PERTANYAAN SULIT KEPADA ZAKIR NAIK
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, M.M.
Dakwah adalah kewajiban setiap Muslim.
Pada waktu tertentu dakwah bisa menjadi wajib.
Dan berdosa bila tidak melakukan.
Jika kita tidak memberitahu orang lain tentang ajaran Islam,
maka di akhirat akan diminta tanggung jawab.
Ada yg berkata ke saya, kenapa mengurus orang lain.
Urus aja diri sendiri.
Buat apa dakwah ke umat lain, lebih baik kamu urus agama
sendiri.
Saya akan menjawab dengan contoh.
Jika anak anak di tepi jurang dan di dekatnya ada orang lain.
Saat ada anak tergelincir dan orang di dekatnya diam saja.
Padahal kalau orang itu mau menolong, maka anak itu akan
selamat.
Apakah kamu akan marah ke orang itu?
Pasti marah kan.
Orang itu berkata saya mengurus diri sendiri.
Anda marah tidak?
Anda tentu marah.
Gara gara orang itu tidak mau membantu anak yang celaka.
PERTANYAAN SERING MUNCUL
1. Apakah Al-Quran menjelaskan Kitab Injil adalah firman Tuhan?”
Muslim menjawab, “Ya, disebutkan”
“Kalau begitu mengapa kamu tidak mengikuti Injil?”
2. “Berapa banyak nama Nabi Muhammad
disebut dalam Al-Quran?”
Muslim menjawab,
“Ada 5 kali, yang 4 kali dengan nama Muhammad dan 1 kali dengan
nama Ahmad”
3. Berapa banyak nama Nama lsa disebut dalam Al-Quran?”
Muslim menjawab,”
Nama Nabi Isa disebutkan dalaam Al-Quran 25 kali.
4. Mana yang lebih besar, Muhammad yang disebut 5 kali atau Nabi
lsa yang disebut 25 kali dalam Al-Quran?”
5.
Apakah Nabi Muhammad punya
ayah dan punya ibu?”
Muslim menjawab,”Ya”
6. Apakah Nabi Isa dilahirkan dengan ibu dan ayah?”
Muslim menjawab,
”Nabi Isa punya ibu, tetapi tidak punya ayah”.
7. Mana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa
dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?”
8. Apakah Nabi Muhammad punya mukjizat?”
Muslim menjawab,“Ya”.
9. Apakah Nabi Muhammad bisa menghidupkan orang mati?”
Muslim menjawab,
“Tidak”.
Dalam Al-Quran dan hadis tidak disebutkan mukjizat itu.
10.
Apakah Nabi Isa bisa
menghidupkan orang mati?”
Muslim menjawab,“Ya”.
Salah satu mukjizat Nabi Isa, dengan izin Allah, bisa
menghidupkan orang mati.
11.
Mana yang lebih hebat,
yang tidak bisa menghidupkan orang mati atau yang bisa menghidupkan orang
mati?”
12.
Apakah Nabi Muhammad
sekarang secara fisik meninggal atau hidup?”
Muslim menjawab,”Meninggal”.
13.
Apakah Nabi lsa sekarang
meninggal atau masih hidup?
Muslim menjawab,”Masih hidup”.
14.
Mana yang lebih hebat,
yang sudah meninggal atau yang masih hidup hingga sekarang?
Dr Zakir Naik menjawab pertanyaan di atas.
Jawaban 1
“Apakah dijelaskan dalam Al Quran bahwa Injil adalah firman
Tuhan?”
Muslim menjawab, “Ya, disebutkan”.
“Kalau begitu mengapa engkau tidak mengikuti Injil?”
Al-Quran mengatakan Injil adalah kitab Allah seperti Taurat juga
kitab Allah.
Al-Quran membenarkan keduanya, seperti dalam surah Ali Imran (surah
ke-3) ayat 3.
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ
يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ
Dia menurunkan Al-Kitab (Al- Quran) kepadamu dengan sebenarnya;
membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan
Injil.
Injil dibenarkan Al-Quran sebagai kitab yang telah diturunkan
sebelumnya.
Tapi bukan harus diikuti, seperti Taurat juga dibenarkan sebagai
kitab yang telah diturunkan sebelumnya tetapi tidak untuk diikuti.
Seharusnya orang yang percaya Taurat dan Injil, mengikuti Al-Quran seperti
orang yang berpegang pada sesuatu akan mengikuti update terbaru.
Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 47.
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا
مَعَكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰ أَدْبَارِهَا
أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِ ۚ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ
مَفْعُولًا
Hai
orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah
Kami turunkan (Al-Quran) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum Kami
mengubah muka(mu), lalu Kami putarkan ke belakang atau Kami kutuki mereka
sebagaimana Kami telah mengutuki orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari
Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku.
Injil yang dibenarkan Al-Quran adalah Injil yang otentik.
Yaitu kitab Injil pada zaman Nabi Isa sebelum diubah oleh para
pemalsu.
Injil yang ada sekarang, telah mengalami perubahan.
Misalnya pada Persidangan Nicea pada tahun 325 M.
Pada tahun 1881 dirilis Injil King James Version (KJV) yang
merevisi beberapa hal yang dianggap bertentangan.
Pada tahun 1952 dirilis Revised Standard Version (RSV) atas
dasar ditemukannya beberapa cacat pada KJV.
Jawaban 2
Nama Nabi Isa disebutkan dalam Al-Quran lebih banyak daripada
Nabi Muhammad.
Tapi penyebutan lebih banyak tidak menunjukkan yang lebih agung.
Nama Nabi Musa, bahkan disebutkan lebih banyak lagi.
Nama Nabi Musa disebutkan 124 kali dalam Al Quran.
Apakah orang Nasrani mau mengakui Nabi Musa lebih agung daripada
Nabi Isa?
Jika disebutkan lebih banyak dalam Al-Quran, maka dianggap
menjadi tuhan.
Apakah orang Nasrani mau mengakui bahwa Nabi Musa adalah tuhan?
Al-Quran hampir selalu menyebut Nabi Isa lengkap dengan bin
Maryam.
Hanya 4 kali nama Nabi Isa disebut sendirian tanpa bin Maryam,
yaitu:
1. Ali Imran ayat 52.
2. Ali Imran ayat 55.
3. Ali Imran ayat 59.
4. Az Zukhruf ayat 63.
Selebihnya selalu disebut Isa bin Maryam.
Untuk menegaskan Nabi Isa adalah anak Maryam, bukan anak tuhan.
Jawaban 3
Nabi Isa tidak punya ayah.
Tapi bukan berarti lebih hebat daripada Nabi Muhammad.
Mana yang lebih hebat, Nabi Isa lahir tanpa ayah.
Atau Nabi Adam lahir tanpa ayah dan tanpa ibu?
Jika nabi Isa lahir tanpa ayah dijadikan tuhan, maka Nabi Adam
lebih berhak dijadikan tuhan karena tidak punya ayah dan ibu.
Jika ngotot menjadikan Yesus sebagai tuhan, maka carilah di Injil pernyataan
Yesus yang mengatakan “Akulah Tuhan” atau “Sembahlah aku.”
Niscaya tidak akan pernah ketemu.
Jawaban 4
Salah satu mukjizat Nabi Isa menghidupkan orang mati.
Seperti firman Allah.
Tapi ingat, yang menghidupkan orang mati itu adalah Allah.
Nabi Isa mengakuinya sendiri.
Dalam Injil disebutkan 5 orang yang bisa menghidupkan orang mati,
yaitu;
1.
Nabi Isa (Yesus).
2.
Nabi Ilyas (Elia).
3.
Nabi Ilyasa (Elisa).
4.
Yehezkiel (seorang
nabi di kalangan Nabi Israel menurut Injil).
5.
Petrus.
Apakah mereka semua dianggap sebagai tuhan karena menurut Injil
bisa menghidupkan orang mati?.
Rasulullah Muhammad punya banyak mukjizat dan yang terbesar
adalah Al-Qur’an.
Jika mukjizat lain tidak bisa dilihat lagi bekasnya, maka Al-Quran
tetap ada hingga kiamat.
Al-Quran menantang siapa pun untuk menandinginya.
Hingga saat ini tidak ada yang bisa menerima tantangan ini.
Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 23-24.
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا
فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ
كُنْتُمْ صَادِقِينَ
فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ
الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami
wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal
Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu
orang-orang yang benar.
Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) -- dan pasti kamu tidak akan
dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia
dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
Jawaban Pertanyaan 5.
Dalam Al-Quran dinyatakan Nabi Isa tidak disalib.
Yang disalib adalah orang yang diserupakan Nabi Isa.
Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 157.
وَقَوْلِهِمْ
إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا
قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ
اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ ۚ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا
اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
Dan karena ucapan
mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam,
Rasul Allah", padahal mereka tidak
membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah)
orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang
berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan
tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang
dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin
bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
Pertanyaan siapa yang lebih hebat, orang yang meninggal atau
orang yang masih hidup, bukanlah pertanyaan yang tepat.
Kamu masih hidup, Nabi Musa telah meninggal. Siapa yang lebih
hebat?
Nabi Isa yang diangkat Allah dan nanti akan diturunkan menjelang
hari kiamat.
ltu bukan kehebatan Nabi Isa.
Tapi semata-mata atas kehendak Allah untuk membuktikan kesalahan
orang yang menganggapnya sebagai tuhan.
(Sumber internet)
0 comments:
Post a Comment