HARUS ADA YANG AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ
يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ
ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan
umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah
dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
Iman Kuat
menolak
mungkar dengan tangan
lman Sedang
menolak
mungkar dengan ucapan
lman Lemah
menolak
mungkar dengan hati
Rasulullah bersabda.
عَنْ
أَبِي سَعِيْدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ
يَقُوْلُ: «مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ
يَستَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَستَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ
الإِيْمَانِ» رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Dari Abu Sa’id Khudri,
Rasulullah bersabda, “Barang siapa melihat kemungkaran, ubahlah dengan
tangannya. Jika tidak bisa, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak bisa, tolaklah
dengan hatinya, dan itu selemah-lemahnya iman.”
(HR. Muslim, no. 49]
Al-Quran surah Ali
Imran (surah ke-3) ayat 110.
كُنتُمْ
خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ
عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ
لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ
Kamu
(umat lslam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu)
menyuruh kepada yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada
Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentu itu lebih baik bagi mereka, di
antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka orang-orang yang fasik.
Ada 3 syarat menjadi
umat lslam terbaik dalam ayat di atas, yaitu:
1. Menyuruh kepada
yang makruf.
2. Mencegah dari yang
mungkar.
3. Beriman kepada
Allah.
Menyuruh kepada yang
makruf.
1. Mengajak orang berbuat
baik relatif lebih mudah dikerjakan daripada mencegah kemungkaran.
2. Sehingga lebih banyak
orang yang mampu melakukan amar makruf.
3. Karena orang yang diajak
berbuat baik, jika tidak mau maka dia akan menolaknya dengan cara yang baik.
Mencegah dari yang
mungkar.
1. Mencegah perbuatan mungkar
lebih berat dibandingkan mengajak berbuat baik.
2. Menolak kemungkaran lebih
berat daripada mengajak berbuat kebaikan.
3. Sehingga hanya relatif
sedikit orang yang sanggup melakukan nahi mungkar.
4. Karena orang yang berbuat
mungkar yang terganggu kepentingannya akan melawan dengan cara halus sampai
kasar.
5. Bahkan dia bisa membunuh
orang yang menolak kemungkaran.
Daftar Pustaka
1. Shihab,
M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan,
1994.
2. Shihab,
M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan
Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3. Shihab,
M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com
online
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُوا۟ وَٱخْتَلَفُوا۟
مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْبَيِّنَٰتُ ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
0 comments:
Post a Comment