Penjelasan ke-6.
a. Indonesia dan Malaysia adalah dua negara
yang memiliki jumlah umat Islam terbesar di dunia. Mayoritas penduduk Indonesia
dan Malaysia adalah beragama Islam.
b. Tentara Islam manakah yang pernah pergi
ke Indonesia dan Malaysia untuk menyebarkan Islam dengan kekerasan dan
paksaan?” jawabnya,”Tidak ada tentara mana pun, artinya tidak ada siapa pun
yang menyebarkan Islam dengan kekerasan”.
10. Penjelasan ke-7.
a. Agama Islam telah menyebar dengan cepat
di Pantai Timur Afrika. Jika agama Islam
disebarkan dengan pedang, maka tentara Islam manakah yang pergi ke Pantai Timur
Afrika?
11. Penjelasan ke-8.
a. Al-Quran mengajarkan kepada umat Islam bahwa
tidak ada paksaan dalam beragama.
b. Allah berfirman dalam Al-Quran surah
Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 256.
لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ
مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ
بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah
jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada “thaghut”
dan beriman kepada Allah, Sesungguhnya dia telah berpegang kepada “tali” yang
amat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
12. Penjelasan ke-9.
a. Agama Islam disebarkan menggunakan “pedang
Intelektual”, karena hanya “pedang intelektual” dan rasional logis dan sehat yang
mampu menguasai hati dan pikiran manusia pada zaman sekarang ini.
b. Al-Quran surah An-Nahl (surah ke16) ayat
125.
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ
وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ
هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
“Serulah manusia kepada jalan
Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara
yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang tersesat dari
jalan-Nya. Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”
13. Penjelasan ke-10.
a. Data pertumbuhan agama dunia dari tahun
1934-1984 menurut sebuah artikel dalam “Reader’s Digest Almanac”, buku tahunan
pada tahun 1986 menunjukkan statistik pertumbuhan prosentase agama mayoritas di
dunia dalam separuh abad mulai tahun 1934 sampai tahun 1984.
b. Artikel ini juga muncul dalam majalah
“The Plain Truth” yang menjelaskan bahwa puncak pertumbuhan agama tertinggi adalah
Islam dengan pertumbuhan sebanyak 235%, dan Kristen hanya bertumbuh 47%.
c. Perlu dipertanyakan, perang manakah yang
terjadi dalam satu abad yang mampu “mengubah agama” jutaan orang non-Islam menjadi
Islam?
14. Penjelasan ke-11.
a. Islam adalah agama dengan pertumbuhan
tercepat di Amerika dan Eropa. Sekarang ini, agama dengan pertumbuhan tercepat
di Amerika adalah Islam. Agama yang berkembang pesat di Eropa adalah Islam.
b. “Pedang”
manakah yang memaksa masyarakat Amerika dan Eropa untuk menerima Islam dalam
jumlah yang sangat besar?
c. Siapakah yang mampu melakukan “kekerasan”
terhadap mereka?
d. Siapakah yang “memaksa” mereka, sehingga mereka memeluk agama Islam?
15. Kesimpulannya.
a. Terbukti bahwa agama Islam tidak
disebarkan dengan pedang.
b. Agama Islam tidak dissiarkan dengan
kekerasan.
c. Sejarah membuktikan bahwa agama Islam tidak disiarkan ke seluruh
penjuru dunia dengan paksaan.
d. Tetapi, Islam disebarkan dengan
kebenaran, dengan alasan yang masuk akal, dan logika yang benar, itulah yang
menjadi media penyebaran Islam ke seluruh penjuru dunia.
Daftar Pustaka.
1. Naik, Zakir Abdul Karim. “Answer to
non-muslim common question about Islam”. Jawaban Berbagai Pertanyaan Mengenai
Islam.
2. Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah
dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.
3. Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan
Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
4. Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan
Al-Quran.
5. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital
Qur’an Ver 3.2
6. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment