QURAN
FIRMAN ALLAH TAPI TAFSIR HASIL MANUSIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Penting
bedakan.
1)
Al-Qur'an
Yaitu firman Allah.
2)
Tafsir Al-Qur'an
a.
Hasil pemahaman manusia
b.
Pada firman Allah.
3)
Manusia punya sifat terbatas.
Maka Tafsir Quran
a.
Bisa benar.
b.
Bisa keliru.
c.
Bisa perlu diperbaiki.
A. Bedakan
firman Allah dan tafsir manusia
A.
Al-Qur'an adalah firman Allah
QS.
At-Taubah (9:6)
وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ
مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْلَمُونَ
Dan jika seorang di antara orang musyrik itu meminta
perlindungan padamu, maka lindungi dia supaya ia sempat mendengar firman Allah,
kemudian antarkan dia ke tempat aman baginya. Demikian sebab mereka kaum yang
tidak mengetahui.
Catatan.
1)
“Dan jika ada di antara kaum musyrik meminta perlindungan kepadamu.
2)
Maka lindungi dia
3)
Supaya dia sempat mendengar firman Allah.”
a.
Ayat itu sebut Al-Qur'an.
b.
Sebagai firman Allah.
B.
Tafsir adalah usaha manusia memahami firman Allah
1)
Ulama jelaskan
Maksud suatu ayat.
2)
Penjelasan itu
Disebut tafsir.
3)
Ulama pakai
a.
Bahasa Arab.
b.
Hubungan antar-ayat.
c.
Hadis.
d.
Sejarah turunnya ayat.
e.
Ilmu lainnya.
4)
Tapi ulama tetap manusia.
a.
Pemahaman manusia
b.
Tak otomatis jadi firman Allah.
B. Mengapa
tafsir bisa benar atau salah?
Beberapa
penyebab:
Yaitu:
1)
Bahasa.
2)
Konteks.
3)
Ilmu terbatas.
4)
Beda penalaran.
5)
Pengaruh kepenatingan.
Penjelasan.
1.
Bahasa:
a.
Hanya 1 kata Arab
b.
Terkadang punya beberapa makna.
2.
Konteks:
a.
Ayat harus dipahami
b.
Hubungan ayat sebelum dan sesudahnya.
3.
Pengetahuan terbatas:
a.
Manusia tak tahu segala sesuatu.
b.
Ilmu manusia terbatas.
4.
Perbedaan penalaran:
a.
Ada 2 ulama
b.
Bisa memahami 1 ayat
c.
Dengan beda cara.
5.
Pengaruh kepentingan:
a.
Orang bisa keliru
b.
Paksakan pendapat
c.
Kepentingan kelompoknya
d.
Dalam suatu ayat.
1)
Nama besar penafsir.
2)
Tak jamin tiap pendapatnya
3)
Pasti benar.
C. Apa
petunjuk Al-Qur'an agar kita berpikir kritis?
QS.
Muhammad (47:24)
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ
عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran atau hati
mereka terkunci?
Catatan.
1)
“Apakah mereka tidak memperhatikan
Al-Qur'an.
2)
Atau hati mereka terkunci?”
a.
Ayat ini dorong manusia
b.
Perhatikan dan pikirkan Al-Qur'an.
c.
Tak sekadar menerima sesuatu
d.
Tanpa pemahaman.
QS.
Al-Isra' (17:36)
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ
عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ
مَسْئُولًا
Dan jangan kamu
mengikuti apa yang kamu tidak punya pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya
pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan diminta tanggung jawab.
Catatan.
1)
“Dan jangan kamu mengikuti sesuatu yang
tidak kamu ketahui.”
Artinya.
1)
Kita harus berhati-hati
2)
Sebelum sebut suatu pendapat
3)
Sebagai kebenaran.
D. Contoh
1)
Penceramah katakan
2)
Ajaran Al-Qur'an
3)
Hanya cukup rajin ibadah ritual.
a.
Kita cek pendapat itu.
b.
Dengan ayat lain.
QS.
An-Nisa' (4:36)
۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ
شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ
وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ
بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا
يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan
sesuatupun. Dan berbuat baik kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak
yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, dan teman sejawat, ibnu
sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang sombong dan
membanggakan diri,
Catatan.
1)
Allah memerintahkan manusia menyembah-Nya
2)
Berbuat baik pada orang tua, kerabat, anak
yatim, orang miskin, tetangga, dan orang lain
Kesimpulan
ajaran Al-Qur'an.
1)
Hanya terkait ritual.
2)
Tak sesuai seluruh petunjuk Al-Qur'an.
a.
Ibadah pada Allah
b.
Harus jalan bersama tanggung jawab.
c.
Terhadap sesama manusia.
E. Bagaimana
menyikapi beda tafsir?
Pegang
beberapa prinsip:
1.
Hormati Al-Qur'an
Sebagai
firman Allah.
2.
Pelajari tafsir
Perhatikan
bahasa, konteks, hadis relevan, dan ayat
lain.
3.
Jangan anggap tiap pendapat ulama pasti
benar.
Hanya
karena tokoh terkenal.
4.
Jangan menolak tafsir ulama.
Hanya
beda pendapat pribadi kita.
5.
Periksa alasan dan bukti
Sebelum
ambil kesimpulan.
6.
Terapkan ajaran Al-Qur'an
a.
Hasilkan adil, jujur, kasih sayang, dan
maslahat.
b.
Tak jadikan manfaat terlihat
c.
Satu-satunya
ukuran kebenaran.
Kesimpulan
1)
Al-Qur'an
Yaitu firman Allah.
2)
Tafsir
Pemahaman manusia pada firman
Allah.
3)
Keduanya
Tak boleh disamakan.
Kita
perlu rendah hati:
1)
Tak anggap pendapat sendiri
Pasti benar.
2)
Tak anggap semua pendapat
Sama benarnya.
Catatan.
1)
Kita hormati ulama.
Tak anggap ulama maksum.
2)
Kita hormati Al-Qur'an
a.
Berusaha pahami Quran
b.
Jalankan petunjuk Quran
c.
Secara benar.
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment