Monday, July 13, 2026

55886. ORANG ALIM TERTIPU DUNIA AL ARAF 175

 



ORANG ALIM TAPI TERTIPU DUNIA AL ARAF 175

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

QS Al-A'raf (7:175-176)

Surat Al-A’raf Ayat 175

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ


175. Dan bacakan kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang yang sesat.

 

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ ۚ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

 

176. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakan (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.

 

Catatan.

 

 

1)        Ayat ini kisah orang yang diberi ilmu

2)        Dan tanda-tanda dari Allah.

 

3)        Tapi pilih meninggalkan petunjuk

4)        Karena ikuti hawa nafsunya.

 

Banyak ulama tafsir

 

1)        Kaitkan orang Bani Israil

2)        Bernama Bal'am bin Ba'ura

3)        Tapi Al-Qur'an tak sebut namanya.

 

a.        Fokus utama ayat ini

b.        Untuk Pelajaran

c.        Bukan identitas orangnya.

 

Al-A'raf  175

 

Tafsir per kata

1.        وَاتْلُ
Dan bacakan

 

 

1)        Allah perintahkan Nabi Muhammad.

2)        Agar kisah ini

3)        Disampaikan pada manusia.

 

2.        عَلَيْهِمْ

kepada mereka

 

1)        Kepada seluruh manusia

2)        Sebagai pelajaran.

 

3.        نَبَأَberita penting

 

1)        Tak sekadar cerita.

2)        Tapi mengandung hikmah besar.

 

4.        الَّذِي

orang yang

 

 

5.        آتَيْنَاهُ
Kami telah memberinya

 

a.        Allah memberi karunia.

b.        Bukan hasil usaha semata.

 

 

6.        آيَاتِنَا

ayat-ayat Kami

 

1)        Ilmu, petunjuk, dalil, dan pengetahuan

2)        Tentang agama.

 

7.        فَانْسَلَخَ مِنْهَا
lalu ia melepaskan diri darinya

 

a.        Kata انسلخ

b.        Berarti "terlepas seperti kulit ular yang lepas dari tubuhnya."

 

Artinya:

 

1)        Ia dulu punya ilmu.

2)        Tapi lalu meninggalkannya.

 

Logika modern

 

Ibarat orang:

1)        Sudah lulus jadi dokter,

2)        Tapi pakai ilmunya

3)        Untuk menjual obat palsu.

 

Atau:

1)        Guru agama tahu kebenaran

2)        Tapi sengaja meninggalkannya

3)        Demi untung pribadi.

 

فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ
lalu setan mengikutinya

 

1)        Orang meninggalkan petunjuk Allah.

2)        Dia mudah tergoda.

 

فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ
= maka jadilah ia termasuk orang sesat.

 

Hikmah Ayat 175

 

1)        Ilmu saja belum cukup.

 

2)        Tapi harus ada:

 

a.        iman

b.        amal

 

c.        ikhlas

d.        istiqamah.

 

Al-A'raf 176

Tafsir per kata

 

وَلَوْ شِئْنَا
Seandainya Kami menghendaki

 

لَرَفَعْنَاهُ
pasti Kami angkat derajatnya.

 

1)        Allah ingin meninggikan kedudukan orang berilmu

 

2)        Yang taat.

 

بِهَا
dengan ayat-ayat itu.

 

1)        Ilmu agama

2)        Harusnya angkat derajat orang.

 

وَلَكِنَّهُ

 tetapi dia

 

أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ
cenderung pada dunia.

 

Maknanya

 

1)        Tak sekadar tinggal di bumi.

2)        Tapi terlalu terpaut dunia

3)        Hingga lupa akhirat.

 

Contoh modern

 

1)        Jabatan

Lebih penting daripada kejujuran.

 

2)        Uang.

Lebih penting daripada halal-haram.

 

3)        Popularitas

Lebih penting daripada kebenaran.

 

وَاتَّبَعَ هَوَاهُ
mengikuti hawa nafsunya.

 

1)        Ambisi pribadi

2)        Jadi ukuran.

3)        Bukan petunjuk Allah.

 

Perumpamaan

 

فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ

Perumpamaannya seperti anjing.

 

Mengapa?

 

Allah menjelaskan:

 

إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ

Jika diusir, ia menjulurkan lidah.

 

أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ

Jika dibiarkan, ia tetap menjulurkan lidah.

 

1)        Orang dikuasai hawa nafsu.

2)        Keadaan batinnya tak berubah

 

3)        Meskipun diberi nasihat

4)        Atau dibiarkan.

 

a.        Tak menghina hewan.

b.        Tapi gambarkan kondisi spiritual

c.        Orang tak memanfaatkan ilmu

d.        Dan petunjuk yang diterimanya.

 

Logika modern

 

Bayangkan orang sudah tahu

 

1)        korupsi itu haram,

2)        narkoba merusak,

 

3)        judi hancurkan keluarga,

4)        berita bohong berdosa.

 

Tapi tetap melakukannya

 

a.        Kejar untung atau senang sesaat.

b.        Pengetahuan yang dimiliki

c.        Tak ubah perilakunya.

 

Mengapa ilmu yang dipunyai

Tapi tak bermanfaat?

 

Al-Qur'an tunjukkan sebab:

 

1)        Ilmu tidak diamalkan.

2)        Terlalu cinta dunia.

 

3)        Mengikuti hawa nafsu.

4)        Aabaikan peringatan.

5)        Tak jaga keikhlasan.

 

Contoh hidup modern

 

1.        Dunia Pendidikan

 

1)        Guru ajarkan kejujuran.

2)        Tapi manipulasi nilai murid.

 

3)        Demi kepentingan tertentu.

 

4)        Ilmunya ada.

5)        Tapi amalnya tidak sesuai.

 

2.        Dunia bisnis

 

1)        Pengusaha paham pentingnya jujur.

2)        Tapi menipu timbangan

 

3)        Tipu kualitas barang

4)        Demi untung.

 

3.        Dunia pemerintahan

 

1)        Pejabat tahu Amanah

2)        Harus tanggung jawab.

 

3)        Tapi salah gunakan jabatan

4)        Untuk kepentingan pribadi.

 

4.        Media social

 

1)        Orang paham sebarkan fitnah atau hoaks adalah salah.

 

2)        Tapi tetap melakukannya

 

3)        Demi dapat perhatian

4)        Demi banyak pengikut.

 

5.        Kehidupan pribadi

 

1)        Orang rajin belajar agama.

2)        Tapi mudah marah

 

3)        Sombong.

4)        Merendahkan orang lain.

 

5)        Ilmu belum membentuk akhlaknya.

 

Pelajaran Al-A'raf 175–176

1)        Ilmu

Nikmat harus dijaga.

 

2)        Ilmu tanpa amal

Tak bawa manfaat.

 

3)        Hawa nafsu

Dapat kalahkan ilmu

Jika tak dikendalikan.

 

4)        Cinta dunia.

Jauhkan orang dari petunjuk Allah.

 

5)        Orang amalkan ilmunya

Diangkat derajatnya.

 

1)        Orang meninggalkan ilmu

Setelah tahu kebenaran

Dalam bahaya besar.

 

Kesimpulan

 

1)        Ayat ini ajarkan

2)        Ukuran mulia di sisi Allah

3)        Tak hanya banyaknya pengetahuan.

 

a.        Tapi kesungguhan amalkan ilmu.

b.        Jaga keikhlasan.

c.        Istiqamah di atas petunjuk-Nya.

 

 

 

4)         Ilmu yang benar

Harus bentuk akhlak dan putusan hidup.

Tak sekadar tambah wawasan.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

Top of Form

 

Bottom of Form

 

0 comments:

Post a Comment