PRINSIP DEMOKRASI
BATASI JABATAN BUKAN PERPANJANG
Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.
Muhammadiyah.
Jabatan
Kades 9 Tahun:
Tidak Sehat
bagi Iklim Demokrasi
LHKP PP
Muhammadiyah.
Menilai 9
tahun.
Dalam 1
kali masa jabatan.
Terlalu
lama.
Bagi warga.
Untuk evaluasi
kinerja kades.
Lembaga
Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP)
Pimpinan
Pusat (PP) Muhammadiyah.
Soal revisi
Undang-Undang Nomor 6.
Tahun 2014 tentang Desa.
Yang dibahas
Badan Legislasi (Baleg) DPR.
Salah satu
poin menarik.
Yaitu Pasal
39 .
Terkait
masa jabatan Kepala Desa.
Rapat Panja UU Desa.
Kamis
(22/6/2023).
Ada 6
fraksi sepakat.
Perpanjang
masa jabatan kades.
Dari 6 jadi
9 tahun.
Maksimal 2
periode.
Yaitu:
1)PDIP.
2)Golkar.
3)PKB.
4)Gerindra.
5)PKS.
6)PPP.
Ada 3 fraksi.
Belum
menyatakan sikap.
Karena
tidak hadir.
Yaitu:
1)
Nasdem.
2)
Demokrat.
3)
PAN.
Ketua LHKP
PP Muhammadiyah.
Ridho Al-Hamdi katakan.
Rencana
perubahan.
Secara umum
Maksimal jadi
kades 18 tahun.
Tapi 9
tahun.
Dalam 1
masa jabatan.
Terlalu
lama bagi warga.
Untuk evaluasi
kinerja kades.
Apakah
layak.
Dipilih lagi
atau tidak.
Pada
Pilkades berikutnya.
Hal itu.
Tak sehat bagi
iklim demokrasi.
Mayoritas rentang masa kepemimpinan.
Di Negara demokrasinya
baik .
Yaitu 4 – 6
tahun.
Selain itu.
Prinsip sistem
demokrasi.
Untuk batasi
masa jabatan.
Bukan memperpanjang,"
kata Ridho Al-Hamdi.
Jumat
(23/6/2023).
Terlalu
lama masa jabatan kades.
Juga
berpotensi:
1)
Seleweng kekuasaan.
2)
Merusak substansi demokrasi.
Yang sudah baik.
Ridho kutip
politikus Inggris.
Lord Acton.
Power tends
to corrupt and absolute power corrupts absolutely.
Artinya.
Kekuasaan itu.
Cenderung
merusak
Dan korupsi.
Kekuasaan absolut.
Cenderung
merusak mutlak.
Dan korupsi
absolut pula.
"Masa jabatan
9 tahun.
Terlalu
lama.
Berpotensi merusak,"
katanya.
Ridho anggap.
Masa 6 tahun.
Pilihan bijak.
Tak perlu
diperpanjang.
Jika
kinerja kades.
Dianggap
berhasil.
Maka pasti terpilih
lagi.
Pada
periode kedua.
Batasan
maksimal 2 periode.
Pilihan tepat.
Bagi masa
jabatan kades.
Model 2
kali masa jabatan.
Diadopsi banyak
negara demokrasi.
Berdasar pengalaman
bijak.
Mantan
Presiden Amerika ke-1.
George
Washington.
Dia menolak
diberi posisi .
Untuk 3
kali.
Sebagai
presiden.
Meskipun
ada peluang besar.
Untuk
terpilih lagi.
"Maksimal
2 periode.
Pilihan tepat.
Bagi
Indonesia.
Agar
terjadi sirkulasi elite.
Sehingga demokrasi
lebih solid .
Dan
berkemajuan," katanya.
Ia berharap.
Baleg DPR dan para kades.
Di seluruh
Indonesia.
Bersikap
dewasa.
Tak terjebak
ambisi kekuasaan.
Sering lupa
substansi demokrasi.
Membatasi
masa jabatan.
Bukan malah
memperpanjang.
(Sumber sindo)
0 comments:
Post a Comment