SEPEDA MOTOR LISTRIK DAN MOTOR BBM
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
A.
Bagian utama sepeda motor listrik
Yaitu:
1)
Baterai
2)
Controller
3)
Motor Listrik
4)
Throttle atau gas
5)
Charger
6)
Display/instrument
7)
Sistem kunci dan sakelar
8)
Roda dan sistem penggerak
9)
Sistem rem
10) BMS (Battery Management System)
Penjelasan.
1.
Baterai
1)
Sumber energi listrik.
2)
Fungsinya
a.
Menyimpan Listrik.
b.
Untuk menggerakkan motor.
2.
Controller
1)
Pengatur atau otak sistem listrik.
2)
Fungsinya
a.
Mengatur listrik dari baterai ke motor.
b.
Sesuai perintah gas.
3.
Motor Listrik
1)
Penggerak utama.
2)
Motor ubah energi Listrik
a.
Menjadi putaran
b.
Untuk memutar roda.
4.
Throttle atau gas
1)
Memberi perintah kecepatan.
2)
Gas diputar → sensor kirim sinyal ke
controller → controller mengatur motor.
5.
Charger
1)
Untuk mengisi kembali baterai.
2)
Dari listrik rumah.
6.
Display/instrument
1)
Menampilkan info:
a.
kecepatan,
b.
sisa baterai,
c.
jarak tempuh,
d.
mode berkendara,
e.
info kesalahan.
7.
Sistem kunci dan sakelar
1)
Untuk menghidupkan dan mematikan
sistem kendaraan.
8.
Roda dan sistem penggerak
1)
Meneruskan tenaga motor
2)
Jadi gerakan kendaraan.
3)
Pada motor hub.
4)
Motor listrik bisa langsung dalam
roda.
9.
Sistem rem
1)
Memperlambat dan menghentikan
kendaraan.
2)
Beberapa motor listrik punya rem regenerative.
3)
Bisa kembalikan sebagian energi ke
baterai.
10.
BMS (Battery Management System)
1)
BMS sistem pengaman dan pengawas
baterai.
2)
Fungsinya:
a.
Cegah baterai terlalu panas,
b.
Cegah pengisian berlebihan,
c.
Awasi tegangan setiap sel,
d.
Melindungi baterai dari arus
berlebihan.
B.
Urutan kerja
1)
Baterai → Controller → Motor listrik →
Roda
Urutan perintah:
1)
Gas → Controller → Motor
Dan saat mengisi:
1)
Listrik PLN → Charger → Baterai
Kesimpulan
1)
Baterai = sumber tenaga
2)
Controller = otak/pengatur
3)
Gas = pemberi perintah
4)
Motor listrik = mesin penggerak
5)
Roda = hasilkan Gerakan
6)
BMS = penjaga baterai
Prinsip kerja sepeda motor listrik .
1)
Energi listrik dari baterai
2)
Diubah jadi energi Gerak
3)
Oleh motor listrik.
1.
Baterai menyimpan energi
Biasanya baterai lithium.
Menyimpan energi dalam bentuk energi
listrik.
Contoh:
1)
Baterai 48 volt
2)
Kapasitas 20 Ah
3)
Energi 48 × 20 = 960 Wh
2.
Baterai mengirim listrik ke controller
1)
Ketika gas diputar.
2)
Baterai tak langsung gerakkan motor.
3)
Listrik masuk ke controller.
4)
Controller seperti “otak”.
5)
Controller mengatur:
a.
berapa besar arus listrik yang
diberikan,
b.
kecepatan motor,
c.
akselerasi,
d.
perlindungan terhadap arus berlebihan.
3.
Gas diputar
1)
Pada motor Listrik.
2)
Gas biasanya sensor elektronik.
3)
Bukan kabel gas
4)
Membuka katup seperti motor bensin.
Ketika gas diputar:
1)
sensor gas → controller → motor Listrik
Makin besar perintah gas.
a.
Controller beri energi lebih besar
pada motor.
4.
Motor listrik berputar
1)
Motor Listrik
Ubah energi listrik jadi gaya putar.
2)
Biasanya motor BLDC (Brushless DC)
atau motor hub.
3)
Prinsipnya:
a.
Listrik → medan magnet → gaya
tarik/tolak magnet → putaran motor
b.
Putaran motor memutar roda.
5.
Putaran motor menggerakkan roda
Ada 2 sistem umum:
1.
Motor hub
1)
Motor di dalam roda.
2)
Motor berputar → roda langsung
berputar.
3)
Tidak butuh rantai seperti motor
bensin konvensional.
2.
Motor tengah (mid-drive)
1)
Motor di tengah kendaraan.
2)
Putaran motor diteruskan melalui
rantai atau belt ke roda.
6.
Saat pengereman bisa menghasilkan Listrik
1)
Beberapa motor listrik punya
regenerative braking.
2)
Kendaraan melambat:
roda → motor → generator → baterai
3)
Motor listrik semula untuk berputar.
4)
Jadi generator ketika kendaraan
diperlambat.
5)
Tapi energi balik ke baterai
6)
Tak sebesar energi untuk berjalan.
7.
Pengisian baterai
Ketika dicas:
1)
PLN → charger → baterai
Charger
a.
Ubah listrik AC rumah.
b.
Untuk mengisi baterai.
C.
Perbedaan utama dengan motor bensin
1.
Motor bensin:
1)
Bensin → pembakaran → piston → poros
engkol → transmisi → roda
2.
Motor listrik:
1)
Baterai → controller → motor listrik →
roda
Motor Listrik
Tak butuh
1)
Pembakaran bensin.
2)
Piston.
3)
Busi.
4)
Oli mesin.
5)
Sistem transmisi kompleks
6)
Seperti motor bensin.
Kesimpulan
1)
Baterai
Sumber energi.
2)
Controller.
Pengatur.
3)
Motor Listrik
Ubah listrik jadi putaran.
4)
Roda
Ubah putaran jadi gerak kendaraan.
Perbedaan utama
1.
Sepeda motor Listrik
1)
Sumber energinya listrik dalam
baterai.
2)
Alurnya:
Baterai → Controller → Motor listrik →
Roda
3)
Ciri-cirinya:
a.
Tak pakai bensin.
b.
Tak ada pembakaran mesin.
c.
Tak pakai piston dan busi seperti
mesin bensin.
d.
Suara motor lebih senyap.
e.
Perawatan mesin relatif lebih
sederhana.
f. Pengisian energi dengan charger.
g.
Saat baterai habis, harus diisi
kembali.
h.
Jarak tempuh bergantung baterai dan
kondisi berkendara.
2.
Sepeda motor BBM
1)
Sumber energinya bensin.
2)
Alurnya:
Bensin → Pembakaran → Piston → Poros
engkol → Transmisi → Roda
Ciri-cirinya:
1)
Pakai bensin.
2)
Energi lewat pembakaran.
3)
Pakai piston, silinder, busi, dan
sistem bahan bakar pada mesin bensin.
4)
Suaranya lebih keras.
5)
Butuh oli mesin dan perawatan mesin
berkala.
6)
Mengisi energi dengan bensin.
7)
Pengisian bahan bakar cepat.
Perbedaan penting
1)
Motor listrik:
Energi listrik → energi Gerak
2)
Motor BBM:
Energi kimia bensin → pembakaran → energi Gerak
3)
Motor Listrik
a.
Ganti mesin pembakaran
Dengan motor Listrik.
b.
Ganti tangki bensin
Dengan baterai.
Contoh sederhana:
Motor BBM
1)
Mesin membakar bensin
2)
Untuk hasilkan tenaga.
Motor Listrik
1)
Motor pakai medan magnet
2)
Untuk hasilkan putaran.
D.
Kendaraan di Al-Qur'an.
Al-Qur'an tak bahas mobil atau sepeda
motor.
Secara langsung.
Tapi beri prinsip alat transportasi .
Yaitu:
1)
Kapal
2)
Kuda
3)
Unta
4)
Kendaraan umum
5)
Kapal Nabi Nuh
6)
Kendaraan pertahanan
Kesimpulan
Kendaraan di Al-Qur'an
1)
Sarana dari Allah bagi manusia.
2)
Untuk bepergian
3)
Penuhi kebutuhan hidup.
Saat naik kendaraan.
1)
Al-Qur'an ajarkan
2)
Agar manusia ingat Allah
3)
Mensyukuri nikmat Allah
4)
QS. Az-Zukhruf 43:13–14).
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



