Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, June 25, 2025

41061. BANI ISRAIL DAN ISRAIL MODERN DI ALQURAN

 







BANI ISRAIL DAN ISRAIL MODERN VERSI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Bani Israil dalam konteks Al-Qur’an.

Dan Israil modern (negara saat ini).

 

A.       Bani Israil dalam Al-Qur’an.

 

Bani Israil secara harfiah.

Berarti "Anak-anak Israil".

 

Yaitu keturunan Nabi Yakub.

Dikenal sebagai Israil.

 

Dalam Al-Qur’an.

Israil disebut lebih dari 40 kali.

Dengan konteks beragam.

 

Karakter utama Bani Israil.

Dalam Al-Qur’an.

 

1.        Allah memberi Bani lsrail banyak nikmat dan keistimewaan.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 47.


يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ

 

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan padamu dan (ingatlah pula) bahwa Aku melebihkan kamu atas segala umat.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 122.


يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ

 

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Ku-anugerahkan padamu dan Aku melebihkan kamu atas segala umat.

 

2.        Bani lsrail pernah diberi kitab, nabi-nabi, dan kekuasaan.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 20.


وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنْبِيَاءَ وَجَعَلَكُمْ مُلُوكًا وَآتَاكُمْ مَا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ

 

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi nabi di antaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang merdeka, dan diberikan-Nya padamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun di antara umat lain".

 

3.        Bani lsrail banyak yang kufur, melanggar perjanjian, dan membunuh nabi-nabi.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 61.

 


وَإِذَا جَاءُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَقَدْ دَخَلُوا بِالْكُفْرِ وَهُمْ قَدْ خَرَجُوا بِهِ ۚ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا يَكْتُمُونَ

 

Dan jika orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepadamu, mereka mengatakan: "Kami telah beriman", padahal mereka datang kepadamu dengan kekafirannya dan mereka pergi (darimu) dengan kekafirannya (pula); dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 70.

 


لَقَدْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَأَرْسَلْنَا إِلَيْهِمْ رُسُلًا ۖ كُلَّمَا جَاءَهُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَىٰ أَنْفُسُهُمْ فَرِيقًا كَذَّبُوا وَفَرِيقًا يَقْتُلُونَ

 

Sesungguhnya Kami mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi tiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul  mereka dustakan dan sebagian lain mereka bunuh.

 

4.        Tak semua buruk.

 

Sebagian beriman dan taat.

 

Al-Quran surah Ali 'Imran (surah ke-3) ayat 113-115.

 


۞ لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ

 

113. Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab ada golongan berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedangkan mereka juga bersujud (salat).

 

يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ

 

114. Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh berbuat makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan segera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka termasuk orang saleh.

 

وَمَا يَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ يُكْفَرُوهُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ

 

115. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menenerima pahala)nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 40.


يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ

 

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhi janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku, kamu harus takut (tunduk).

 

 

B.       Israil Modern:

Apakah Disebut dalam Al-Qur’an?

 

1)        Tak ada ayat dalam Al-Qur’an secara eksplisit menyebut negara Israel modern.

 

2)        Beberapa ayat sering dijadikan rujukan ulama dan peneliti.

 

3)        Sebagai isyarat atau pelajaran karakter orang Yahudi atau sejarah masa depan mereka.

 

C.       Ayat yang sering dikaitkan:

 

Al-Quran surah Al-Isra’ (surah ke-17) ayat 4-7.

 

وَقَضَيْنَا إِلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا

 

4. Dan telah Kami tetapkan pada Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di bumi 2 kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan besar".

 

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولَاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَنَا أُولِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعْدًا مَفْعُولًا

 

5. Maka jika datang saat hukuman bagi (kejahatan) ke-1 dari ke-2 (kejahatan) itu, Kami datangkan padamu hamba-hamba Kami yang punya kekuatan besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itu ketetapan yang pasti terlaksana.

 

ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَاكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيرًا

 

6. Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok lebih besar.

 

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا

 

7. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan jika datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang ke-2, (Kami datangkan orang lain) untuk menyuramkan mukamu dan mereka masuk dalam masjid, seperti musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan habis apa saja yang mereka kuasai.


Catatan.

 

1.        Beberapa ulama kontemporer menafsirkan.

2.         Bahwa "kerusakan di bumi 2 kali".

 

Merujuk pada:

 

1)        Periode lama.

 

Saat Bani lsrail membunuh nabi.

Dan menyebarkan kefasikan.

 

2)        Periode modern.

 

Rezim lsrail menjajah dan menindas.

Bangsa Palestina.

 

Tapi ini tafsir ijtihad.

Hasil pikiran manusia.

 

Bukan nash qath’i .

Bukan teks yang pasti.

 

D.       Sikap Islam pada Yahudi dan Negara Israel.

 

1)        Al-Qur’an tak mengutuk semua Yahudi.

 

2)         Tapi menolak yang berbuat buruk.

Dan yang menolak kebenaran.

 

3)        Banyak orang Yahudi saleh.

Disebut Al-Qur’an (Ali ‘Imran: 113–114).

 

4)        Islam menolak penjajahan.

 

5)        Menolak kezaliman dan penindasan.

 

6)        Termasuk menolak yang dilakukan oleh Israil pada rakyat Palestina.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

41060. YUSRON TOPI KUNING

41059. KERABAT NABI ASY SYURA 23 TAFSIR SUNI SYIAH

 


KERABAT NABI ASY-SYURA 23 TAFSIR SUNI DAN SYIAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Arti SUNI dan SYIAH.

 

A.               Suni (Ahlus Sunnah wal Jama‘ah)

 

Sunni berasal dari kata “sunnah”.

Artinya:

 

1)        Jalan.

2)        Ajaran.

3)        Kebiasaan Nabi Muhammad.

 

Ahlus Sunnah wal Jama‘ah.

Artinya:

 

"Pengikut Sunah Nabi dan kesatuan umat".

 

Arti Sunni dalam lslam.

 

1)        Kelompok mayoritas Islam.

2)        Ikut ajaran Nabi Muhammad.

3)        Ikut para sahabat.

 

Pemimpin umat.

Setelah Nabi wafat.

 

Sah lewat musyawarah (syura).

Yaitu:

 

1)        Abu Bakar.

2)        Umar bin Khattab.

 

3)        Usman bin Affan.

4)        Ali bin Abi Thalib.

 

 

Ciri utama Suni:

 

Mengikuti 4 mazhab fikih.

1)        Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali.

 

2)        Tak anggap imam maksum (terpelihara dari dosa).

 

3)        Tekankan ijma’ (sepakat ulama) dan qias (analogi).

 

4)        Sumber hukum selain Al-Qur’an dan Sunah.

 

B.               Syiah (Syi‘ah Ahlul Bait)

 

Syiah berasal dari bahasa Arab “syī‘ah” (شيعة) Artinya:

 

1)                Kelompok.

2)                Pengikut.

 

3)                Pengikut Ali bin Abi Thalib.

Sepupu dan menantu Nabi.

 

Makna dalam Islam

Syiah yakin bahwa.

 

1)        Ali bin Abi Thalib adalah imam.

2)        Penerus sah Rasulullah.

 

3)        Berdasar penunjukan langsung dari Nabi.

4)        Imamah (pemimpin) hak Ahlul Bait.

 

5)        Ditetapkan oleh Allah.

6)        Bukan hasil musyawarah.

 

Ciri Utama:

 

1)        Yakin 12 Imam.

2)        Mulai Ali hingga Imam Mahdi.

3)        Anggap para imam maksum (terpelihara dari dosa).

 

4)        Ahlul Bait (keluarga Nabi).

Sumber utama ajaran dan tafsir agama.

 

Al-Quran surah Asy-Syura (surah ke-42) ayat 23.


ذَٰلِكَ الَّذِي يُبَشِّرُ اللَّهُ عِبَادَهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ۗ قُلْ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَىٰ ۗ وَمَنْ يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ

 

Itu (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakan (Muhammad): "Aku tidak minta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

 

Catatan.

 

 ذَٰلِكَ ٱلَّذِى يُبَشِّرُ ٱللَّهُ عِبَادَهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ ۗ قُل لَّآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلَّا ٱلْمَوَدَّةَ فِى ٱلْقُرْبَىٰ ۗ

 

"Itulah (kabar gembira) yang Allah sampaikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Katakanlah (Muhammad): Aku tidak meminta dari kalian upah apa pun atas (dakwah) ini, kecuali kasih sayang kepada keluarga (ku)."

 

A.       Tafsir Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama'ah)

 

Tafsir Ibnu Katsir:

 

1)        "al-qurbā" (kerabat).

2)        Ditafsirkan kerabat umum Nabi.

3)        Tak hanya Ahlul Bait.

 

Makna: "mewajibkan cinta pada keluarga Nabi".

Yaitu anjuran mencintai kerabat Rasulullah.

Secara umum.

 

Ibnu Katsir juga mengutip hadis.

Bahwa ayat ini diturunkan.

 

Tentang Ali, Fatimah, Hasan, dan Husain.

Tapi ak jadi dalil imamah.

 

Tafsir Al-Qurthubi:

 

1)        Ayat ini penghormatan pada kerabat Nabi.

2)        Bukan syarat, agar dakwah diterima.

Beda pendapat.

Siapa yang dimaksud “al-qurbā”:

 

1)        Pendapat 1.

Semua orang yang punya hubungan darah dengan Nabi.

 

2)        Pendapat 2.

Membatasi pada Ahlul Bait.

Yaitu : Ali, Fatimah, Hasan, Husain.

 

Kesimpulan Suni.

 

1)        Ayat ini dorong umat Islam agar mencintai keluarga Nabi.

 

2)        Penghargaan atas jasa dakwah beliau.

 

3)        Tapi bukan dasar doktrin Imamah.

Atau pemimpin Ahlul Bait secara eksklusif.

 

C.               Tafsir Syiah (Imamiyah Itsna Asyariyah)

 

Tafsir al-Mizān (Allamah Thabathaba’i):

 

1)        “al-qurbā” jelas merujuk Ahlul Bait Nabi.

 

2)        Yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain.

Dan para Imam keturunan mereka.

 

3)        Ayat ini perintah Allah.

Agar umat Islam mencintai Ahlul Bait.

Balasan jasa atas dakwah Rasulullah.

 

4)        Tak hanya cinta biasa.

5)        Tapi tunduk dan ikut Ahlul Bait.

 

6)        Sebab mereka adalah pembimbing umat setelah Nabi.

 

Tafsir Nur (Syiah kontemporer):

 

1)        Mencintai Ahlul Bait.

Bagian dari Imana.

Dan syarat  amal diterima.

 

2)        Menolak kecintaan pada Ahlul Bait.

Berarti menolak perintah Allah secara eksplisit.

 

3)        Dalam banyak riwayat Syiah.

Ayat ini jadi landasan cinta.

 

Dan dan taat pada para Imam.

Keturunan  Ahlul Bait.

 

Kesimpulan Syiah:

 

1)        Ayat ini nash (dalil eksplisit).

2)         Ahlul Bait harus dicintai dan diikuti.

 

3)        Hukumnya wajib ikut para Imam Ahlul Bait.

 

4)         Tak hanya sekadar cinta secara emosional.

 

 

Penutup:

 

1)        Suni dan Syiah sepakat.

2)        Keluarga Nabi harus dicintai.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.