BUKTI
ADANYA TUHAN 10 ALASAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Daftar
10 alasan
Keberadaan
Allah
Dari
gabungan
1)
Al-Qur'an.
2)
Akal/logika.
3)
Ilmu sains modern.
Penting
dicatat:
1)
Sains
Tak bisa “mengukur Allah” di
lab.
2)
Argumen gabungan bukti empiris dan
penalaran filosofis.
Bukti
adanya Tuhan Allah
Yaitu:
1)
Alam semesta mempunyai permulaan
2)
Sesuatu tidak menciptakan dirinya sendiri
3)
Keteraturan alam sangat luar biasa
4)
Alam memungkinkan kehidupan
5)
Kesadaran manusia sangat misterius
6)
Manusia mempunyai dorongan moral
7)
Manusia mempunyai kemampuan berpikir
tentang kebenaran
8)
Al-Qur'an mengajak manusia menguji dan
berpikir
9)
Keterbatasan manusia justru menjadi
Pelajaran
10) Pertanyaan
terbesar: mengapa ada sesuatu?
Penjelasan.
1.
Alam semesta punya permulaan
1)
Kalau sesuatu mulai ada.
2)
Secara logika
3)
Wajar ditanyakan apa penyebabnya.
4)
Al-Qur'an ajak manusia
5)
Pikirkan asal-usul langit dan bumi:
QS.
Al-Anbiya (21:30)
“Apakah
orang kafir tak tahu bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian
Kami pisahkan keduanya...”
Kosmologi
modern
1)
Alam semesta punya sejarah awal.
Yang sangat panas dan padat.
2)
Bukan bukti Allah ada.
a.
Tapi cocok pertanyaan Qur'ani.
b.
Tentang asal mula alam semesta.
2.
Sesuatu tidak menciptakan dirinya sendiri
1)
Bayangkan sebuah rumah.
2)
Kita tidak mengatakan:
“Rumah
ini membuat dirinya sendiri.”
3)
Sebelum rumah ada.
a.
Rumah tak mampu
b.
Untuk membuat dirinya.
4)
Al-Qur'an tanya sangat tajam:
QS.
At-Tur 52:35
“Apakah
mereka tercipta tanpa sesuatu atau mereka menciptakan diri sendiri?”
a.
Ini argumen filosofis.
b.
Tentang sebab keberadaan.
3.
Keteraturan alam sangat luar biasa
1)
Alam semesta punya hukum konsisten:
Yaitu:
a.
gravitasi,
b.
elektromagnet,
c.
hukum termodinamika,
d.
struktur atom,
e.
hukum kimia,
f. dan lainnya.
2)
Jika hukum alam berubah
3)
Secara kacau tiap saat.
4)
Maka kehidupan kompleks
5)
Sangat sulit terjadi.
6)
Al-Qur'an katakan:
QS. Al-Mulk 67:3
“Kamu
tidak akan melihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha
Pengasih.”
1)
Segala seraba teratur.
2)
Tanda kebijaksanaan Pencipta.
3)
Meskipun bukan “bukti lab” langsung.
4.
Alam semeta memungkinkan kehidupan
1)
Bumi punya kondisi
2)
Memungkinkan kehidupan:
a.
Air dalam jumlah besar.
b.
Sumber energi.
c.
Unsur kimia sesuai.
d.
Lingkungan relatif stabil
3)
Selama periode panjang.
Orang
beriman
a.
Melihat kondisi itu.
b.
Bagian tanda kekuasaan Allah.
QS.
Al-Jatsiyah 45:3–4
1)
Ajak manusia perhatikan
2)
Penciptaan langit dan bumi
3)
Penciptaan manusia
4)
Dan makhluk hidup.
5.
Kesadaran manusia sangat misterius
1)
Otak terbuat materi,
2)
Tapi manusia alami:
a.
“Saya berpikir.”
b.
“Saya sadar.”
c.
“Saya mencintai.”
d.
“Saya memilih.”
Ilmu
saraf
1)
Belajar hubungan otak dan pengalaman sadar.
3)
Tapi ada soal pengalaman subjektif.
4)
Jadi masalah besar
5)
Dalam filsafat pikiran.
Bagi
Muslim.
1)
Manusia tak sekadar kumpulan atom.
QS.
Al-Isra 17:85
1)
Tentang ruh.
2)
Ilmu manusia terbatas.
6.
Manusia punya dorongan moral
1)
Hampir semua manuisa.
2)
Punya gagasan:
a.
keadilan,
b.
kezaliman,
c.
kejujuran,
d.
pengkhianatan,
e.
kebaikan,
f. kejahatan.
3)
Pertanyaan filosofis
a.
Apakah moral hanya sepakat manusia.
b.
Atau ada standar moral lebih tinggi?
Islam
menjawab
1)
Allah sumber hukum
2)
Allah keadilan tertinggi.
QS.
An-Nahl 16:90:
“Sesungguhnya
Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan...”
7.
Manusia punyai kemampu berpikir kebenaran
1)
Manusia tak hanya bisa melihat benda.
2)
Manusia dapat bertanya:
a.
Mengapa saya ada?
b.
Apa tujuan hidup?
c.
Apa yang terjadi setelah mati?
d.
Mengapa sesuatu itu benar atau salah?
3)
Al-Qur'an berkali-kali
a.
Dorong pakai akal.
b.
Merenungi alam.
4)
Akal manusia.
Jadi alat cari tanda kebesaran
Allah.
8.
Al-Qur'an ajak manusia menguji dan
berpikir
1)
Al-Qur'an tak hanya berkata:
“Percayalah.”
2)
Tapi berkali-kali ajak manusia.
a.
Melihat alam.
b.
Belajar sejarah.
c.
Amati diri sendiri.
QS.
Fussilat 41:53:
“Kami
akan perlihatkan pada mereka tanda-tanda Kami di segenap penjuru dan pada diri
mereka sendiri...”
Artinya.
1)
Pencarian iman
2)
Lewat merenungkan alam.
3)
Dan diri manusia.
9.
Keterbatasan manusia jadi Pelajaran
1)
Makin manusia maju.
Makin banyak yang diketahui.
2)
Tapi juga makin sadar.
3)
Banyak yang belum diketahui.
QS.
Al-Isra 17:85
“Dan
tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”
1)
Ilmuwan jujur
TIDAK berkata:
“Saya
sudah tahu semuanya.”
2)
Sikap ilmiah justru:
a.
“Saya tahu sebagian.
b.
Masih banyak yang belum saya ketahui.”
10. Pertanyaan
terbesar: mengapa ada sesuatu?
1)
Pertanyaan sederhana.
Tapi paling
dalam:
a.
Mengapa ada alam semesta, manusia, hukum
alam dan kehidupan.
b.
Daripada tidak ada apa-apa sama sekali?
Sains
1)
Menjelaskan cara alam berkembang.
2)
Tapi pertanyaan mengapa ada realitas.
Masuk ke wilayah filsafat dan
metafisika.
3)
Dalam Islam.
Jawaban akhirnya.
4)
Allah adalah Al-Khaliq — Sang Pencipta.
QS.
Az-Zumar 39:62:
“Allah Pencipta segala
sesuatu.”
Intinya
1)
Jangan cari 1 “bukti ajaib”.
2)
Memaksa profesor jadi beriman.
1)
Tapi melihat banyak tanda
2)
Secara Bersama
a.
alam semesta → teratur → kehidupan →
kesadaran → moral → akal → pertanyaan asal-usul → pertanyaan tentang tujuan.
Al-Qur'an
ajak:
“Sesungguhnya
pada yang demikian benar-benar ada tanda bagi orang berpikir.”
QS.
Ar-Ra'd 13:3
Kesimpulan.
1)
Dalam lslam.
a.
Orang beriman
b.
Bukan anti-ilmu.
2)
Ilmu tentang alam.
3)
Jadi jalan makin kenal kebesaran Allah.
4)
Al-Qur'an beri.
a.
Kerangka makna dan tujuan
b.
Dalam kehidupan.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.



0 comments:
Post a Comment