Saturday, September 5, 2026

60120. BENARKAH MUSLIM WAJIB KAYA

 


BENARKAH SEMUA ORANG ISLAM WAJIB KAYA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Apakah semua orang lslam

Wajib kaya?

 

Jawaban: Tidak.

 

1)        Al-Qur’an tak wajibkan tiap mukmin harus kaya.

 

2)        Tapi mendorong mukmin

 

a.        Untuk berusaha.

b.        Mandiri.

 

c.        Produktif.

d.        Tak jadi beban orang lain.

 

Sesuai kemampuan.

 

 

A.       Dalam  Al-Qur’an

 

1)        Kaya bukan ukuran mulia.

 

2)        Al-Qur’an perintahkan manusia untuk bekerja dan mencari rezeki:

 

Penjelasan.

 

1.        Kaya bukan ukuran mulia.

 

QS. Al-Hujurat (49:13)

 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ 

 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling takwa kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

 

Catatan.

 

1)        “Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling bertakwa.”

 

2)        Ukuran utama manusia.

 

a.        Bukan kekayaan.

b.        Bukan jabatan.

 

c.        Bukan banyaknya harta.

d.        Tapi takwa dan amal saleh.

 

2.        Al-Qur’a memerintahkan manusia untuk bekerja dan mencari rezeki:

 

QS. Al-Jumu‘ah (62:10)

 

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Apabila salat telah ditunaikan, maka bertebaran kamu di bumi; dan cari karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. 

 

Catatan.

 

 

 

1)        Jika salat telah dilaksanakan, maka bertebaran kamu di bumi dan cari karunia Allah...

 

QS. Al-Qasas (28:77)

 

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

 

Dan cari apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (bahagia) negeri akhirat, dan jangan kamu melupakan bagianmu dari (nikmat) duniawi dan berbuat baik (kepada orang lain) seperti Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan jangan kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang berbuat kerusakan.

 

 

Catatan.

 

1)        Dan jangan kamu melupakan bagianmu di dunia.

 

2)        Artinya.

 

a.        Islam tidak ajarkan kemiskinan

b.        Sebagai cita-cita.

 

B.       Menurut logika

 

1)        Kekayaan bukan kewajiban.

2)        Tapi mampu ekonomi.

 

3)        Banyak manfaatnya:

 

a.        Penuhi kebutuhan keluarga;

b.        Tak meminta-minta;

 

c.        Bisa sedekah

 

d.         Mmbantu orang lain;

 

e.        Biayai pendidikan;

f.  Kegiatan sosial;

g.        Menciptakan lapangan kerja.

 

1)        Tapi orang kaya.

2)        Tak otomatis jadi orang baik.

 

Orang kaya bisa:

 

1)        Dermawan

Kekayaan bermanfaat;

 

2)        sombong dan korup

Kekayaan sumber kerusakan.

 

Orang miskin juga bisa:

 

1)        Sabar, jujur, produktif dan dermawan;

2)        Berbuat jahat, karena tekanan ekonomi.

 

Rumusnya

 

 

1)        Mukmin

 

a.        Tak wajib kaya.

b.        Wajib berusaha cara halal.

 

2)        Jika kaya

Pakai untuk kebaikan.

 

3)        Jika miskin

 

a.        Tak hilang kehormatan.

b.        Tetap usaha.

c.        Jaga takwa.

 

 

1)        Kaya + takwa + ilmu + kesehatan + akhlak

2)        Kombinasi sangat baik.

 

3)        Jika kekayaan

 

a.         Didapat benar

b.        Dipakai benar.

 

 

1)        Target orang mukmin.

2)         Bukan “harus kaya”.

 

3)        Tapi

 

a.        Cukup.

b.        Mandiri.

 

c.        Halal.

d.        Bermanfaat.

e.        Bertakwa.

 

Sumber

 

1)                Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)                Tafsirq.com

3)                ChatGPT.

 

 

0 comments:

Post a Comment