STRATEGI
MUSLIM MELIHAT MAKSIAT DAN KEBATILAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Bagaimana
caranya
Orang
lslam Hadapi:
1)
Maksiat.
2)
Kebatilan.
Jawaban.
Sikap
orang Muslim
Melihat
maksiat dan kebatilan
1)
Tak boleh asal marah.
2)
Tak menghina.
3)
Tak merasa paling suci.
Al-Qur'an
ajarkan
Mencegah
kemungkaran
Dengan
1)
Cara yang benar.
2)
Tetap adil.
3)
Tak ikut kebatilan.
Caranya
1)
Tidak ikut melakukan
2)
Menolak maksiat dalam hati
3)
Mencegah sesuai kemampuan
4)
Menasihati dengan cara yang baik
5)
Tetap adil
6)
Jangan merasa diri paling suci
7)
Tak balas kebatilan dengan kebatilan
8)
Jika maksiat bahayakan orang lain
9)
Mendoakan perbaikan
Penjelasan.
A. Tidak
ikut melakukan
1)
Pertama, seorang Muslim harus menjaga
dirinya.
QS.
Al-Ma'idah (5:2)
Ø
وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
"Jangan kamu saling
membantu dalam dosa dan permusuhan."
Contoh:
1)
Teman ajak mencuri
Jangan ikut.
2)
Ada ajak judi
Jangan ikut.
3)
Ada kegiatan haram.
Jangan membantu.
B. Menolak
maksiat dalam hati
1)
Jika tak mampu mengubah.
2)
Maka menolak maksiat
3)
Dalam hati.
Artinya:
1)
Tak mau terlibat.
2)
Tak ikut berbuat dosa
C. Mencegah
sesuai kemampuan
QS.
Ali 'Imran (3:110)
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ ... تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ
وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
"Kamu
umat terbaik... menyuruh pada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar."
Dalam
hadis
1)
Prinsip ubah kemungkaran.
2)
Dengan tangan, lisan, atau hati.
3)
Sesuai kemampuan dan keadaan.
Contoh
1)
Orang tua didik anak dengan baik.
2)
Guru menasihati murid.
3)
Teman ingatkan teman lain.
4)
Jika tak mampu bicara.
5)
Maka tidak terlibat
6)
Tetap benci mungkar dalam hati.
D. Menasihati
dengan cara baik
1)
Jangan cegah maksiat
2)
Tapi pakai maksiat.
QS.
An-Nahl 16:125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ
الْحَسَنَةِ
"Serulah
ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat baik."
Jadi JANGAN:
1)
menghina,
2)
mencaci,
3)
permalukan orang,
4)
sebarkan aib,
5)
berbuat kekerasan tanpa hak.
E. Tetap
adil
1)
Ini sangat penting.
2)
Kita menolak perbuatannya.
3)
Tapi tidak zalim
4)
Kepada orangnya.
QS.
Al-Ma'idah 5:8
وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا
تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ
"Jangan
bencimu pada suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku
adillah; itu lebih dekat pada takwa."
F.
Jangan merasa diri paling suci
1)
Melihat orang bermaksiat
2)
Kita bersyukur dan introspeksi.
3)
Bukan sombong.
QS.
An-Najm 53:32
فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ
اتَّقَىٰ
"Jangan
kamu anggap dirimu suci. Dia paling mengetahui siapa bertakwa."
Contoh:
1)
Salah:
"Dia
memang orang jahat. Saya pasti lebih baik."
2)
Lebih baik:
"Perbuatannya
salah. Semoga Allah memperbaikinya dan menjaga saya agar tidak
terjerumus."
G. Jangan
membalas kebatilan dengan kebatilan
1)
Ini prinsip penting.
2)
Orang menghina Islam.
3)
Tak boleh dibalas fitnah, bohong, atau menghina.
QS.
Al-An'am (6:108)
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ
"Jangan
kamu memaki sembahan yang mereka sembah selain Allah..."
Artinya.
1)
Tujuan benar
2)
Pakai cara benar.
H. Jika
maksiat bahayakan orang lain
1)
Jika kejahatan bahayakan orang lain.
2)
Muslim tak cukup berkata,
"Saya tidak suka."
3)
Harus ditempuh cara sah dan aman.
Misalnya:
1)
melaporkan pada pihak berwenang,
2)
melindungi korban,
3)
ingatkan proporsional,
4)
tak main hakim sendiri.
I. Mendoakan
perbaikan
1)
Tak hanya ingin orang maksiat
2)
Mendapat hukuman.
3)
Tapi
Muslim juga berharap
4)
Orang itu bertobat.
5)
Orang hari ini bermaksiat.
6)
Besok bisa jadi orang baik.
Kesimpulan
1)
Lihat maksiat → jangan ikut.
2)
Lihat kebatilan → jangan benarkan.
3)
Mampu mencegah → cegah dengan cara benar.
4)
Mampu menasihati → nasihati dengan hikmah.
5)
Tidak mampu → tak ikut dan tak benarkan.
6)
Tak menghina dan tak zalim.
7)
Tetap adil dan rendah hati.
8)
Doakan pelakunya balik pada kebenaran.
Kesimpulan.
1)
Muslim kuat
2)
Tak keras memarahi pelaku maksiat.
3)
Tapi mampu pertahankan kebenaran.
4)
Tanpa ikut zalim.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.

0 comments:
Post a Comment