Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label KENAPA WAHYU LEWAT PERANTARA. Show all posts
Showing posts with label KENAPA WAHYU LEWAT PERANTARA. Show all posts

Monday, December 8, 2025

54297. KENAPA WAHYU LEWAT PERANTARA

 




KENAPA WAHYU ALLAH LEWAT PERANTARA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Kenapa wahyu diturunkan.

Lewat perantara

 

Malaikat Jibril

Menurut Al-Qur’an.

 

Jawaban

 

1)        Allah Maha Tinggi dan tidak langsung berbicara dengan manusia

 

2)        Agar wahyu turun dengan penuh ketepatan dan tidak ada kesalahan

 

 

3)        Agar wahyu terlindungi dari gangguan

 

4)        Agar manusia tidak terbakar oleh kemuliaan Kalam Allah

 

 

5)        Agar sistem kenabian jelas dan tidak semua orang mengaku mendapat wahyu

 

6)        Agar umat belajar bahwa agama punya struktur (Tuhan → Malaikat → Nabi → Umat)

 

 

7)        Agar wahyu turun bertahap sesuai kondisi manusia

 

A.       Allah Mahatinggi dan tidak langsung berbicara dengan manusia

 

Ada takan 3 cara Allah berkomunikasi:

 

Yaitu:

 

1)        Lewat ilham wahyu.

2)        Dari baik hijab.

3)        Lewat utusan malaikat.

 

QS Asy-Syura (42:51)


۞ وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَنْ يُكَلِّمَهُ اللَّهُ إِلَّا وَحْيًا أَوْ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ أَوْ يُرْسِلَ رَسُولًا فَيُوحِيَ بِإِذْنِهِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ عَلِيٌّ حَكِيمٌ

 

Dan tidak mungkin bagi seorang manusia bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantara wahyu atau di belakang tabir atau mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

 

Catatan.

1)        Ini ayat paling langsung menjawab.

 

2)        Artinya:

 

a.        Wahyu punya sistem.

b.        Allah tak “turun” atau “bicara” langsung.

 

c.        Malaikat adalah utusan resmi.

 

B.       Agar wahyu turun penuh tepat dan tidak ada kesalahan

 

 

1)        Allah tegaskan.

2)         Jibril sosok terpercaya:

QS Asy-Syu’arā (26:193)


نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

 

Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),

 

 

1)        “Sesungguhnya (Al-Qur’an) dibawa turun oleh Jibril yang amanah.”

 

2)        Kenapa amanah penting?

 

 

a.        Wahyu tak boleh salah 1 huruf pun.

b.        Manusia bisa salah.

 

c.        Malaikat tidak berdosa.

d.        Tak berkhianat.

C.       Agar wahyu terlindungi dari gangguan

 

QS An-Nahl (16:2)


يُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَنْ أَنْذِرُوا أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِ

 

Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkan olehmu sekalian, bahwa tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku".

 

Catatan.

 

1)        “Para malaikat diutus membawa wahyu dengan perintah Allah.”

2)        Wahyu bukan sekadar “pesan”.

3)        Tapi dijaga selama perjalanan dari langit.

 

D.       Agar manusia tidak terbakar oleh kemuliaan Kalam Allah

 

Dalam kisah Musa:

 

1)        “Allah bicara kepada Musa secara langsung.”

2)        (QS An-Nisā 4:164)

 

Tetapi apa yang terjadi?

 

1)        Gunung meledak ketika Musa minta melihat Allah

2)        (QS Al-A’rāf 7:143).

 

Artinya:

1)        Langsung itu tidak cocok untuk manusia biasa.

 

2)        Nabi Muhammad SAW menerima wahyu melalui Jibril.

 

3)        Jibril “menyaring” dengan cara yang manusia mampu terima.

 

E.       Agar sistem kenabian jelas dan tidak semua orang mengaku mendapat wahyu

 

1)        Jika wahyu tanpa perantara.

2)        Muncul masalah besar:

 

3)        Siapa pun bisa mengaku berjumpa langsung dengan Tuhan .

 

4)        Chaos agama.

 

Dengan perantara:

 

 

1)        Harus ada Nabi, Malaikat Jibril, tanda kenabian.

 

2)        Sistem otoritas wahyu jelas.

3)        Qur’an tegaskan.

 

4)        Hanya Nabi yang terima wahyu dari Jibril

5)        (QS An-Nahl 16:102).

 

F.        Agar umat belajar bahwa agama punya struktur (Tuhan → Malaikat → Nabi → Umat)

 

 

Struktur ini mendidik manusia:

1)        Allah Tuhan, bukan “teman”.

2)        Nabi rasul, bukan “pemilik wahyu”.

 

3)        Malaikat utusan, bukan Tuhan.

4)        Ini filsafat kenabian dalam Islam.

 

G.      Agar wahyu turun bertahap sesuai kondisi manusia

 

Jibril atur momen turunnya wahyu:

 

“Kami turunkan Al-Qur’an berangsur-angsur.

Agar engkau menguatkan hati dengannya.”


(QS Al-Furqān 25:32)

 

Tanpa perantara:

1)        Wahyu bisa sekali diturunkan.

2)        Maka umat shock, kaget.

 

3)        Dengan Jibril:

4)        Terjadi pendidikan bertahap.

 

 

Kesimpulan

1)        Wahyu lewat malaikat.

2)        Karena Allah Maha Tinggi.

 

3)        Wahyu butuh penjagaan.

4)        Sistem kenabian harus jelas dan aman bagi manusia.

 

Daftar  Ayat tentang Wahyu Lewat Perantara

 

Ayat paling inti (fundamental)

 

1️ Asy-Syura 42:51

Ayat sistem wahyu.

 

Ayat tugas Malaikat Jibril

2️ Asy-Syu’ara 26:193–194

3️ An-Nahl 16:102

4️ Al-Baqarah 2:97

5️ Al-Baqarah 2:98

 

Jibril adalah malaikat pembawa wahyu.

 

Ayat Allah mengutus para malaikat membawa perintah

 

6️ An-Nahl 16:2

7️ Al-Muzzammil 73:5

8️ Al-Qadr 97:4

9️ Al-Muddatsir 74:30–31

Malaikat menjaga wahyu, sistem langit.

 

Ayat Nabi menerima wahyu melalui “utusan”

 

🔟 Fussilat 41:42

1️1️⃣ Al-Baqarah 2:213

 

Tidak langsung kepada manusia umum.

 

Ayat “Wahyu bukan langsung” (model komunikasi)

 

1️2️⃣ An-Najm 53:4–5

1️3️⃣ At-Takwir 81:19–21

“Utusan yang mulia” = Jibril.

 

1️4️⃣ Al-Hijr 15:8

Turun “malaikat” sebagai sistem wahyu.

 

Ayat malaikat menyampaikan kalam Allah

1️5️⃣ Al-An’am 6:61

Tugas sistem langit.

 

1️6️⃣ Al-Anfal 8:12

Ada wahyu khusus kepada malaikat, lalu mereka menjalankan.

 

Ayat Jibril dalam peristiwa wahyu

1️7️⃣ Maryam 19:17–19

 

Model wahyu: Allah → Jibril → Maryam.

 

1️8️⃣ Ali-‘Imran 3:45

Pesan Allah lewat malaikat, bukan langsung.

 

1️9️⃣ Al-Ahzab 33:43

Malaikat sebagai perantara rahmat, termasuk wahyu.

 

Kesimpulan ayat

2️0️⃣ Al-Qiyamah 75:16–19

Tafsir menyebut ini turun lewat Jibril, lalu Nabi menghafal dari perantara.

 

Rangkum 20 ayat

 

1)        Al-Qur’an tegaskan.

2)         Wahyu turun lewat Malaikat Jibril.

 

3)         Sebagai utusan amanah.

4)         Allah tak bicara langsung dengan manusia.

 

5)        Kecuali lewat perantara.

Bottom of Form

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI