TUNJUKKAN BUKTI QURAN WAHYU DARI ALLAH
Oleh: Drs. H. M. Yusron
Hadi, MM
Apa buktinya
Quran wahyu dari Allah
Bukan buatan manusia?
Jawaban.
Bukti berdasar
1)
Al-Qur’an
2)
Logika sehat.
Yaitu:
1)
Al-Qur’an menantang manusia membuat
yang semisal
2)
Al-Qur’an diturunkan pada Nabi
Muhammad yang tidak belajar membaca kitab
3)
Al-Qur’an turun selama 23 tahun tapi punya
kesatuan pesan
4)
Al-Qur’an tidak selalu membela Nabi
Muhammad
5)
Al-Qur’an memuat informasi yang tidak
mungkin berasal dari pengalaman Nabi
6)
Al-Qur’an punya sistem moral sangat
luas
7)
Al-Qur’an punya sistem saling
berhubungan
8)
Al-Qur’an berhasil mengubah Masyarakat
9)
Al-Qur’an dijaga melalui hafalan
dan tulisan
10) Ada prediksi yang benar terjadi
11) Al-Qur’an bukan buku ilmu pengetahuan, tapi tidak bertentangan dengan
fakta ilmiah yang mapan
12) Logika sederhana: siapa paling mungkin menjadi sumber Al-Qur’an?
Penjelasan.
1.
Al-Qur’an menantang manusia membuat
yang semisal
QS. Al-Baqarah 2:23
“Jika kamu ragu terhadap apa yang Kami
turunkan kepada hamba Kami, maka buatlah 1 surah semisal dengannya.”
Logikanya
1)
Jika Al-Qur’an karya manusia.
2)
Maka manusia dapat membuat karya setara.
3)
Al-Qur’an justru menantang.
4)
Ini disebut tantangan Al-Qur’an
(tahaddi).
2.
Al-Qur’an diturunkan pada Nabi
Muhammad yang tidak belajar membaca
kitab
1)
Al-Qur’an sebut Nabi Muhammad ummi:
QS. Al-A'raf 7:157
“...orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi...”
QS. Al-'Ankabut 29:48
“Engkau tak pernah membaca suatu kitab sebelumnya dan engkau tak pernah
menulisnya dengan tangan kananmu...”
Logika
1)
Nabi Muhammad hidup pada abad ke-7.
2)
Nabi bukan professor.
3)
Bukan ahli filsafat.
4)
Bukan ilmuwan modern
5)
Tak punya lab dan perpustakaan
6)
Seperti sekarang.
Tapi Nabi sampaikan kitab
Membahas:
1)
ketuhanan,
2)
manusia,
3)
moral,
4)
hukum,
5)
hidup sosial,
6)
sejarah umat terdahulu,
7)
akhirat,
8)
berbagai soal hidup.
Bagi orang beriman.
1)
Hal itu alasan kuat
2)
Sumber Al-Qur’an
3)
Bukan manusia biasa.
3.
Al-Qur’an turun sekitar 23 tahun tapi punya
kesatuan pesan
1)
Al-Qur’an tak turun sekaligus.
2)
Wahyu turun bertahap.
3)
Sekitar 23 tahun.
QS. An-Nisa' 4:82
“Sekiranya Al-Qur’an bukan dari Allah,
niscaya mereka menemukan banyak pertentangan di dalamnya.”
Logika
Bayangkan orang menulis buku.
Sedikit demi sedikit
Selama 23 tahun.
Dalam keadaan:
1)
perang,
2)
damai,
3)
hadapi soal keluarga,
4)
hadapi kritik,
5)
kondisi menang,
6)
kondisi kalah.
a.
Sangat mungkin
b.
Terjadi perubahan prinsip atau
kontradiksi.
4)
Tapi Al-Qur’an punya kesatuan pokok
ajaran:
a.
Tauhid.
b.
Ibadah.
c.
Akhlak.
d.
Keadilan.
e.
Tanggung jawab manusia.
f. Hidup akhirat.
4.
Al-Qur’an tak selalu membela Nabi
Muhammad
1)
Argumen menarik logika.
2)
Jika Al-Qur’an dibuat Nabi Muhammad.
3)
Untuk kepentingan dirinya.
4)
Maka secara logika.
5)
Isinya selalu membela Nabi.
Tapi ada teguran pada Nabi.
1)
QS. 'Abasa 80:1–10.
a.
Nabi dapat teguran.
b.
Sebab muka masam dan berpaling.
c.
Dari sahabat buta.
d.
Yang datang minta pengajaran.
QS. At-Taubah (9:43)
Nabi ditegur
“Semoga Allah memaafkanmu! Mengapa
engkau memberi izin pada mereka...”
Logika
1)
Orang membuat kitab
2)
Untuk angkat dirinya.
3)
Tapi ada teguran pada dirinya?
Bagi orang beriman.
a.
Ini indikasi kuat.
b.
Al-Qur’an bukan karangan Nabi.
5.
Al-Qur’an memuat informasi yang tidak
mungkin berasal dari pengalaman Nabi
1)
Contoh
Kisah Nabi Musa, Fir'aun, Nuh, Ibrahim, Yusuf dan umat terdahulu.
QS. Hud 11:49
“Itu sebagian berita gaib yang Kami
wahyukan kepadamu...”
Nabi Muhammad
1)
Tak hidup pada zaman Nabi Nuh,
Ibrahim, Musa, atau Yusuf.
Pertanyaan
1)
Dari mana info itu?
2)
Orang beriman menjawab:
Dari wahyu Allah.
6.
Al-Qur’an punya sistem moral sangat
luas
1)
Al-Qur’an tak hanya berkata:
“Beribadahlah pada Allah.”
Tapi juga ajarkan:
1)
jangan menipu,
2)
jangan korupsi,
3)
jangan zalim,
4)
jangan hina orang lain,
5)
jangan makan harta anak yatim,
6)
hormati orang tua,
7)
berlaku adil,
8)
bantu orang miskin,
9)
menepati janji.
“Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku
adil dan berbuat kebajikan...”
QS. An-Nahl 16:90
Logika
1)
Kitab mengaku dari Tuhan.
2)
Tak hanya atur hubungan manusia dengan
Tuhan.
3)
Tapi juga hubungan manusia dengan
manusia dan lingkungan sosialnya.
7.
Al-Qur’an punya sistem saling
berhubungan
1)
Misalnya konsep:
a.
iman → amal saleh → akhlak → keadilan
→ tanggung jawab → akhirat.
2)
Al-Qur’an bukan kumpulan nasihat berdiri sendiri.
QS. Al-'Asr 103:1–3
“Demi masa. Sesungguhnya manusia
benar-benar dalam kerugian, kecuali orang beriman, beramal saleh, saling
menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.”
3)
Surah sangat pendek.
Tapi bangun konsep kehidupan:
a.
waktu → manusia → iman → tindakan →
kebenaran → kesabaran.
8.
Al-Qur’an berhasil mengubah Masyarakat
1)
Bukti sejarah penting.
2)
Masyarakat Arab sebelum Islam.
Punya banyak masalah:
a.
fanatik suku,
b.
perang suku,
c.
sembah berhala,
d.
tak adil pada kelompok lemah,
e.
praktik buruk pada perempuan dan anak
yatim.
3)
Dalam waktu relatif singkat.
Muncul masyarakat punya:
a.
tauhid,
b.
hukum,
c.
ilmu,
d.
sistem sosial,
e.
peduli fakir miskin,
f. persaudaraan lintas suku.
Logikanya:
1)
Kitab ubah cara berpikir manusia.
2)
Secara mendalam
3)
Layak diteliti serius
4)
Soal sumbernya.
9.
Al-Qur’an dijaga hafalan dan
tulisan
QS. Al-Hijr 15:9
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan
Al-Qur'an dan Kami benar-benar menjaganya.”
1)
Sejak masa Nabi Muhammad.
2)
Al-Qur’an dihafalkan dan ditulis.
3)
Tradisi hafalan Al-Qur’an.
4)
Dari generasi ke generasi.
Logikanya:
1)
Kitab disimpan 1 naskah.
2)
Kerusakan atau perubahan
3)
Mudah terjadi.
Al-Qur’an punya 2 jalur utama
transmisi:
a.
Tulisan.
b.
Hafalan.
10.
Ada prediksi benar terjadi
1)
Contoh terkenal Romawi.
QS. Ar-Rum 30:2–4
“Bangsa Romawi telah dikalahkan, di
negeri terdekat. Tapi setelah kalah mereka akan menang.”
Dalam Sejarah.
1)
Romawi Timur dikalahkan oleh Persia.
2)
Tapi menang serangan balik
Bagi orang beriman.
1)
Salah satu tanda penting bahwa.
2)
Al-Qur’an bukan perkiraan manusia.
Tapi harus berhati-hati
Dengan klaim “ramalan ilmiah”.
a.
Tidak semua klaim popular
b.
Mukjizat Al-Qur’an.
c.
Punya dasar kuat.
11.
Al-Qur’an bukan buku ilmu
pengetahuan, tapi sesuai fakta ilmiah yang mapan
1)
Ini prinsip penting.
2)
Al-Qur’an BUKAN buku:
a.
fisika,
b.
kimia,
c.
biologi,
d.
astronomi.
3)
Tujuan utama Quran
4)
Untuk petunjuk hidup.
Allah berfirman:
“Bulan Ramadan bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai
petunjuk bagi manusia...”
QS. Al-Baqarah 2:185
5)
Maka jangan paksa semua ayat .
6)
Jadi teori sains.
12.
Logika : siapa paling mungkin jadi
sumber Al-Qur’an?
Ada 3 kemungkinan:
Yaitu:
1)
Nabi Muhammad yang membuatnya
2)
Al-Qur’an dibuat orang lain
3)
Al-Qur’an dari Allah
1.
Nabi Muhammad yang membuatnya
Masalahnya:
1)
Nabi hidup di Arab abad ke-7.
2)
Al-Qur’an tak selalu membela Nabi.
3)
Ada teguran pada Nabi.
4)
Al-Qur’an bawa konsep tauhid.
5)
Melawan kepentingan banyak pemimpin
Quraisy.
6)
Nabi hadapi tekanan berat
7)
Saat sampaikan Al-Qur’an.
8)
Jika tujuannya cari
a.
Kekuasaan
b.
Untung pribadi.
9)
Dakwah Nabi
10) Sangat berisiko.
2.
Al-Qur’an dibuat orang lain
1)
Pertanyaannya:
Siapa?
2)
Tak ada bukti sejarah kuat.
3)
Orang beri seluruh Al-Qur’an
4)
Kepada Nabi Muhammad.
Dan tetap muncul pertanyaan:
5)
Jika ada
a.
Mengapa orang itu.
b.
Tak dikenal jadi penulisnya?
3.
Al-Qur’an dari Allah
1)
Bagi Muslim.
2)
Jika 2 kemungkinan
3)
Tak mampu jelaskan asal-usul Al-Qur’an
4)
Secara memadai.
5)
Maka kemungkinan ketiga
6)
Kesimpulan paling masuk akal:
a.
Al-Qur’an wahyu Allah
b.
Kepada Nabi Muhammad.
c.
Melalui Malaikat Jibril.
Contoh
Bayangkan menemukan buku.
Isinya:
1)
Pesan sangat teratur,
2)
Ditulis keadaan berbeda
3)
Selama puluhan tahun,
4)
Penulisnya tak punya Pendidikan.
5)
Seperti pengarang modern,
6)
Penulisnya sendiri beberapa kali
ditegur,
7)
isinya ubah masyarakat besar,
8)
Teksnya dijaga melalui tulisan dan
hafalan,
9)
berisi informasi tentang umat-umat
terdahulu,
10) dan penulisnya mengatakan bahwa sumbernya adalah Tuhan.
1)
Kita bertanya:
2)
“Apakah buku ini benar-benar dari
Tuhan?”
3)
Jawaban tak berdasar 1 ayat
4)
Tak berdasar 1 “keajaiban”.
5)
Tapi lihat seluruh bukti
6)
Secara bersama.
Kesimpulan
Bukti Al-Qur’an sebagai wahyu.
1)
Al-Qur’an → tantangan bahasa →
konsisten → keadaan Nabi Muhammad → teguran pada Nabi → berita umat dahulu →
dampak sejarah → transmisi teks → beberapa pemberitaan masa depan.
Tetapi sangat penting:
Iman pada Al-Qur’an
1)
Tak berarti tiap klaim
2)
Tentang “mukjizat sains Al-Qur’an”.
3)
Harus dipercaya.
Sikap lebih kuat
1)
“Saya percaya Al-Qur’an wahyu Allah.
2)
Berdasar seluruh bukti.
3)
Bukan karena satu klaim
4)
Yang ternyata mungkin lemah.”
Bahasa sederhana:
1)
Jika Al-Qur’an buku buatan manusia.
Harus bisa menjelaskan
1)
Siapa pembuatnya.
2)
Dari mana seluruh info.
3)
Mengapa ada teguran pada Nabi.
4)
Mengapa kitab itu
5)
Punyai karakter kuat dan konsisten.
Bagi Muslim.
1)
Penjelasan paling masuk akal.
2)
Quran memang wahyu Allah.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR
M Hatta.
2)
Tafsirq.com
3)
ChatGPT.

0 comments:
Post a Comment