SEJARAH MUNCULNYA IDE NUR MUHAMMAD
Oleh: Drs. H.M. Yusron
Hadi, MM
MUNCULNYA KONSEP NUR MUHAMMAD
NUR MUHAMMAD ADALAH IDE YANG
DIMUNCULKAN OLEH IMAM MUQATTIL
Gagasan Nur Muhammad banyak mendominasi pemikiran
para sufi.
Timbulnya ide Nur Muhammad bermula dari
tafsiran filosofis oleh lmam Muqattil terhadap Al-Quran surah An-Nur (surah ke-24)
ayat 35.
Al-Quran surah An-Nur (surah
ke-24) ayat 35.
۞ ٱللَّهُ
نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ
ۖ ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ
مِن شَجَرَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ
زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى
ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ
بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Allah
(Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah
seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar.
Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya)
seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya,
(yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak
pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun
tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing
kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat
perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
PENGERTIAN NUR MUHAMMAD OLEH IMAM
MUQATTIL
IMAM MUQATTIL HIDUP DI ABAD
KE-8 MASEHI.
Nur Muhammad adalah paham dalam tasawuf yang menganggap dunia seisinya bermula
dari Nur Muhammad.
Pada abad ke-8 Masehi Imam Muqattil
menafsirkan Al-Qur'an surah An-Nur (surah ke-24) ayat 35 yang dikenal “ayat
cahaya” .
Imam Muqattil menghubungkan ayat ini dengan
Nabi Muhammad.
Kata Misbah (pelita) dianggapnya sebagai lambang Nabi Muhammad.
Melalui Nabi Muhammad cahaya Ilahi dapat
menyinari dunia.
Melalui Nabi Muhammad juga umat manusia
dituntun menuju sumber cahaya itu.
Sejalan dengan masuknya Islam ke
Indonesia yang dibawa para ahli tasawuf.
Gagasan Nur Muhammad masuk ke Indonesia lewat
pemikiran para ahli tasawuf.
PENDAPAT IMAM GHAZALI TENTANG
NUR MUHAMMAD
IMAM GHAZALI HIDUP DI ABAD
KE-11 MASEHI.
lmam Muqattil memahami bahwa Misbah (pelita) adalah Nur Muhammad.
lmam Ghazali memahami bahwa Misbah (pelita) adalah Nur Allah, bukan
Nur Muhammad.
Perbedaan pendapat di antara para ulama
akan memperkaya khazanah keilmuan lslam.
(Sumber internet Agus Mustofa)
0 comments:
Post a Comment