Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, April 11, 2026

55329. KENAPA MANUSIA INGIN TUHAN TERLIHAT

 



KENAPA MANUSIA INGIN TUHAN TERLIHAT VERSI QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Kenapa manusia ingin Tuhan

Bisa terlihat?

 

Jawaban.

 

1)        Qur’an: manusia cenderung ingin yang terlihat

 

2)        Logika: otak manusia bekerja visual

 

Penjelasan.

 

 

A.       Versi Qur’an:

Manusia cenderung ingin yang terlihat

 

QS Al-Baqarah (2:55)


وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَىٰ لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْكُمُ الصَّاعِقَةُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

 

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedangkan kamu menyaksikannya".

 

Catatan.

 

1)        Bani Israil berkata: “Kami tidak akan beriman sampai kami melihat Allah secara jelas”

 

QS Al-A'raf (7:138)


وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتَوْا عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰ أَصْنَامٍ لَهُمْ ۚ قَالُوا يَا مُوسَى اجْعَلْ لَنَا إِلَٰهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ ۚ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ

 

Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) seperti mereka punya beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini kaum yang tidak tahu (sifat-sifat Tuhan)".

 

Catatan.

 

1)        Mereka minta dibuatkan berhala

2)        Seperti kaum lain

 

3)        Makna:

 

a.        Bukan tak ada bukti

b.        Tapi manusia ingin yang bisa dilihat & disentuh

 

B.       Penjelasan logika:

Otak manusia bekerja visual

 

1.        Otak manusia butuh “bentuk”

 

1)        Manusia mudah pahami:

 

a.        wajah

b.        benda

c.        symbol

 

2)        Contoh:

 

a.        Mudah percaya uang kertas daripada angka digital

b.        Mudah hormat pada patung daripada konsep abstrak

 

3)        Maka:

 

a.        Tuhan tak terlihat terasa “jauh”

b.        Bagi sebagian orang

 

2.        Keterbatasan imajinasi manusia

 

1)        Logika:

 

a.        Manusia hanya bisa membayangkan dari pengalaman

 

b.        Semua yang pernah dilihat = terbatas

 

2)        Maka:

 

a.        Tuhan sering “dibayangkan”

b.        Seperti manusia

 

3)        Tapi Qur’an membantahnya:

 

QS As-Syura (42:11)


فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

 

(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar dan Melihat.

 

Catatan.

1)        Tidak ada yang serupa dengan-Nya

 

C.       Faktor psikologis (Qur’an + realita)

 

1.        Ingin kepastian instan

 

1)        Sesuatu yang terlihat = terasa lebih “nyata”

 

2)        Qur’an Al-An'am 111

 

a.        Bahkan kalau malaikat turun

b.        Sebagian tetap tidak beriman

 

3)        Artinya:

 

a.        Masalahnya bukan kurang bukti.

b.        Tapi sikap hati

 

2.        Butuh perantara

 

1)        Qur’an Az-Zumar 3

 

“Kami menyembah mereka agar mendekatkan kepada Allah”

2)        Logika:

a.        Tuhan terasa “tinggi & jauh”

 

3)        Maka manusia membuat:

 

a.      patung

b.      tokoh suci

 

c.      gambar suci.

d.      symbol

 

3.        Ikut tradisi

 

1)                Qur’an Al-Baqarah 170

2)                Logika:

 

a.                Jika sejak kecil diajari Tuhan “punya bentuk”

 

b.                Maka terasa normal

 

4. Paradoks penting

1)        Makin manusia ingin Tuhan terlihat

2)        Makin menurunkan Tuhan

3)        Menjadi seperti makhluk

 

4)        Padahal:

5)        Tuhan sejati justru:

 

a.        tak terlihat

b.        tak terbatas

c.        tak serupa apapun

 

6)        Quran Al-Ikhlas 4

Tidak ada yang setara dengan-Nya

 

4.        Analogi sederhana (logika modern)

 

1)        Bayangkan:

Kamu melihat program computer

 

2)        Kamu:

 

a.        tak melihat “pembuatnya”

b.        tapi tahu pasti ada pembuatnya

 

3)        Kenapa?

Karena sistemnya rapi

 

4)        Sama dengan:

 

a.        Alam semesta = “kode besar”

b.        Tuhan tak perlu terlihat

c.        Untuk terbukti ada.

 

Kesimpulan

Menurut Qur’an + logika:

 

1)        Manusia ingin Tuhan terlihat

2)        Sebab terbatas otak & emosi

 

3)        Bukan Tuhan harus terlihat

4)        Tuhan yang benar

5)        Tak bisa dibatasi penglihatan

 

6)        Quran Al-An'am 103

Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 

55328. KHOTBAH JUMAT KIAT MASUK SURGA

 



Khutbah Jumat

“CARA MUDAH MASUK SURGA”

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia,

Cara masuk surga menurut Quran. Yaitu: Tauhid (tidak syirik), Iman + amal salih, Menjauhi dosa besar, Tobat (pengampunan total), Hati yang bersih

A.           Tauhid (tidak syirik) QS An-Nisa (4): 48


إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Para jamaah yang berbahagia,

Allah tak mengampuni dosa syirik. Jika tak bertobat. Sebelum mati.

QS Luqman (31): 13


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, jangan kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) benar-benar kezaliman yang besar".

Para jamaah yang berbahagia,

Syirik adalah kezaliman besar

 

B.           Iman + amal salih .QS Al-Baqarah (2): 25

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Dan sampaikan berita gembira kepada orang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Ini yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Para jamaah yang berbahagia,

Orang beriman dan beramal salih, Maka masuk surga

QS Al-Asr (103): 3

وَالْعَصْرِ

1. Demi masa.

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

2. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian,

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

3. kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati agar menaati kebenaran dan saling menasihati agar menetapi kesabaran.

Para jamaah yang berbahagia,

Orang berIman + amal salih + kebenaran + sabar. Tak rugi. Sebab masuk surga

C.           Menjauhi dosa besar. QS An-Nisa (4): 31


إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa besar di antara dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahanmu (dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

Para jamaah yang berbahagia,

Jika menjauhi dosa besar. maka dosa kecil dihapus

D.           Tobat (pengampunan total) QS Az-Zumar (39): 53

۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakan: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas pada diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Para jamaah yang berbahagia,

Allah mengampuni semua dosa. Bagi yang bertobat

QS At-Tahrim (66): 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Hai orang-orang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat nasuha (tobat murni). Semoga Tuhanmu akan menutupi kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang mukmin bersama dia; sedangkan cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakan bagi kami cahaya kami dan ampuni kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

Para jamaah yang berbahagia,

Tobat tulus (tabatan nasuha). Maka diterima Allah.

E.           Hati bersih. QS Asy-Syu'ara (26): 88–89

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ

88. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

89. kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati bersih,

Para jamaah yang berbahagia,

Yang selamat adalah yang datang di akhirat dengan hati bersih

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Qur’an tak persulit jalan ke surga.. Yang diminta hanya: akidah benar. amal sederhana. hati bersih. mau kembali, jika salah

Para jamaah yang berbahagia,

      Semoga kita termasuk orang yang sukses. Yaitu dosa diampuni Allah dan masuk surga  Amin Ya Rabbal Alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

-duduk-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

55327. KHUTBAH JUMAT CARA MASUK SURGA

 


Khutbah Jumat

“CARA MUDAH MASUK SURGA”

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia,

Cara masuk surga menurut Quran. Yaitu: Tauhid (tidak syirik), Iman + amal salih, Menjauhi dosa besar, Tobat (pengampunan total), Hati yang bersih

A.           Tauhid (tidak syirik) QS An-Nisa (4): 48


إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Para jamaah yang berbahagia,

Allah tak mengampuni dosa syirik. Jika tak bertobat. Sebelum mati.

QS Luqman (31): 13


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, jangan kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) benar-benar kezaliman yang besar".

Para jamaah yang berbahagia,

Syirik adalah kezaliman besar

 

B.           Iman + amal salih .QS Al-Baqarah (2): 25

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Dan sampaikan berita gembira kepada orang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Ini yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Para jamaah yang berbahagia,

Orang beriman dan beramal salih, Maka masuk surga

QS Al-Asr (103): 3

وَالْعَصْرِ

1. Demi masa.

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

2. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian,

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

3. kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati agar menaati kebenaran dan saling menasihati agar menetapi kesabaran.

Para jamaah yang berbahagia,

Orang berIman + amal salih + kebenaran + sabar. Tak rugi. Sebab masuk surga

C.           Menjauhi dosa besar. QS An-Nisa (4): 31


إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa besar di antara dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahanmu (dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

Para jamaah yang berbahagia,

Jika menjauhi dosa besar. maka dosa kecil dihapus

D.           Tobat (pengampunan total) QS Az-Zumar (39): 53

۞ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakan: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas pada diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Para jamaah yang berbahagia,

Allah mengampuni semua dosa. Bagi yang bertobat

QS At-Tahrim (66): 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Hai orang-orang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat nasuha (tobat murni). Semoga Tuhanmu akan menutupi kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang mukmin bersama dia; sedangkan cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakan bagi kami cahaya kami dan ampuni kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

Para jamaah yang berbahagia,

Tobat tulus (tabatan nasuha). Maka diterima Allah.

E.           Hati bersih. QS Asy-Syu'ara (26): 88–89

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ

88. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

89. kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati bersih,

Para jamaah yang berbahagia,

Yang selamat adalah yang datang di akhirat dengan hati bersih

Para jamaah yang berbahagia,

Al-Qur’an tak persulit jalan ke surga.. Yang diminta hanya: akidah benar. amal sederhana. hati bersih. mau kembali, jika salah

Para jamaah yang berbahagia,

      Semoga kita termasuk orang yang sukses. Yaitu dosa diampuni Allah dan masuk surga  Amin Ya Rabbal Alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

-duduk-