DAFTAR 7 PENYAKIT
KEKUASAAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Pemerintah ideal
1)
Meringankan beban semua
warga.
2)
Tak hanya mikir
pejabatnya
Salah satu ukuran
penting
Keberhasilan Pemerintah
1)
Apakah
kehidupan rakyat
a.
Makin ringan.
b.
Aman.
c.
Sejahtera.
d.
Bermartabat?
2)
Bukan pejabat makin
nyaman.
A.
Dalam Al-Qur'an dan
logika.
1)
Pemerintah dibentuk
2)
Untuk melayani
kepentingan rakyat.
3)
Bukan jadikan rakyat.
4)
Pelayan kepentingan
pejabat.
B.
Prinsip Pemerintah di
Al-Qur'an
1.
Kekuasaan adalah amanah
QS An-Nisa (4:58)
۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا
وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ
نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Sesungguhnya Allah
menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh
kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan
adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya
Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Catatan.
1)
Allah memerintahkan
a.
Amanah disampaikan pada
yang berhak.
b.
Keputusan ditetapkan
adil.
Artinya:
1)
Jabatan bukan hadiah
untuk menikmati fasilitas.
2)
Kekuasaan bukan
kesempatan memperkaya keluarga.
3)
Anggaran negara harus
digunakan untuk kepentingan masyarakat.
4)
Keputusan harus
berdasarkan keadilan.
2.
Pemimpin harus perhatikan
derita rakyat
QS Al-Hasyr (59:7)
مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ
مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ
وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً
بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ
عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Apa saja harta rampasan yang diberikan Allah kepada
Rasul-Nya (dari harta benda) berasal dari penduduk kota maka untuk Allah, untuk
Rasul, kaum kerabat, anak yatim, orang miskin dan musafir, supaya harta itu
jangan beredar di antara orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan
Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka
tinggalkan. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras
hukumannya.
Catatan.
1)
Allah beri prinsip.
2)
Harta kekayaan
3)
Tak hanya beredar di
kalangan orang kaya saja.
Dalam zaman modern.
1)
Prinsip ini
2)
Melalui pemerataan
a.
Kesempatan ekonomi.
b.
Pendidikan.
c.
Kesehatan.
d.
Pembangunan.
3.
Jangan persulit kehidupan
raakyat
QS Al-Baqarah (2:185).
1)
Allah menghendaki
kemudahan.
2)
Tak hendaki kesukaran
3)
Bagi manusia.
a.
Ini prinsip mudah dalam
agama.
b.
Jadi inspirasi etika
pelayanan publik.
C.
Seperti apa Pemerintah
yang meringankan beban rakyat?
Ada 8 bidang
Perlu diperhatikan:
1.
Pangan:
a.
harga beras, minyak,
telur, dan kebutuhan pokok terjangkau.
2.
Pendidikan:
a.
Anak miskin tetap dapat
pendidikan berkualitas.
3.
Kesehatan:
a.
Rakyat tidak jadi miskin
b.
Karena biaya berobat.
4.
Pekerjaan:
a.
Dapat kesempatan kerja
dan penghasilan layak.
5.
Perumahan:
a.
Rakyat punya tempat
tinggal layak.
6.
Transportasi:
a.
Biaya perjalanan tak
habiskan penghasilan.
7.
Pajak dan administrasi:
a.
Aturan sederhana.
b.
Adil
c.
Transparan.
d.
Tak beratkan
8.
Hukum:
a.
Rakyat kecil dan pejabat.
b.
Dapat perlakuan hukum
adil.
D.
Bedakan Pemerintah yang
melayani dan yang hanya memikirkan pejabat
Contoh
Masalah 1.
Harga kebutuhan pokok.
1)
Orientasi pelayanan:
a.
Cari sebab harga mahal
b.
Perbaiki distribusi.
2)
Ukuran keberhasilan:
a.
Daya beli raakyat
terjaga.
Masalah 2.
Pendidikan.
1)
Orientasi pelayanan:
a.
Perbaiki sekolah,
kualitas guru, dan akses pendidikan.
2)
Ukuran keberhasilan:
a.
Anak keluarga miskin
punya kesempatan maju.
Masalah 3.
Anggaran negara.
1)
Orientasi pelayanan:
Utamakan program manfaatnya dirasakan rakyat.
2)
Ukuran keberhasilan:
a.
Manfaat anggaran
b.
Dapat tanggung jawab.
Masalah 4.
Fasilitas pejabat.
1)
Orientasi pelayanan:
a.
Fasilitas wajar sesuai
kebutuhan kerja
2)
Ukuran keberhasilan:
a.
Uang negara dipakai efisien.
E.
Hubungan logika ekonomi
Bayangkan Keluarga
Penghasilan Rp3 juta per
bulan.
Pengeluarannya:
1)
Makanan Rp1.200.000.
2)
Rumah dan listrik
Rp600.000.
3)
Pendidikan Rp400.000.
4)
Transportasi Rp300.000.
5)
Kesehatan dan lain
Rp500.000.
Total Rp3 juta.
a.
Tak punya sisa uang
b.
Untuk menabung
c.
Hadapi keadaan darurat.
Jika Pemerintah berhasil
1)
Perbaiki transportasi.
2)
Tekan biaya kebutuhan
pokok.
3)
Perluas akses kesehatan.
4)
Tingkatkan kesempatan
kerja.
a.
Maka beban keluarga
b.
Bisa berkurang.
Sukses pembangunan
1)
Tak hanya gedung tinggi
2)
Jalan lebar.
3)
Tapi juga kemampuan
rakyat
4)
Penuhi kebutuhan hidup.
Ada 7 penyakit kekuasaan
Yaitu:
1)
Korupsi.
2)
Nepotisme.
3)
Pemborosan anggaran.
4)
Kebijakan tak pihak
kepentingan umum.
5)
Birokrasi
berbelit-belit.
6)
Hukum tak adil.
7)
Utamakan citra daripada
hasil nyata.
Kesimpulan
Ukuran sukses Pemerintah
Prinsip direnungkan:
1)
Rakyat memilih
pemerintah.
2)
BUKAN perberat hidup
Rakyat.
3)
Pemerintah diberi amanah.
4)
Agar hidup rakyat
5)
Jadi lebih baik.
Dalam Al-Qur'an.
1)
Jabatan itu amanah.
2)
Kekayaan harus dikelola
adil.
3)
Kekuasaan harus tanggung
jawab.
Ukuran sukses Pemerintah.
Harus terlihat dari hidup
rakyat:
1)
Orang miskin
Makin berkurang.
2)
Anak-anak
Dapat pendidikan baik.
3)
Orang sakit
Dapat pengobatan.
4)
Lapangan pekerjaan
Makin terbuka.
5)
Harga kebutuhan pokok
Terjangkau.
6)
Hukum
Berlaku adil.
7)
Korupsi
Dicegah dan ditindak.
8)
Bukan hanya pejabat makmur.
a.
Tapi seluruh rakyat
b.
Dapat hidup yang layak.
Pertanyaan direnungkan:
1)
Jika ekonomi negara
tumbuh.
2)
Gedung Pemerintah megah.
3)
Fasilitas pejabat
lengkap.
Tapi rakyat kecil
1)
Sulit beli makanan.
2)
Sulit bayar sekolah.
3)
Sulit bayar obat.
Apakah manfaat
pembangunan
Sudah dirasakan raakyat?
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT


0 comments:
Post a Comment