AYAT
QURAN DAN RIBUAN DRONE DI UDARA
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
A. Cara kerja
atraksi ribuan drone di udara
1)
Atraksi ribuan drone di udara
2)
Seperti pertunjukan “layar 3D raksasa”
3)
Tersusun dari banyak titik cahaya.
4)
Tiap drone jadi 1 piksel
5)
Yang bisa terbang.
Prinsip kerjanya
Yaitu:
1)
Komputer membuat desain
2)
Tiap drone dapat tugas sendiri
3)
Drone tahu posisinya
4)
Semua drone disinkronkan
5)
Lampu LED membentuk gambar
1.
Komputer membuat desain
1)
Operator buat
a.
Gambar, tulisan, logo, atau animasi 3D
b.
Pakai software.
2)
Gambar diubah jadi titik-titik posisi.
3)
Misalnya 2.000 drone.
4)
Gambar dibagi jadi sekitar 2.000
titik.
2.
Setiap drone dapat tugas sendiri
1)
Tiap drone punya identitas.
2)
Misalnya:
a.
Drone 1 → terbang ke koordinat A
b.
Drone 2 → koordinat B
c.
Drone 3 → koordinat C
d.
Dan seterusnya.
3)
Ribuan drone
4)
Tak terbang acak.
3.
Drone tahu posisinya
1)
Drone pakai sistem navigasi satelit .
Seperti GPS/GNSS.
2)
Ditambah sensor internal
Seperti:
a.
IMU/gyroscope
b.
accelerometer
c.
kompas
d.
sensor ketinggian
3)
Semua drone
4)
Pertahankan posisi dan tingginya.
4.
Semua drone disinkronkan
1)
Sistem komputer beri waktu dan
perintah sama
2)
Kepada seluruh armada.
Contohnya:
a.
Detik 0 → bentuk lingkaran
b.
Detik 5 → berubah jadi tulisan
c.
Detik 10 → berubah jadi burung
d.
Detik 15 → berubah jadi logo
3)
Perubahan itu.
a.
Perpindahan ribuan koordinat
b.
Secara teratur.
5.
Lampu LED membentuk gambar
1)
Drone bawa lampu LED RGB.
2)
Dengan mengatur:
a.
posisi drone
b.
warna lampu
c.
tingkat kecerahan
d.
waktu perubahan
3)
Ribuan drone
4)
Terlihat seperti gambar atau animasi
di langit.
B.
Kenapa ribuan drone tak bertabrakan?
1)
Ini bagian sangat penting.
2)
Sebelum pertunjukan.
3)
Komputer hitung jalur penerbangan
4)
Tiap drone.
5)
Menetapkan batas jarak dan ketinggian.
6)
Tiap drone tak boleh masuk zona drone
lain.
Misalnya:
Posisi awal
● ● ● ● ●
● ● ● ● ●
● ● ● ● ●
Kemudian semuanya bergerak:
● ●
● ● ●
● ●
Lalu membentuk gambar lain.
1)
Yang terlihat oleh penonton.
2)
Seperti ribuan drone gerak bebas.
3)
Sebenarnya semua gerakan
4)
Sudah dihitung sebelumnya.
C.
Hal yang menarik
1)
Ribuan drone
2)
Tak dikendalikan satu per satu
3)
Oleh manusia.
Manusia melakukan:
1)
DESAIN → PERENCANAAN → SIMULASI →
PENGIRIMAN MISI → MONITORING
1)
Selama pertunjukan.
2)
Sistem penerbangan
3)
Jalankan instruksi yang dibuat.
Kesimpulan
1)
Atraksi ribuan drone
2)
Gabungan robotika + GPS/GNSS +
komputer + komunikasi nirkabel + algoritma koordinasi + LED.
3)
Tiap drone seperti 1 “piksel terbang”.
4)
Ribuan piksel
5)
Disusun jadi gambar bergerak di
langit.
Misalnya
Ada
1.000 drone:
1)
1000 titik cahaya → lingkaran → tulisan →
burung → bendera → kembali ke formasi awal.
2)
Semua berubah otomatis
a.
Berdasar program.
b.
Bukan operator kendalikan 1.000 joystick.
Yang
paling sulit
1)
Bukan membuat drone terbang.
2)
Tapi sinkronisasi
a.
Waktu.
b.
Navigasi presisi.
c.
Komunikasi.
d.
Manajemen baterai.
e.
Cuaca.
f. Keselamatan.
Misalnya
1.000 drone
1)
Membuat tulisan “NU”.
2)
Berubah jadi gambar Kakbah.
3)
Prinsipnya
4)
Seperti animasi 3D di langit.
Contoh
prosesnya
1.
Komputer membuat gambar “NU”
1)
Gambar diubah jadi 1.000 titik.
2)
Tiap titik diberikan pada satu drone.
2.
Drone membentuk tulisan
1)
Dari bawah terlihat:
N U
1)
Drone tak harus dalam 1 bidang datar.
2)
Sebagian bisa dibuat sedikit lebih tinggi
atau rendah.
3)
Agar bentuknya jelas.
3.
Komputer membuat gambar Kakbah
1)
Gambar Kakbah juga diubah jadi titik-titik
koordinat.
4.
Komputer menghitung perpindahan
1)
Misalnya:
2)
Tulisan NU → transisi → Kakbah
3)
Tiap drone punya:
a.
posisi awal
b.
posisi tujuan
c.
waktu mulai bergerak
d.
waktu tiba
e.
warna lampu
6.
Semua bergerak serempak
1)
Tiap drone menjalankan program
2)
Dengan waktu tersinkronisasi.
3)
Ribuan lampu berubah hampir bersamaan.
6.
Lampu berubah warna
1)
Misalnya
a.
Lampu putih bentuk tulisan NU.
b.
Berubah jadi warna lain
c.
Saat membentuk Kakbah.
Hubungan Al-Qur’an dan drone.
1)
Al-Qur’an
Petunjuk hidup bagi manusia
2)
Drone
Hasil ilmu pengetahuan manusia.
1.
Al-Qur’an tak ajarkan cara membuat
drone
1)
Al-Qur’an dorong manusia
2)
Untuk belajar, berpikir, meneliti
alam, dan pakai ilmu
3)
Untuk maslahat.
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang
menciptakan.”
(QS. Al-‘Alaq 96:1)
Semangatnya
1)
Sembaca → belajar → temukan ilmu → ciptakan
teknologi → dipakai tanggung jawab.
2.
Drone hasil pemanfaatan hukum Allah di
alam
1)
Drone dapat terbang
Karena manusia paham hukum fisika
2)
Al-Qur’an ajak perhatikan alam:
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi ... ada tanda bagi orang
berpikir.”
(QS. Ali ‘Imran 3:190)
3)
Teknologi drone bukan sihir.
4)
Tapi manusia menerapkan hukum alam
yang diciptakan Allah.
3.
Drone bukti pentingnya ilmu
1)
Untuk membuat drone
2)
Perlu gabungan banyak ilmu:
a.
Matematika → fisika → elektronika →
komputer → pemrograman → AI → navigasi → teknik penerbangan.
1)
Sesuai semangat Islam.
2)
Sangat menghargai ilmu.
“Katakan: Apakah sama orang tahu
dengan orang yang tidak tahu?”
(QS. Az-Zumar 39:9)
4.
Drone untuk kebaikan dan kejahatan
1)
Ini sangat penting.
Drone dapat dipakai kebaikan:
1)
pantau kebakaran hutan,
2)
petakan sawah,
3)
mencari korban bencana,
4)
pantau banjir,
5)
fotografi dan pemetaan,
6)
bantu penelitian,
7)
kirim barang tertentu,
8)
pertunjukan cahaya seperti ribuan
drone di langit.
9)
Tapi bisa disalahgunakan.
Al-Qur’an berik prinsip:
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan
di bumi.”
(QS. Al-Baqarah 2:60)
Kesimpulan
1)
Al-Qur’an
Dorongan cari ilmu dan prinsip moral.
2)
Sains
Temukan hukum alam.
3)
Teknologi
Menerapkan ilmu
4)
Drone
Hasil penerapan ilmu manusia.
Maka tak perlu katakan
1)
“Al-Qur’an sudah menjelaskan teknologi
drone secara langsung.”
Yang lebih tepat:
1)
Al-Qur’an
a.
Beri dorongan menuntut ilmu
b.
Kembangkan teknologi.
2)
Drone
a.
Hasil kreativitas manusia
b.
Pahami hukum alam diciptakan Allah.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.
0 comments:
Post a Comment