Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label HUKUM SADAP HP ORANG LAIN. Show all posts
Showing posts with label HUKUM SADAP HP ORANG LAIN. Show all posts

Saturday, November 7, 2026

60662. HUKUMNYA MENYADAP HP ORANG LAIN

 


HUKUMNYA MENYADAP HP MILIK ORANG LAIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

A.       Artinya menyadap HP

 

 

Menyadap HP

 

1)        Tindakan mengakses.

2)        Memantau komunikasi

 

3)        Aktivitas HP milik orang lain

4)        Secara diam-diam.

5)        Tanpa izin pemiliknya.

 

Contoh

 

1)        Mendengarkan percakapan telepon orang lain.

 

2)        Membaca pesan WhatsApp orang lain secara diam-diam.

 

3)        Mengetahui siapa yang menelepon atau mengirim pesan.

 

 

4)        Merekam percakapan seseorang tanpa sepengetahuannya.

 

5)        Memantau lokasi dan aktivitas HP seseorang tanpa izin.

 

 

B.       Bagaimana cara kerjanya?

 

1)        Penyadapan bisa melalui perangkat lunak khusus.

 

2)        Akses ke akun.

 

3)        Intersepsi jaringan komunikasi.

 

Perlu dibedakan:

 

1)        Menyadap:

Memantau komunikasi orang lain secara tersembunyi.

 

2)        Memeriksa HP:

Melihat isi HP dengan izin pemiliknya.

 

3)        Membajak HP:

Ambil alih akun atau kendali HP secara tidak sah.

 

Menyadap HP.

 

1)        Tak sekadar melihat HP orang lain.

2)        Tapi mengintip

 

3)        Menangkap komunikasi pribadinya

4)        Tanpa hak.

 

 

C.       Hukum menyadap HP milik orang lain

 

1)       Pada dasarnya.

2)       Menyadap HP orang lain tanpa izin.

 

3)       Hukumnya haram dalam Islam.

 

4)       Termasuk tindakan

 

a.         Memata-matai.

b.       Melanggar privasi.

c.        Potensi merugikan orang lain.

 

 

Tapai keadaan tertentu

 

1)       Penyadapan dapat dibenarkan.

2)       Misalnya penegakan hukum.

 

3)       Pihak berwenang

4)       Berdasarkan aturan sah.

 

 

D.      Dalam  Al-Qur'an dan logika.

 

 

1.        Larangan memata-matai

 

QS. Al-Hujurat ayat 12

 

وَلَا تَجَسَّسُوا

Wa laa tajassasuu.

 

"Jangan kamu mencari-cari salah orang lain."

1)       Ayat ini

2)       Terkait penyadapan HP.

 

Contohnya:

 

1)        Membuka WhatsApp orang tanpa izin.

2)        Merekam percakapan telepon secara diam-diam.

 

3)        Memasang aplikasi penyadap di HP orang lain.

 

4)        Membaca pesan pribadi seseorang tanpa hak.

 

5)        Mengambil foto atau dokumen pribadi secara diam-diam.

 

a.        Semua itu

b.       Dapat termasuk tajassus (memata-matai).

 

 

2.        Larangan melanggar privasi

 

QS. An-Nur 27

 

Allah melarang manusia memasuki rumah orang lain sebelum minta izin dan beri salam.

 

Apa hubungannya dengan HP?

 

1)        Zaman dahulu.

 

2)        Rumah tempat menyimpan kehidupan pribadi orang.

3)       Sekarang.

 

4)       HP semacam rumah pribadi digital.

 

 

Di dalam HP:

 

1)        Percakapan keluarga.

2)        Foto pribadi.

 

3)        Informasi keuangan.

4)        Rahasia pekerjaan.

 

5)        Komunikasi orang lain.

 

a.        Masuk rumah orang harus minta izin.

b.       Akses isi HP orang

c.        Harus izin pemiliknya.

 

 

E.       Bagaimana menurut logika?

 

Bayangkan tiga keadaan berikut.

 

Contoh 1.

Suami menyadap HP istri.

 

1)       Alasannya curiga

2)       Istrinya hubungan laki-laki lain.

 

Apakah curiga otomatis jadi bukti?

 Tidak.

 

 

1)       Bisa jadi

2)       Orang tidak bersalah dituduh.

3)       Isi percakapan salah paham.

 

 

Contoh 2.

 

Orang menyadap HP tetangganya.

 

1)       Ingin tahu urusan pribadi tetangga.

 

2)       Jelas tak benar.

 

3)       Timbul fitnah dan permusuhan.

 

 

Contoh 3.

Polisi menyadap HP tersangka kejahatan.

 

1)       Berdasar undang-undang

2)       Penyadapan dapat dibenarkan

3)       Demi penegakan hukum.

 

 

F.        Bagaimana hukum di Indonesia?

 

Hukum mengatur masalah ini:

 

1.        Pasal 31 UU ITE

 

1)       Melarang intersepsi atau penyadapan informasi elektronik milik orang lain.

 

2)       Dengan sengaja tanpa hak

 

3)       Secara melawan hukum.

 

2.        Pasal 40 UU Telekomunikasi

 

1)       Melarang penyadapan informasi

2)       Melalui jaringan telekomunikasi.

 

 

3.        Kecuali penegakan hukum.

4.        Sesuai prosedur undang-undang.

 

 

Kesimpulan

 

Prinsip sangat penting:

 

1)       Jangan melakukan kejahatan

2)       Dengan alasan cari kebenaran.

 

3)       Kalau ingin tahu kebenaran.

4)       Gunakan cara yang benar.

 

Allah ajarkan:

 

1)       Jangan prasangka buruk.

2)       Jangan memata-matai.

 

3)       Jangan membuka aib orang.

4)       Jangan merugikan sesama manusia.

 

Dalam QS. Al-Hujurat 12.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT