KAUM YAHUDI MENGKHIANATI NABI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang sejarah kaum Yahudi
mengkhianati Nabi Muhammad?” Syekh Syafiyurrahman menjelaskannya.
1. Setelah Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke
Madinah, beliau menata hubungannya dengan golongan non-Islam.
2. Tujuannya adalah untuk mewujudkan
keamanan, kesejahteraan, dan keharmonisan masyarakat Madinah.
3. Pada abad ke-7 Masehi terdapat tiga
kabilah besar kaum Yahudi yang tinggal di Madinah.
a. Bani Qainuqa.
b. Bani Nadhir.
c. Bani Quraizhah.
4. Nabi Muhammad menyetujui perjanjian Piagam
Madinah dengan kaum Yahudi Madinah yang berisi kesepakatan perdamaian antara
kaum Muslim dengan kaum Yahudi dan untuk melawan semua musuh yang berasal dari
luar Madinah.
5. Kaum Yahudi di Madinah.
a. Mempunyai dendam, iri, dan dengki
terhadap kerukunan umat Islam.
b. Kaum Yahudi Madinah bukan orang yang ahli
dalam peperangan.
c. Kaum Yahudi ahli dalam tipu muslihat dan
konspirasi.
6. Meskipun terdapat perjanjian yang
disepakati antara kaum Yahudi dengan Nabi Muhammad, ternyata kaum Yahudi selalu
berusaha menipu dan mengadu domba sesama umat Islam dengan segala cara.
PERANG BANI QAINUQA
7. Syas bin Qais (seorang pemimpin Yahudi) selalu
mengadu domba para sahabat Ansor (suku Aus dengan suku Khazraj) dengan
mengungkit-ungkit permusuhan mereka pada
zaman lampau.
8. Hampir terjadi peperangan sesama Islam
dalam kaum Ansar, yaitu antara suku Aus dengan suku Khazraj, karena dihasut
oleh kaum Yahudi.
9. Tetapi Nabi Muhamad berhasil merukunkan kembali,
sehingga mereka berangkulan sambil menangis saling memaafkan.
10. Kaum Yahudi mengetahui bahwa pasukan
Islam menang dalam Perang Badar.
11. Kaum Yahudi di Madinah semakin segan dan
takut sekaligus bertambah benci dan dendam kepada Nabi Muhammad.
12. Kaab bin Arsyaf (tokoh Yahudi Bani
Qainuqa), seperti umumnya kaum Yahudi bekerja sebagai perajin perhiasan, pandai
besi, dan pembuat berbagai perkakas telah mempunyai 700 prajurit perang, sehingga
mulai berani melanggar perjanjian dengan Nabi Muhammad.
13. Kaum Yahudi Bani Qainuqa mengolok-olok
dan mengganggu wanita Muslimah yang mengunjungi pasar mereka.
14. Nabi Muhamad mengumpulkan kaum Yahudi
Bani Qainuqa untuk mengingatkan perjanjian yang telah disepakati antara kaum
Yahudi dengan kaum Muslim.
15. Tetapi nasihat Nabi Muhammad tidak digubris
oleh kaum Yahudi.
16. Seorang wanitah Muslimah yang mengunjungi
pasar Bani Qainuqa dipermalukan oleh para pemuda kaum Yahudi dengan mengikatkan
ujung bajunya pada sebuah tiang.
17. Ketika wanita muslmah tersebut bangkit dari
duduknya, terlepaslah bajunya sehingga terlihat auratnya, dan para pemuda
Yahudi menertawakannya.
18. Seorang pemuda Muslim yang berada di
sekitar lokasi melompat dan membunuh pemuda Yahudi yang menggangu wanita muslimah
itu.
19. Para pemuda Yahudi mengikat pemuda Muslim
itu dan membunuhnya.
20. Nabi Muhammad membawa pasukan Islam
mengepung benteng Bani Qainuqa selama 15 hari, dan akhirnya kaum Yahudi
menyerah.
21. Tiba-tiba muncul Abdullah bin Ubay (seorang
tokoh munafik) yang berasal dari suku Khazraj datang menjumpai Nabi Muhammad.
22. Sejak dahulu Bani Khazarj dan kaum Yahudi
Bani Qainuqa bersahabat, sehingga Abdullah bin Ubay si tokoh munafik membela
kaum Yahudi.
23. AKhirnya Nabi Muhammad memaafkan kaum
Yahudi Bani Qainuqa dan hanya mengusir mereka keluar dari kota Madinah.
PERANG BANI NADHIR
24. Peristiwa Bani Qainuqa dan pembunuhan
Kaab bin Asyraf yang kaya raya, kaum Yahudi hidup dalam ketakutan.
25. Kaum Yahudi tiarap dan berdiam diri.
26. Tetapi setelah Perang Uhud yang dimenangkan
oleh kaum Quraisy Mekah.
27. Kaum Yahudi mulai berani memperlihatkan
permusuhan dengan umat Islam dan bersahabat dengan kaum Quraisy Mekah.
28. Bahkan kaum Yahudi berencana membunuh
Nabi Muhammad.
29. Nabi Muhammad dan beberapa sahabat sedang
menunggu di sebuah rumah milik orang Yahudi.
30. Amru bin Jahsy mengangkat sebuah lesung
gilingan gandum yang akan dilemparkan dari atas rumah mengenai kepala Nabi Muhammad
dan para sahabat.
31. Malaikat Jibril memberitahu Nabi Muhammad
tentang rencana jahat tersebut.
32. Dengan cepat Nabi Muhammad beranjak pergi
meninggalkan rumah tersebut.
33. Nabi Muhammad selamat dari rencana
pembunuhan yang keji tersebut.
34. Nabi Muhammad mengusir kaum Yahudi Bani
Nadhir agar keluar dari Madinah.
35. Abdullah bin Ubay (tokoh munafik) yang
berasal dari kaum Ansar dan kepala suku Bani Khazraj ikut membela kaum Yahudi
Bani Nadir agar melawan Nabi dan umat Islam.
36. Nabi Muhammad membawa pasukan Islam untuk
memerangi Bani Nadhir, yang membawa bendera kaum Muslim adalah Ali bin Abi
Thalib..
37. Pasukan Islam mengepung benteng Bani
Nadhir selama 6 hari (ada yang berpendapat 15 hari), dan akhirnya kaum Yahudi
Bani Nadhir menyerah.
38. Kaum Yahudi Bani Nadhir yang mengkhianati
perjanjian Piagam Madinah diusir oleh Nabi Muhammad untuk keluar dari Madinah.
39. Mereka pindah ke daerah Khaibar dengan
membawa keluarganya, dan harta kekayaan yang diangkut dengan 900 ekor unta,
tanpa membawa senjata.
PERANG BANI QURAIZHAH
40. Kaum Yahudi Bani Nadhir yang melanggar
perjanjian Piagam Madinah dan telah diusir oleh Nabi keluar dari Madinah
berhasil mengumpulkan pasukan sebanyak 10.000 orang untuk mengepung Madinah
dengan penduduk 3.000 orang dalam Perang Parit.
41. Umat Islam hampir punah, karena 10.000
pasukan musyrik mengepung 3.000 umat Islam di Madinah dalam Perang Khandaq
(Perang Parit).
42. Pengepungan berlangsung lebih dari
sebulan.
43. Alhamdulillah umat Islam berhasil
selamat, salah satunya karena adanya parit yang panjang, dalam, dan lebar
sehingga musuh tidak dapat masuk Madinah, atas usulan Salman Al-Farisi yang
berasal dari Persia.
44. Setelah 10.000 pasukan musuh kembali ke
daerahnya masing-masing, maka Nabi menghukum kaum Yahudi Bani Quraizhah.
45. Kaum yahudi berkhianat dalam Perang
Parit, dengan membatalkan perjanjian
sepihak dan memberontak dari belakang, ketika Nabi Muhammad melawan
10.000 pasukan dari depan.
46. Sungguh sangat membahayakan, hampir saja
umat Islam habis dari muka bumi.
47. Nabi Muhammad membawa 3.000 pasukan Islam
untuk mengepung benteng Bani Quraizhah selama 25 hari.
48. Akhirnya Bani Quraizah menyerah, kemudian
Saad bin Muadz, kepala suku Bani Aus, dari kaum Ansar sebagai hakim yang
memutuskan semua pasukan Bani Quraizhah
dihukum bunuh.
49. Demikianlah, beberapa kisah tentang
pengkhianatan kaum Yahudi pada zaman Nabi Muhammad masih hidup.
50. Sebaiknya semua umat Islam membaca
sendiri minimal sekali dalam hidupnya tentang Sirah Nabawi (sejarah hidup Nabi
Muhammad).
51. Agar semua Islam lebih memahami sejarah
hidup Nabi Muhammad untuk dicontoh dan diteladani supaya tidak mudah ditipu
oleh musuh Islam.
Daftar Pustaka
1. Al-Mubarakfury, Syaikh Shafiyurrahman.
Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah
Masjid Nabawi. Madinah 2004.
3. Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah
Mekah. Mekah 2004
4. Al-Kandahlawi, Maulana Muhammad Zakaria.
Himpunan Fadhilah Amal. Penerbit Ash-Shaff. Jogyakarta. 2000.
5. Hisyam, Ibnu. Sirah Nabawiyah. Sejarah
Lengkap Kehidupan Rasulullah.


0 comments:
Post a Comment