TULISAN QURAN AYAH NABI
IBRAHIM TAK BERIMAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A.
Ayat Quran sebut ayah
Nabi lbrahim tak beriman
QS Al-An'am (6:74)
۞ وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ آزَرَ
أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا آلِهَةً ۖ إِنِّي أَرَاكَ وَقَوْمَكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Dan (ingatlah) waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Azar,
"Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?
Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata".
Catatan.
1)
"Dan (ingatlah)
ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya, Azar: 'Pantaskah engkau menjadikan
berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?
2)
Sesungguhnya aku melihat
engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.'"
Tafsir Perkata
وَإِذْ (wa idz)
= Dan ingatlah ketika.
Allah memerintahkan Nabi
Muhammad untuk mengingat dan menceritakan kisah Ibrahim.
قَالَ (qāla)
= Berkata.
Nabi Ibrahim
menyampaikan nasihat kepada ayahnya.
إِبْرَاهِيمُ (Ibrāhīmu)
= Ibrahim.
Nabi yang mengajak
manusia bertauhid.
لِأَبِيهِ (li-abīhi)
= Kepada ayahnya.
Mayoritas ulama
menafsirkan "ab" di sini sebagai ayah yang membesarkannya, yaitu
Azar.
آزَرَ (Āzara)
= Azar.
Nama ayah (atau menurut sebagian
ulama, paman) Nabi Ibrahim.
أَتَتَّخِذُ
(a-tattakhidzu)
= Apakah engkau menjadikan?
Pertanyaan untuk
menyadarkan.
أَصْنَامًا (aṣnāman)
= Berhala-berhala.
Patung yang disembah
selain Allah.
آلِهَةً (ālihatan)
= Sebagai tuhan-tuhan.
Yang dianggap memiliki
kekuasaan dan layak disembah.
إِنِّي (innī)
= Sesungguhnya aku.
أَرَاكَ (arāka)
= Aku melihat engkau.
Maksudnya mengetahui
keadaanmu.
وَقَوْمَكَ (wa qawmaka)
= Dan kaummu.
Masyarakat yang
mengikuti penyembahan berhala.
فِي ضَلَالٍ (fī ḍalālin)
= Dalam kesesatan.
Menyimpang dari jalan
tauhid.
مُبِينٍ (mubīn)
= Yang nyata.
Jelas kesalahannya.
B.
Ayat Lain Menunjukkan
Ayah Ibrahim Tidak Beriman
QS At-Taubah (9:114).
وَمَا كَانَ اسْتِغْفَارُ إِبْرَاهِيمَ
لِأَبِيهِ إِلَّا عَنْ مَوْعِدَةٍ وَعَدَهَا إِيَّاهُ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ
أَنَّهُ عَدُوٌّ لِلَّهِ تَبَرَّأَ مِنْهُ ۚ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَأَوَّاهٌ
حَلِيمٌ
Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya
tidak lain hanya karena suatu janji yang telah diikrarkan pada bapaknya. Maka,
tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah, maka Ibrahim
berlepas diri darinya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut
hatinya lagi penyantun.
Catatan.
1)
Allah jelaskan
2)
Ibrahim berlepas diri dari ayahnya
3)
Setelah jelas
4)
Ayahnya menolak iman:
"...Maka ketika telah jelas bagi Ibrahim bahwa ayahnya
adalah musuh Allah, Ibrahim berlepas diri darinya."
a.
Ini bukti.
b.
Bahwa ayah Nabi Ibrahim
c.
Tetap menolak ajakan
tauhid.
Versi Al-Qur'an
1)
Hidayah
Tak ditentukan hubungan keluarga.
2)
Seorang Nabi
a.
Tak bisa paksa ayahnya
b.
Untuk beriman.
3)
Kebenaran harus diikuti
Meskipun bertentangan tradisi keluarga.
Versi Logika Modern
1)
Bayangkan
a.
Anak temukan kebenaran
ilmiah.
b.
Tapi keluarganya
c.
Tetap pegang kepercayaan
lama
d.
Yang keliru.
2)
Dia hormati orang tuanya.
3)
Tapi tak boleh ikut salah
mereka.
Pelajaran kisah Nabi Ibrahim:
1)
Wajib hormat kepada
orang tua
2)
Patuh pada Allah lebih utama
Daripada ikuti tradisi salah.
3)
Kebenaran dinilai dari
bukti dan petunjuk.
Bukan dari status keluarga.
Al-Qur'an jadikan kisah
Nabi Ibrahim
1.
Iman
1)
Pilihan pribadi
2)
Tanggung jawab pribadi.
2.
Hubungan darah
1)
Tak otomatis orang
beriman
2)
Tak otomatis selamat.
Sumber
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



