Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, October 14, 2023

31343. PROF YUSRIL JOKOWI LENGSER KASUS BAWAH TANAH MUNCUL

 


PROF YUSRIL JOKOWI  LENGSER KASUS BAWAH TANAH MUNCUL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Ketua Umum

Partai Bulan Bintang (PBB).

 

Pakar hukum tata negara.

Yusril Ihza Mahendra.

 

Diskusi dengan Presiden Jokowi.

Terkait jaga presiden Jokowi.

Usai lengser dari presiden.

 

Yusril tuturkan.

Bahwa dia diskusi.

 

Dengan Presiden Jokowi. 

Beberapa waktu lalu.

 

"Juga bahas cara atur.

Presiden dan wakil presiden.

Usai lengser," kata Yusril.

 

Jumat (13/10/2023). 

 

Yusril tuturkan.

Bahwa dia pengalaman.

Atasi soal Presiden Soeharto.

 

Saat diseret ke pengadilan.

Usai turun takhta.

 

Saat itu.

Yusril jadi Mensesneg. 

 

"Sewaktu saya jadi Mensesneg.

Tuntutan pada Pak Harto.

 

Dihentikan di pengadilan.

Berdasar alasan tertentu," ujar Yusril. 

 

Menurut dia.

Presiden Jokowi.

Juga harus dijaga.

 

Usai turun takhta.

Pada Oktober 2024.

 

"Bagi saya.

Seorang presiden.

 

Usai lengser.

Tetap harus dihormati.

 

Dan dijaga nama baiknya," ujarnya. 

 

Yusril sebut .

Muncul sejumlah soal.

 

Ditinggalkan Jokowi.

Usai lengser.

 

Soal itu.

Kini di 'bawah tanah”.

 

Sebab Jokowi.

Masih menjabat. 

 

"Begitu Jokowi lengser.

Banyak hal diungkapkan.

 

Seperti:

 

1)        Bangunan mangkrak.

2)        Infrastruktur tak tepat.

 

3)        Pemborosan.

4)        Tak efektif.

 

5)        Tanpa perencanaan.

6)        Dan lainnya.

 

Semua soal itu.

Harus diatasi," ujarnya. 

 

Yusril yakin.

Mampu atasi soal.

 

Dan jaga Jokowi.

Jika jadi cawapres.

Pendamping Prabowo Subianto.

 

 

(Sumber republika)

31342. SALAH PILIH PRESIDEN SEDIH SALAH AGAMA CELAKA

 


SALAH PILIH PRESIDEN SEDIH SALAH PILIH AGAMA CELAKA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Goenawan Mohammad.

 

“Saya dulu pilih Jokowi.

Dan bekerja agar dia menang.

 

Tapi kini.

Saya merasa dibodohi,” katanya.

 

Sastrawan, budayawan, jurnalis.

Goenawan Mohamad.

 

Tokoh pers nasional.

Dan esais terkenal.

 

Goenawan Mohammad.

Merasa dibodohi.

Oleh Joko ‘Jokowi’ Widodo.

 

Dulu.

Orang yang diperjuangkannya.

Bersama warga lain.

 

Agar berkuasa.

Demi mengabdi pada bangsa.

 

Tapi kini.

Jokowi lupa.

Untuk siapa mengabdi.

 

Dengan skenario gugatan.

Batas usia capres-cawapres.

Ke Mahkamah Konstitusi.

 

Nafsu Jokowi.

Untuk bangun dinasti politik.

Sangat kentara.

 

Goenawan Mohamad

Atau GM.

 

Menulis pesan.

Ajak teman-temannya.

 

Dan rakyat luas.

Untuk melawan.

Skenario dinasti politik.

 

Pasangkan Prabowo Subianto.

Dan putra sulung Presiden Jokowi.

 

Gibran Rakabuming Raka.

Pada Pilpres 2024.

 

Pesan pendiri Majalah Tempo.

Beredar di WA.

Jumat (13/10/2023).

 

“Saya dulu memilih Jokowi dan bekerja agar dia menang.

 

Tapi kini saya merasa dibodohi,” ujar GM.

 

GM tak mau

MK jadi pelayan penguasa.

 

 Jika Prabowo dan Gibran menang.

Maka taruhannya.

Nasib generasi mendatang. 

 

“Jika nanti Prabowo-Gibran/Jokowi menang.

Maka generasi anak kita.

 

Mewarisi politik.

1)        Culas.

2)        Nepotisme.

 

3)        Menghina kepatutan.

4)        Lembaga hukum layani kekuasaan.

 

GM bertekad menggagalkan.

Skenario Prabowo-Gibran.

 

Meski sudah sepuh.

GM lahir 29 Juli 1941.

 

Dia tak mau berdiam diri.

Membiarkan sandiwara.

Pemburu kekuasaan.

 

“Tadinya saya mau:

 

1)                Pasif.

2)                Melukis.

 

3)                Menulis.

4)                Golput.

 

Tapi taruhan Pilpres 2024.

1)        Sangat besar.

2)        Seluruh Tanah Air.

 

3)        Sejumlah nilai kebajikan.

4)        Jutaan generasi baru.

 

Saya putuskan.

Dalam usia lanjut.

 

Turut melawan.

Demi perbaikan,” tutur GM. 

 

“Mudah-mudahan teman-teman.

Bersama saya,” harapnya.

 

GM jelaskan.

Surat itu.

 

Bukan ungkapan marah.

Tapi sedih mendalam.

 

Terjadi pengkhianatan.

1)                Norma

2)                Etika bernegara. 

 

“Saya lebih sedih daripada marah.

Sedih juga terhadap teman-teman.

Yang terjerumus,” katanya. 

 

Selama ini.

 GM sering puji kinerja Jokowi.

 

Ketika ada yang menyerang.

Atau mencemooh Jokowi.

 

Dia ikut meluruskan. 

 

Perkembangan di MK.

Saat ini.

 

Membuat dirinya.

Merasa benar-benar terpukul.

 

Bahkan GM mengaku.

Emosi ketika sampaikan.

Isi hatinya. 

 

“Maaf, saya tulis kalimat itu .

Dengan sedikit menangis,” kata GM.

 

(Sumber tribun)