JUMAT
ONGKOS BECAK GRATIS
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. [06:30,
10/4/2019] 😎😎😎: KISAH NYATA :
2. Ada
seorang tukang becak, yang sudah cukup sepuh (tua), beliau tinggal di daerah
Dinoyo (Malang, Jatim).
3. Setiap
hari Jum'at, ia menggratiskan tarif becaknya, dengan niat sedekah.
4. Suatu
kali, pada hari Jumat, ada seorang pria yang jadi penumpangnya.
5. Pria
itu naik becak jarak dekat saja, tanpa tawar-menawar, pria itu membayar tarif
becak yang ditumpanginya dengan uang 2ribu.
6. Tetapi
langsung ditolak sama bapak tukang becak, beliau bilang, “Kulo ikhlas Pak, pun
usah dibayar, kula sagete shodaqoh nggeh ngeten niki."
7. "(Saya
ikhlas Pak, sudah jangan dibayar, saya cuma bisa shadaqoh dengan cara seperti
ini..)."
8. Si
penumpang pun kaget, tapi karena terburu-buru, pria itu langsung pergi begitu saja,
setelah mengucapkan terima kasih.
9. Pekan
berikutnya, pada hari jumat pula, pria itu bertemu lagi dengan tukang becak
yang sama pada Jumat lalu.
10. Setelah
diantar ke tempat tujuan, pria itu menyodorkan uang 200 ribu, atau 10x lipat
dari sedekah tukang becak kepada pria ini Jum'at lalu, untuk tarif becaknya.
11. Tukang
becak yang sudah sepuh ini pun menjawab dengan tenang,”Insyaallah, kulo ikhlas, Pak.”
12. Kulo
sagete shodaqoh nggih namung ngeten niki,, ngateraken tiyang."
13. "(Insyaallah,
saya ikhlas, Pak. Saya cuma bisa ssedeka
dengan cara seperti ini, yaitu mengantarkan orang..)."
14. Karena
merasa aneh, pria yang menumpang itu menimpali,”Lha kalau begini terus, istri,
dan anak bapak makan apa.!? Kenapa nggak mau dibayar..?!"
15. Tukang
becak itu pun menjawab,”Alhamdulillah, rayat kulo nggih sami ikhlas menawi
saben Jum'at kula shodaqoh ngeten niki..".
16. "(Alhamdulillah,
istri saya pun sama-sama ikhlas jika tiap hari Jum'at saya bersedekah dengan
cara ini..)"
17. "Oh,,
jadi, Bapak nggak mau di bayar pada hari Jum'at saja..!?" ,tanya si
penumpang memastikan.
18. "Nggeh,
Pak"
19. "Rumah
bapak di mana?", tanya penumpang penasaran..
20. "Wonten
Dinoyo Pak, wingkingipun Bank.".
21. "(Tinggal
di Dinoyo Pak, sebelah belakang Bank..)"
22. Hari
pun berlalu, dan di hari Jum'at berikutnya, pria penumpang becak yang penasaran
ini mencari rumah tukang becak itu.
23. Setelah
menyusuri gang sempit sebelah gedung Bank di daerah dinoyo, akhirnya pria itu
ketemu juga dengan rumah sederhana milik tukang becak yang di carinya.
24. Setelah
mengetuk pintu, keluarlah seorang wanita yang sudah tua, masih menggunakan
mukena.
25. Hatinya
tergetar dan batinnya menangis.
26. Betapa
selama ini, ia yang sangat di cukupi kebutuhannya oleh Allah , malah jarang
bersimpuh kepada-Nya.
27. Jangankan
sedekah, dan salat duha, salat wajib saja masih sering ia tinggalkan.
28. Ia
pun mencium tangan wanita tua itu, lalu meminta izin untuk meminjam KTP bapak
dan ibu tersebut.
29. "Bapak
tasik siap-siap badhe sholat Jum'at, niki KTP-ne damel nopo nggeh..!!?"
30. "(Bapak
masih melakukan persiapan untuk sholat Jum'at, ini KTP nya, kalau boleh tau
buat apa ya..!?)
31. "Bu,
bapak, dan juga ibu telah membuka mata hati saya, ini jalan hidayah yang telah
Allah anugerahkan kepada saya.”
32. Insya
Allah, Bapak dan Ibu saya daftarkan untuk naik haji ONH Plus bersama saya, dan
istri, mohon di terima ya, Bu.."
33. ==============
34. Masya
Allah..
35. sungguh
maha pemurah Allah yang membalas kebaikan-kebaikan kecil, dengan
kebaikan-kebaikan yang lebih besar.
36. ==============
37. Jika
menurut Anda kisah nyata ini bermanfaat, maka jangan biarkan sedikit pengetahuan
yang insya Allah mengandung hikmah ini hanya dibaca disini saja, bagikan kisah
ini di facebook Anda dengan Klik SHARE/BAGIKAN.
38. SEMOGA
BERMANFAAT.
39. Rasulullah
bersabda :"Barangsiapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang
yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal
dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
(Sumber:internet)
0 comments:
Post a Comment