SEJARAH MOBIL TOYOTA KIJANG
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Kijang adalah singkatan
dari Kerjasama Indonesia-Jepang.
Nama Kijang
dicetuskan oleh Jusuf Kalla yang pernah menjadi Wakil Presiden
Indonesia.
Generasi I (1977-1981) -
Kijang Buaya
Toyota Kijang hadir
sejak 1977, artinya sudah 40 tahun ia menemani keluarga Indonesia.
Generasi pertamanya
lahir dalam bentuk pick up model kotak.
Generasi II (1981-1986) -
Kijang Doyok
Toyota Kijang generasi
ini bentuknya tak banyak berubah dengan generasi awal.
Meski begitu
masyarakat Indonesia menyebutnya dengan nama ‘Kijang Doyok’.
Karena bentuknya yang
mirip-mirip alias kotak, sehingga penyebutan Kijang Buaya dan Kijang Doyok
sering tertukar.
Kijang ini mengalami
banyak penyempurnaan.
Seperti pintu yang
lebih manis dengan engsel baru yang tidak seperti engsel pintu rumah.
Mesinnya pun direvisi,
yakni memakai mesin berkode 4K dengan kapasitas 1.300 cc dengan transmisi
manual 4-percepatan.
Suspensinya, masih
sama dengan generasi sebelumnya yang memakai per daun di depan dan belakang.
Generasi III (1986-1996) -
Kijang Super
Untuk pertama kalinya
Kijang memakai teknologi ‘full pressed body’.
Teknologi ini mengurangi
dempul 5 kg, sehingga bodi mobil lebih ringan.
Toyota mengeluarkan 2 tipe
Kijang pada generasi ini, yakni tipe:
1.
Super Kijang.
2.
Grand Extra.
Pada generasi ini
Toyota mulai mengaplikasi sistem transmisi 5-percepatan dan rem cakram pada
roda depan.
Kijang juga mendapat
varian mesin baru yaitu unit 7K berkapasitas 1.800 cc.
Generasi Kijang muncul
dalam banyak varian sasis panjang dan sasis pendek.
Generasi IV (1997-2004) -
Kijang Kapsul.
Toyota kijang mulai
memperhatikan aerodinamika dengan melepas generasi ‘Kijang Kapsul’.
Modelnya lebih
membulat, dengan total varian mencapai 18 model.
Banyaknya model karena
banyak pilihan mesin yang diusung.
Jika sebelumnya ada
mesin bensin 1.800 cc (tipe 7K).
Di generasi ini lahir
mesin diesel 2.400 cc (tipe 2L).
Pada tahun 2000,
Toyota mulai memproduksi Kijang dengan sistem pengabutan bahan bakar injeksi.
Ada 2 pilihan tipe
mesin bensin EFI (Electronic Fuel Injection), yaitu:
1.
7K-E dengan kapasitas
1.800 cc bertenaga 80 dk.
2.
dan 1RZ-E kapasitas 2.000 cc dengan tenaga 100
dk.
Generasi V (2004-2015) -
Kijang Innova
Toyota Kijang tampil
semakin modern dan nyaman dengan hadirnya ‘Kijang Innova’.
Kijang pakai suspensi
independen double wishbone di depan dan suspensi 4-link di belakang.
Meskipun masih pakai
sasis ladder frame, tapi ‘Kijang Innova’ sudah jauh lebih baik dalam meredam
guncangan.
Mulai generasi ini
mendapat penyempurnaan di mesinnya, dengan teknologi VVT-i pada mesin bensin
dan mesin diesel D4D dengan turbo commonrail injection.
Generasi VI
(2015-sekarang) - All New Kijang Innova.
All New Kijang Innova
ini diluncurkan pada 23 November 2015 di Jakarta.
Setelah 38 tahun
perjalanannya, ini Kijang paling canggih
yang pernah ada.
Dengan segudang fitur
yang dimilikinya harganya naik dibanding pertama kali muncul.
Mesin bensinnya alami
penyempurnaan dengan teknologi Dual VVT-i.
Mesin dieselnya
meningkat jadi 2.400 cc dengan teknologi intercooler dan VNT.
(Sumber internet)
0 comments:
Post a Comment