WAPRES
AMERIKA DAN SENATOR ABDUL ALSAYED
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A. Sanator
terpilih ALSAYED
1)
Dr. Abdulrahman Mohamed El-Sayed.
2)
Senator terpilih dari Negara Bagian
Michigan, Amerika Serikat.
3)
Ia menjadi Muslim Amerika pertama
4)
Terpilih jadi anggota Senat AS.
Pada
pidato kemenangan
Pada 4 November 2026.
1)
Al-Sayed sindir Wakil Presiden Amerika
Serikat JD Vance
2)
Dengan ucapan menarik perhatian dunia.
B. Apa
yang diucapkan Al-Sayed?
Ia
mengatakan:
1.
“JD, habibi, there is this delicious irony
in the fact
2.
That you're constitutionally obligated to
swear me in in January.”
Artinya
dalam bahasa Indonesia:
1.
"JD, sahabatku, sungguh ironis dan
menarik
2.
Bahwa secara konstitusi
3.
Kamu justru wajib ambil sumpah jabatan
saya
4.
Pada
bulan Januari."
Catatan.
1)
Kata “habibi” dalam bahasa Arab
2)
Berarti kekasihku, orang tersayang, atau
sahabatku.
3)
Dalam konteks ini
4)
Menyindir dengan nada bercanda.
C. Mengapa
ucapan itu menarik?
1)
Wapres JD Vance
2)
Sering kritik Abdul El-Sayed.
3)
El-Sayed akhirnya menang dalam pemilihan
senator.
4)
Sebagai wakil presiden.
5)
JD Vance bertugas konstitusional memimpin
ambil sumpah anggota Senat baru.
6)
Jadi, orang yang dahulu mengkritiknya.
7)
Harus ambil sumpah jabatannya.
Al-Sayed
juga sampaikan pesan pada Donald Trump:
1)
"Setelah JD mengambil sumpah saya,
Anda bisa memanggil saya Senator."
2)
Sebab Presiden Donald Trump sulit sebut
nama Al-Sayed
Pelajaran
menarik:
1)
Dalam demokrasi.
2)
Orang boleh beda
a.
Agama.
b.
Pandangan.
c.
Politik.
3)
Tapi hak jadi pemimpin.
4)
Ditentukan oleh
a.
Konstitusi.
b.
Suara rakyat.
5)
Bukan oleh benci pada
a.
Agama.
b.
Asal-usul orang.
DEMOKRASI
DALAM AL-QUR'AN
Demokrasi
1)
Sistem pemerintahan
2)
Beri kesempatan pada rakyat
3)
Untuk ikut
a.
Menentukan pemimpin.
b.
Menyampaikan pendapat.
c.
Mengawasi kekuasaan.
d.
Berjuang kepentingan bersama.
Al-Qur'an
tak sebut demokrasi
Dalam
sistem pemilu modern.
Al-Qur'an
ajarkan nilai.
Jadi
dasar kehidupan demokratis.
1.
Mengambil putusan musyawarah
QS.
Asy-Syura 38
وَأَمْرُهُمْ
شُورَىٰ بَيْنَهُمْ
Urusan
mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka.
Penjelasan
1)
Pemimpin tidak boleh merasa dirinya paling
pintar dan paling benar.
2)
Ia harus mau mendengar pendapat orang
lain.
Contoh:
1)
Kepala Desa
Mendengar usulan masyarakat.
2)
Presiden
Mendengar masukan para ahli.
3)
Suami dan istri
Musyawarah urus rumah tangga.
4)
Pemimpin
Tak boleh ambil putusan
penting
Hanya keinginan sendiri.
Logika
modern:
1)
Hasil pikiran banyak orang.
2)
Lebih luas daripada 1 orang saja.
2.
Memilih pemimpin amanah dan adil
QS.
An-Nisa 58
إِنَّ اللَّهَ
يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا
Sesungguhnya
Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.
1)
Jabatan adalah amanah.
2)
Bukan hadiah untuk teman, keluarga, atau
orang yang memberi uang.
Contoh:
1)
Memilih pemimpin karena kemampuan dan
kejujurannya.
2)
Tidak memilih karena diberi uang.
3)
Tidak memilih hanya karena satu agama atau
satu golongan.
4)
Mempertimbangkan rekam jejak dan program
kerjanya.
3.
Menghormati bed pendapat
QS.
Al-Hujurat 13
Allah
menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.
1)
Dalam demokrasi.
2)
Rakyat boleh beda pilihan.
Contoh:
1)
Tetangga memilih calon A.
2)
Kita memilih calon B.
3)
Tetap berteman dan saling menghormati.
4)
Jangan hina atau memusuhi orang karena beda pilihan politik.
5)
Perbedaan pilihan bukan alasan putus persaudaraan.
4.
Menegakkan keadilan meskipun terhadap
orang yang tidak disukai
QS.
Al-Maidah 8
Jangan
bencimu pada atu kaum mendorong kamu berlaku tidak adil.
1)
Kalau pemimpin salah.
2)
Kita boleh mengkritiknya
3)
Meskipun kelompok sendiri.
Sebaliknya.
1)
Jika lawan politik benar.
2)
Kita akui kebenarannya.
Inilah
sikap demokrasi sehat.
5.
Tidak boleh paksakan kehendak
QS.
Ali Imran 159
Allah
memerintahkan Nabi Muhammad SAW bermusyawarah dalam urusan tertentu.
1)
Bayangkan pemimpin berkata:
"Saya yang berkuasa,
semua orang harus mengikuti kemauan saya!"
2)
Itu bukan pemimpin yang baik.
3)
Pemimpin harus terbuka terhadap kritik dan
saran.
6.
Berani katakan kebenaran
QS.
An-Nisa 135
Allah perintahkan
orang beriman tegakkan keadilan dan jadi saksi karena Allah, sekalipun pada diri
sendiri, orang tua, atau kerabat.
Artinya:
1)
Jangan membela pejabat yang korup.
2)
Jangan tutupi salah kelompok sendiri.
3)
Jangan sebar berita bohong untuk
menjatuhkan lawan.
4)
Berani koreksi pemimpin dengan cara yang
benar.
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT


0 comments:
Post a Comment