Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, June 22, 2025

41026. REZEKI DIJAMIN ALLAH TAPI WAJIB USAHA

 


REZEKI DIJAMIN ALLAH TAPI WAJIB USAHA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Quran.

Rezeki makhluk dijamin oleh Allah.

 

A.       Allah menjamin rezeki.

 

Al-Quran surah Hud (surah ke-11) ayat 6.


۞ وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

 

Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

 

Catatan.

 

1)        Makhluk melata (دَابَّةٍ) mencakup semua makhluk hidup.

 

2)        Seperti manusia, hewan, serangga, dll.

 

3)        Rezeki yaitu segala sesuatu yang membuat makhluk hidup dan bertahan.

 

4)        Seperti makanan, air, udara, dan lainnya.

 

5)        Hanya Allah penjamin rezeki.

6)        Bukan manusia atau sistem.

 

7)        Usaha adalah perintah.

8)        Pemberi hasil hanya Allah.

9)        Rezeki sudah dijamin oleh Allah.

10)  Tapi tak boleh malas.

 

11)  Allah memberi rezeki pada yang bergerak berusaha.

 

B.       Rezeki butuh usaha.

 

Al-Quran surah Ar-Ra’d (surah ke-13) ayat 11.


لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ


Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

 

Catatan.

 

1)        Usaha dan ikhtiar bagian cara menjemput rezeki halal dan berkah.

 

C.       Rezeki dari arah tak disangka.

 

Al-Qurann surah At-Talaq (surah ke-65) ayat 2-3.

 


فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

 

2. Apabila mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujuki mereka dengan baik atau lepaskan mereka dengan baik dan persaksikan dengan dua orang saksi adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian karena Allah. Demikian diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

 

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

 

3. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu.

 

Catatan.

 

1)        Lihatlah burung.

2)        Dia tak punya simpanan.

 

3)        Tapi tetap keluar dan bergerak.

4)        Allah cukupkan rezekinya.

 

D.       Rezeki tak cuma uang.

Rezeki bisa berupa:

 

1)        Harta.

2)        Kesehatan.

 

3)        Waktu luang.

4)        Anak yang saleh.

 

5)        Hati yang tenang.

6)        Teman yang jujur.

 

7)        Rezeki tertinggi berupa iman dalam hati.

8)        Semuanya rezeki yang tak ternilai.

 

D.       Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki.

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-17) ayat 30.


إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

 

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

 

E.       Takwa membuka pintu rezeki.

 

QS At-Talaq (surah ke-65) ayat 2-3.

(lihat di atas).

 

“…Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberi baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga…”.

 

Catatan.

 

1)        Takwa tak hanya soal ibadah.

2)        Tapi juga jujur bekerja, tak korupsi, tak curang dalam bisnis.

 

3)        Takwa membuka pintu rezeki dari arah tak terduga.

 

 

 

F.        Rezeki tidak tertukar.

 

Al-Quran surah Al-Ankabut (surah ke-29) ayat 60.


وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

 

Dan berapa banyak makhluk melata yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

F.        Syukur menambah rezeki.

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

 

Penutup

 

1)        Rezeki sudah dijamin.

2)        Tapi tetap perlu usaha.

 

3)        Rezeki tak hanya uang.

Tapi segala nikmat.

 

4)        Rezeki tak akan tertukar.

Jangan iri pada rezeki orang lain.

 

5)        Rezeki datang bersama takwa dan syukur.

 

Semoga kita termasuk hamba yang pandai bersyukur.

 

Terus bertakwa dalam mencari rezeki halal dan berkah.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

41025. SMPN 1 BALONGBENDO VEO 2


 

41024. SMPN JUANDA VEO 2


 

41023. NIKMAT DAN MUSIBAH SEMUA UJIAN

 






NIKMAT DAN MUSIBAH SEMUA UJIAN DARI ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Dalam Al-Quran.

Cara hadapi:

 

1)        Nikmat.

2)        Musibah.

 

Dalam Al-Qur’an.

Allah memberi panduan sangat jelas.

 

Cara hadapi nikmat dan musibah.

 

1)        Keduanya ujian dari Allah.

2)        Respons orang mukmin cermin iman.

 

 

A.               Saat dapat nikmat

 

1)        Bersyukur.

2)        Tak sombong.

 

B.               Saat dapat musibah.

 

1)        Sabar.

2)        Yakin ada hikmah.

 

C.               Bersyukur

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

 

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

 

Catatan.

Nikmat direspons syukur dengan:

 

1)        Hati (mengakui dari Allah).

2)        Lisan (mengucap pujian).

 

3)        Perbuatan (nikmat dipakai untuk kebaikan).

 

D.               Tidak sombong.

 

Al-Quran surah Al-Alaq (surah ke-96) ayat 6-7.

 


كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَىٰ

 

6. Ketahui! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

 

أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَىٰ

 

7. karena dia melihat dirinya serba cukup.

 

Catatan.

1)        Nikmat sering membuat lupa diri.

2)        Allah memperingatkan.

 

3)        Agar tidak tertipu dunia.

4)        Agar tak sombong.

 

E.               Saat menghadapi musibah

 

Sabar dan Istirja' (mengucap Inna lillah...)

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 155-157.


وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit takut, lapar, kurang harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang yang sabar.

 

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

 

156. (yaitu) orang yang jika ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".

 

أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

 

157. Mereka mendapat berkah sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka orang yang mendapat petunjuk.

 

Catatan.

1)        "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".

 

Artinya: sungguh kita berasal dari Allah dan akan kembali pada Allah.

 

 

2)        Musibah adalah ujian iman.

3)        Respon terbaik yaitu sabar, pasrah pada Allah.

 

4)        Tetap berprasangka baik.

 

F.                Yakin ada hikmah dari musibah.

 

Al-Quranhn suraAl-Baqarah (surah ke-2) ayat 216.

 


كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

 

Diwajibkan atasmu berperang, padahal berperang adalah hal yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak tahu.

 

Catatan

 

1)        Musibah tak selalu buruk.

2)        Mungkin cara Allah mendidik.

 

3)        Membersihkan dosa.

4)        Mengangkat derajat.

 

G.              Kunci sikap seimbang:

Dalam bersyukur dan sabar.

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 35.

 

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

 

Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami, kamu dikembalikan.

 

Catatan.

 

1)        Nikmat dan musibah, semua ujian.

2)        Orang mukmin harus tunduk dan tenang.

 

3)        Bijak menyikapi keduanya.

 

Penutup:

Doa yang diajarkan Nabi.

 

“Ya Allah, jadikan aku hamba-Mu.

Yang pandai bersyukur, saat senang.

Dan bersabar, saat susah.”

 

Hidup ini perjalanan 2 keadaan.

Terkadang diberi nikmat.

Terkadang diuji dengan musibah.

 

Al-Qur’an mengajarkan pada kita.

Dalam 2 kondisi itu.

 

Tetap bisa meraih pahala dan rida Allah.

Jika bersikap dengan benar.

 

Jangan seperti Qarun yang menyombongkan diri atas nikmatnya. Kesombongan adalah penyebab kehancuran.

 

Musibah bukan tanda dibenci Allah .

Tapi bentuk ujian iman.

 

Agar naik level.

Dan dosa dihapus.

 

Dalam semua keadaan.

Dalam suka dan duka.

 

Al-Qur’an mengajarkan.

Tetap terhubung kepada Allah.

 

Tak emosi berlebihan.

Menjaga hati agar tetap bersih.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.