ISLAM DISIARKAN DENGAN
INTELEKTUAL
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, M.M.
Islam disebarkan
dengan kebenaran, dan alasan masuk akal.
Islam artinya
perdamaian.
Islam berasal dari
akar kata “salam” yang berarti “selamat”.
Kata “salam”
bisa diartikan “mendoakan keselamatan dan kesejahteraan” untuk yang mengucapkan
salam dan penerima salam.
Islam
adalah agama perdamaian yang diperoleh dari pengharapan selamat dan sejahtera
seseorang untuk diri sendiri dan orang lain kepada Allah Yang Maha Pencipta.
Terkadang
kekerasan perlu dipakai untuk mempertahankan kedamaian.
Tidak
semua manusia di dunia senang mempertahankan perdamaian dan kerukunan.
Banyak
yang mengacaukan kedamaian untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka.
Terkakadang kekerasan harus dilakukan guna mempertahankan
perdamaian.
Islam
punya kebijakan dalam memakai kekerasan untuk pelaku kriminal dan unsur anti
sosial untuk mempertahankan perdamaian.
Islam
punya tujuan memajukan perdamaian dunia.
Dan
pada waktu sama, Islam juga memperingatkan pengikutnya untuk melawan jika terjadi
penindasan.
Dalam
Islam, kekerasan hanya boleh dipakai untuk menjaga perdamaian, kebenaran, dan
keadilan.
Sejarawan
De Lacy O’Leary.
Dia
menulis dalam bukunya “Islam at the Cross Road” halaman 8.
“Sejarah
menceritakan dengan gamblang cerita tentang umat Islam yang memakai kekerasan
dan memaksa penduduk negara yang ditaklukkan untuk menganut Islam adalah mitos
paling absurd yang pernah diulang-ulang oleh sejarawan.”
Mitos
ialah cerita karangan yang dibuat-buat secara berlebihan.
Absurd
adalah sesuatu hal yang tidak masuk akal, sesuatu yang mustahil.
Umat
Islam menguasai Spanyol 800 tahun.
Sejarah
membuktikan selama ratusan tahun umat Islam tidak pernah memaksa orang
non-Islam di Spanyol untuk menganut agama Islam dengan paksa atau dengan
kekerasan.
Kemudian,
tentara Kristen datang masuk Spanyol dan menyapu habis semua umat Islam.
Bahkan
waktu itu tidak ada seorang Islam pun di Spanyol yang bisa bebas
mengumandangkan azan (seruan untuk beribadah salat bagi umat Islam).
Penduduk
Jazirah Arab.
Sekarang
sekitar 14 juta jiwa penduduk Arab masih beragama Kristen Koptik.
Padahal
umat Islam temenguasai Arab selama 1.400 tahun.
Beberapa
tahun bangsa Inggris menguasai Arab, dan dalam beberapa tahun bangsa Perancis
menguasai Arab.
Secara
keseluruhan, umat Islam menguasai Arab selama 1.400 tahun.
Tetapi
sampai hari ini ada 14 juta orang Arab beragama Kristen Koptik mengikuti
generasi sebelumnya.
Jika
Islam disebarkan memakai senjata, dan paksaan, maka tidak akan ada seorang pun
bangsa Arab yang beragama Kristen.
Penduduk
India lebih dari 80 persen adalah non-Islam.
Padahal
umat Islam pernah menguasai India selama ribuan tahun.
Jika
umat Islam memaksa non-Islam masuk Islam untuk mengganti agama mereka, maka
semua non-Islam di India sudah memeluk Islam.
Tetapi
saat ini lebih dari 80 persen populasi India adalah non-Islam.
Mereka
adalah saksi bahwa Islam tidak disebarkan dengan kekerasan.
Indonesia
punya umat Islam terbesar di dunia.
Mayoritas
penduduk Malaysia adalah Islam.
Tentara
Islam mana yang tiba di Indonesia dan Malaysia untuk menyebarkan Islam dengan
kekerasan dan paksaan?”
Jawabnya,”Tidak
ada tentara mana pun, tidak ada siapa pun yang menyebarkan Islam dengan
kekerasan.”
Islam
menyebar dengan cepat di Pantai Timur Afrika.
Jika
Islam disebarkan dengan senjata, kekerasan dan paksaan.
“Tentara
Islam manakah yang datang ke Pantai Timur Afrika?”
Tidak
ada paksaan dalam beragama.
Allah
berfirman dalam Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 256.
لَا إِكْرَاهَ
فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ
بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ
لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Tidak
ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang
benar daripada jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada “thaghut” dan
beriman kepada Allah, sesungguhnya dia telah berpegang kepada tali yang amat
kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
lslam
disebarkan memakai intelektual.
lslam
disebarkan dengan logika masuk akal yang mampu menguasai hati dan pikiran
manusia.
Al-Quran
surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 125.
ادْعُ إِلَىٰ
سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ
بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ
سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah
manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan
bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui
siapa yang tersesat dari jalan-Nya. Dia lebih mengetahui orang-orang yang
mendapat petunjuk.”
Pertumbuhan
agama dunia tahun 1934-1984.
Menurut
artikel “Reader’s Digest Almanac” yang terbit tahun 1986.
Statistik pertumbuhan
prosentase agama mayoritas di dunia dalam separuh abad mulai tahun 1934 - 1984.
Artikel
ini muncul dalam majalah “The Plain Truth”.
Menunjukkan
puncak pertumbuhan tertinggi adalah Islam yang tumbuh sebanyak 235% dan Kristen
hanya tumbuh 47%.
Perlu
dipertanyakan, perang manakah yang terjadi dalam satu abad yang mampu mengubah
agama jutaan orang non-Islam menjadi Islam?
Sekarang
data menunjukkan Islam adalah agama paling cepat berkembang.
Islam
berkembang cepat di Amerika dan Eropa.
Senjata,
kekerasan, dan paksaan manakah yang bisa mengubah masyarakat Barat
untuk menerima Islam dalam jumlah yang sangat besar?
Siapa
yang mampu melakukan kekerasan dan paksaan terhadap mereka sehingga memeluk
Islam?
Kesimpulannya.
1.
Sejarah membuktikan agama Islam disebarkan ke seluruh dunia tidak dengan
pedang, tidak dengan senjata, tidak disiarkan dengan kekerasan, dan tidak
didakwahkan dengan senjata.
2.Tetapi,
agama Islam disebarkan ke seluruh penjuru dunia dengan kebenaran, dengan alasan
masuk akal, dan logika yang baik, yang menjadi media penyebaran Islam ke
seluruh penjuru dunia.
Daftar
Pustaka
1. Naik,
Zakir Abdul Karim. “Answer to non-muslim common question about Islam”. Jawaban
Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam.
2. Syaikh
Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.
2006.
3. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2004.
4. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2004
5. Kisah
Para Sahabat.
6. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
7. Tafsirq.com
online
0 comments:
Post a Comment